Tren Tokenisasi Aset Global Menguat, RWA Jadi Motor Pertumbuhan Industri Kripto

Nur Khotimah

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB
Tren Tokenisasi Aset Global Menguat, RWA Jadi Motor Pertumbuhan Industri Kripto
Ilustrasi kripto (unsplash)
baca 10 detik
  • Real World Assets (RWA) atau tokenisasi semakin berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi blockchain oleh institusi keuangan.
  • Tokenisasi memungkinkan aset dunia nyata diubah menjadi aset digital sehingga berpotensi memperluas akses investasi dan meningkatkan efisiensi transaksi.
  • Laporan Citi Institute memproyeksikan nilai aset yang ditokenisasi mencapai USD5,5 triliun pada 2030, menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan pasar.

Suara.com - Perkembangan Real World Assets (RWA) atau tokenisasi semakin mendapat perhatian dalam industri aset kripto global seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi blockchain oleh berbagai institusi keuangan.

Tren ini dinilai membuka peluang baru dalam menghubungkan aset dunia nyata dengan ekosistem digital yang lebih efisien dan mudah diakses.

Seiring meningkatnya adopsi teknologi blockchain, tokenisasi aset diproyeksikan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri aset digital dalam beberapa tahun ke depan.

Inovasi ini memungkinkan berbagai jenis aset ditokenisasi sehingga berpotensi memperluas akses investasi sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi.

Optimisme terhadap perkembangan tersebut juga tercermin dalam laporan Citi Institute berjudul Tokenization 2030 yang memperkirakan nilai aset dunia tokenisasi dapat mencapai USD5,5 triliun pada 2030 dengan valuasi pasar saat ini sekitar USD17 miliar.

Proyeksi tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar tokenisasi di tengah semakin berkembangnya pemanfaatan teknologi blockchain secara global.

Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]
Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]

Chief Marketing INDODAX, Aloysia Dian, menilai tokenisasi aset merupakan salah satu inovasi paling menarik dalam industri blockchain karena mampu menjembatani aset keuangan tradisional dengan teknologi digital sehingga lebih mudah diakses.

Dengan perkembangan tersebut, RWA dipandang berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan baru yang mendorong ekspansi industri kripto di masa mendatang.

"Tokenisasi aset membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memperoleh eksposur terhadap berbagai aset global melalui infrastruktur blockchain. Inovasi ini bukan sekadar menghadirkan jenis aset baru, tetapi juga mencerminkan bagaimana teknologi blockchain mulai digunakan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas di sektor keuangan," ujar Aloysia.

baca juga

Menurutnya, tokenisasi memungkinkan berbagai aset, seperti saham, obligasi, komoditas, hingga aset alternatif, direpresentasikan dalam bentuk token digital sehingga dapat diperdagangkan secara lebih efisien dengan dukungan teknologi blockchain.

Aloysia juga mengatakan bahwa selain dengan beragamnya pilihan aset nyata yang ditokenisasi, kategori ini juga menunjukkan pertumbuhan aktivitas perdagangan dan jumlah investor sepanjang tahun.

Sehingga, hal tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi digital berbasis aset dunia nyata.

Ia menambahkan bahwa perkembangan tersebut menunjukkan bahwa blockchain kini tidak lagi hanya identik dengan aset kripto, tetapi mulai menjadi infrastruktur yang mendukung digitalisasi berbagai instrumen keuangan.

"Kami melihat tokenisasi aset sebagai salah satu bentuk evolusi industri blockchain. Semakin luas pemanfaatan teknologi ini, semakin besar pula peluang untuk menghadirkan sistem keuangan yang lebih inklusif, efisien, dan transparan," jelasnya lagi.

"Yang terpenting, seluruh inovasi tersebut tetap perlu didukung oleh regulasi yang jelas, tata kelola yang baik, serta edukasi yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat," tandasnya.

Momentum berkembangnya tokenisasi aset juga sejalan dengan arah pengembangan ekosistem aset digital di Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031, turut menempatkan pengembangan tokenisasi aset, regulasi stablecoin, transaksi Over-The-Counter (OTC), hingga penguatan keamanan siber, sebagai sejumlah inisiatif strategis untuk mendorong inovasi dan memperkuat ekosistem keuangan digital nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:37 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×