- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,46 persen ke level 6.067 pada akhir perdagangan sesi pertama, Rabu, 15 Juli 2026.
- Kenaikan indeks didorong oleh kinerja positif sektor bahan dasar dan properti serta sentimen bursa regional Asia yang menguat.
- Aktivitas perdagangan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp6,18 triliun dengan volume mencapai 12,05 miliar saham di Bursa Efek Indonesia.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan sesi I, Rabu, 15 Juli 2026. IHSG pada sesi I ditutup di level 6.067, menguat 28,31 poin atau 0,46 persen.
Mengutip data Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG ditopang oleh menguatnya sektor basic materials dan properti, di tengah sentimen positif dari bursa regional Asia.
Sepanjang sesi pertama, indeks dibuka di level 6.068, sempat menyentuh level tertinggi 6.080, dan bergerak hingga level terendah 6.007.
Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp6,18 triliun dengan volume perdagangan 12,05 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1.164.398 kali.
![Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/09/13705-ihsg-indeks-harga-saham-gabungan-bursa-efek-ilustrasi-bursa-ilustrasi-ihsg.jpg)
Sebelumnya, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak dalam fase konsolidasi di rentang 5.950-6.125 dengan level pivot di 6.000, seiring indikator Stochastic RSI yang telah memasuki area overbought.
Pada perdagangan sesi I, saham-saham berkapitalisasi besar masih mendominasi nilai transaksi.
Data Perdagangan IHSG Sesi I
- IHSG: 6.067 (+28,31 poin atau +0,46 persen)
- Pembukaan: 6.068
- Tertinggi: 6.080
- Terendah: 6.007
- Nilai transaksi: Rp6,18 triliun
- Volume: 12,05 miliar saham
- Frekuensi: 1.164.398 kali
Saham Top Value
- BMRI: Rp4.240 (+1,92 persen)
- BBCA: Rp6.200 (+1,22 persen)
- TPIA: Rp1.925 (+2,39 persen)
Saham Top Volume
- BUMI: Rp149 (0,00 persen)
- RANS: Rp240 (+10,09 persen)
- BNBR: Rp86 (-3,37 persen)
Saham Top Gainers LQ45
- ANTM: Rp3.070 (+5,14 persen)
- ESSA: Rp600 (+3,45 persen)
- ISAT: Rp1.915 (+2,96 persen)
Saham Top Losers LQ45
- KLBF: Rp715 (-2,05 persen)
- TLKM: Rp2.510 (-1,95 persen)
- MEDC: Rp1.235 (-1,20 persen)
Secara sektoral, penguatan terbesar berasal dari IDX Basic Materials yang naik 1,40 persen, diikuti IDX Property sebesar 1,05 persen dan IDX Infrastructures sebesar 0,41 persen. Sebaliknya, sektor IDX Healthcare melemah 0,67 persen, disusul IDX Industrials yang turun 0,54 persen.
Sentimen positif juga datang dari bursa Asia. Hingga sesi I, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,46 persen, Nikkei 225 Jepang naik 1,21 persen, sedangkan Shanghai Composite China terkoreksi tipis 0,08 persen, memberikan dukungan terhadap pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.