Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan, mengungkap kondisi operasionalnya setelah menjadi sorotan publik karena besaran sisa hasil usaha (SHU) yang dinilai sangat minim. Foto Fakhri-Suara.com.
baca 10 detik
  • Kopdes Melawai akui sulit bersaing dengan Indomaret di kawasan komersial.
  • Laba enam bulan baru Rp78 ribu karena minim modal dan sistem konsinyasi.
  • Pengurus belum digaji, berharap pemerintah memberi tambahan modal usaha.

Suara.com - Manajer Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Paiman, mengungkapkan beratnya menjalankan koperasi yang baru beroperasi selama enam bulan. Selain masih minim modal, koperasi juga harus menghadapi persaingan langsung dengan jaringan ritel modern seperti Indomaret, pendapatan hariannya pun kalah dengan Warung Madura.

Menurut Paiman, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab koperasi belum mampu mencetak keuntungan besar. Hingga enam bulan beroperasi, sisa hasil usaha (SHU) yang diperoleh baru mencapai sekitar Rp78 ribu.

"Kalau pengin gede ya dibantu lah. Modalnya kan enggak ada. Dari nol persen kita berusahanya," kata Paiman dalam wawancaranya kepada Suara.com, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal operasional koperasi tidak memiliki modal sendiri sehingga mayoritas barang yang dijual menggunakan sistem konsinyasi atau titip jual dari para pemasok.

Dengan skema tersebut, koperasi hanya membayar barang yang sudah laku terjual. Sistem ini dinilai paling aman karena koperasi belum memiliki kemampuan membeli stok barang secara putus.

"Kalau modal mengandalkan konsinyasi ya kita enggak bisa sistem beli putus. Siapa yang mau menanggung kalau barang enggak laku," ujarnya.

Bersaing dengan Indomaret

Selain persoalan modal, Paiman mengakui lokasi usaha membuat koperasi harus berhadapan langsung dengan ritel modern.

"Namanya jualan di bidang komersial ya bersaing juga. Kita jualannya hampir disamakan dengan Indomaret," katanya.

baca juga

Ia mengatakan omzet penjualan koperasi hingga kini masih relatif kecil. Nilai transaksi harian bahkan belum mencapai Rp1 juta dengan keuntungan sekitar Rp100 ribu per hari yang langsung digunakan untuk membayar operasional.

"Di bawah Rp1 juta sehari. Keuntungan paling sekitar Rp100 ribu, itu juga buat operasional, bayar karyawan dan biaya lainnya," ujar Paiman.

Saat ini koperasi mempekerjakan dua karyawan dengan gaji sekitar Rp2 juta per bulan.

Tak Bisa Jual Rokok

Paiman menilai salah satu potensi pendapatan yang hilang berasal dari larangan menjual rokok di lokasi koperasi yang berada di kawasan MRT Melawai.

Padahal, menurutnya, banyak pelanggan yang mencari produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Tertekan Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Tertekan Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

×