Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Achmad Fauzi

Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB
IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong
IHSG kembali menguat di sesi I hari ini. [Antara].
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 6,47 poin atau 0,10 persen ke level 5.930 pada Sesi I, Senin, 13 Juli 2026.
  • Aktivitas perdagangan mencatat total nilai transaksi sebesar Rp5,99 triliun dengan volume perdagangan mencapai 13,90 miliar lembar saham di pasar modal.
  • Sektor IDX Cyclicals mencatat kenaikan tertinggi, sementara nilai tukar rupiah melemah 0,52 persen menjadi Rp18.138 per dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona hijau hingga akhir perdagngan Sesi I, Senin, 13 Juli 2026. IHSG pada sesi I ditutup menguat 6,47 poin atau 0,10 persen ke level 5.930.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG sempat dibuka di level 5.934, bergerak ke level tertinggi 5.974, dan menyentuh level terendah 5.898.

Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi mencapai Rp5,99 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 13,90 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1.766.831 kali.

Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menjadi salah satu penopang utama nilai transaksi setelah ditutup naik 4,39 persen ke level 238.

Posisi berikutnya ditempati PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 3,40 persen ke level 1.675, sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di daftar saham dengan nilai transaksi terbesar meski terkoreksi 1,62 persen ke level 6.075.

 IHSG melompat signifikan ke level 8.047, menguat 124 poin atau 1,57% pada Sesi I Selasa (3/2/2026). Pergerakan ini terbilang impresif mengingat IHSG sempat terseok di jalur merah pada pembukaan pagi tadi di level 7.888. Foto Rina-Suara.com
IHSG kembali menguat di sesi I hari ini. Foto Rina-Suara.com

Dari sisi volume perdagangan, saham RATU kembali memimpin, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB/BNBR sesuai data Phintraco).

Pada indeks LQ45, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menjadi top gainers setelah naik 3,48 persen, diikuti BRPT yang menguat 3,40 persen, serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 2,39 persen.

Sementara itu, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin daftar top losers LQ45 setelah turun 2,89 persen, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melemah 1,72 persen dan BBCA yang terkoreksi 1,62 persen.

Pada Jakarta Islamic Index (JII), saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menjadi penguatan terbesar dengan kenaikan 5 persen, diikuti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang naik 2,97 persen dan PGAS yang menguat 2,39 persen. Sebaliknya, UNVR, ANTM, dan PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi saham dengan pelemahan terbesar di indeks tersebut.

baca juga

Secara sektoral, sektor IDX Cyclicals memimpin penguatan dengan kenaikan 1,47 persen, diikuti IDX Basic Materials yang naik 0,56 persen serta IDX Infrastructures yang menguat 0,52 persen.

Di sisi lain, sektor IDX Finance menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 0,69 persen, disusul IDX Property yang turun 0,35 persen dan IDX Health yang melemah 0,28 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah berada di level Rp18.138 per dolar Amerika Serikat, melemah 93 poin atau 0,52 persen.

Mayoritas bursa saham Asia juga bergerak di zona merah. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,11 persen, Nikkei 225 Jepang terkoreksi 2,22 persen, dan Shanghai Composite Index (SSEC) China melemah 1,54 persen, mengutip riset Phintraco Sekuritas.

Data perdagangan IHSG sesi I:

  • IHSG: 5.930 (+6,47 poin atau +0,10 persen)
  • Pembukaan: 5.934
  • Tertinggi: 5.974
  • Terendah: 5.898
  • Nilai transaksi: Rp5,99 triliun
  • Volume perdagangan: 13,90 miliar saham
  • Frekuensi transaksi: 1.766.831 kali

Saham Top Value:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Terkini

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

×