Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan
Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]
baca 10 detik
  • Satgas PASTI OJK mengungkapkan pelaku penipuan digital kini mengalihkan dana hasil kejahatan ke aset kripto yang tidak diawasi.
  • Kompleksitas sistem pembayaran dan aset digital tersebut menyulitkan aparat dalam melacak aliran dana serta memulihkan aset korban.
  • Satgas PASTI memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk mempercepat pemulihan aset melalui pendekatan formal maupun kerja sama antar pihak.

Suara.com - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pelaku penipuan digital kini semakin sering mengalihkan dana hasil kejahatan ke aset kripto.

Modus tersebut membuat proses pelacakan hingga pengembalian dana korban menjadi jauh lebih sulit.

Direktur Satgas PASTI OJK Brigjen Pol. Djoko Prihadi mengatakan, dana hsil penipuan tidak lagi hanya berputar di rekening perbankan, tetapi juga dipindahkan ke berbagai instrumen keuangan digital.

"Kebanyakan mereka ke produk aset keuangan digital, dalam hal ini kripto," ujar Djoko kepada wartawan usai seminar Countering Scams and Frauds Through AML/CFT Measures and Anti-Scam Centre di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Ilustrasi Aset Kripto. [ChatGPT]
Ilustrasi Aset Kripto. [ChatGPT]

Menurut Djoko, aset kripto yang digunakan pelaku umumnya bukan merupakan produk yang berada di bawah pengawasan OJK. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses penelusuran aliran dana.

"Kriptonya bukan produk yang diawasi oleh OJK. Itu masalahnya," jelasnya.

Ia menjelaskan, pelaku kejahatan digital juga memanfaatkan sistem pembayaran yang semakin kompleks sehingga lokasi server maupun jalur perpindahan dana sulit ditelusuri.

"Kadang-kadang server-nya kita enggak tahu. Saking canggihnya," kata Djoko.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Satgas PASTI terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi, mulai dari Kementerian Luar Negeri, Kepolisian, Kejaksaan, hingga anggota Satgas PASTI lainnya.

baca juga

Menurut dia, kerja sama lintas lembaga menjadi kunci dalam upaya asset recovery atau pemulihan aset hasil kejahatan, terutama ketika dana telah berpindah ke luar negeri.

"Itu karena asset recovery terkait dengan scam itu membutuhkan kecepatan," tuturnya.

Djoko mengatakan, mekanisme kerja sama formal seperti Mutual Legal Assistance (MLA) sering membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itu, dalam beberapa kasus, pemulihan dana dilakukan melalui pendekatan antarlembaga atau private to private.

"Yang sekarang kami lakukan, kemarin ada satu bank, bukan di scam tapi dilakukan serangan siber, kita balikin lewat pendekatan private to private. Dan itu alhamdulillah kembali, walaupun enggak penuh," katanya.

Meski demikian, Djoko mengakui peluang mengembalikan seluruh dana korban penipuan relatif kecil, terutama jika korban terlambat melapor. Semakin lama laporan disampaikan, semakin sulit pula aparat melacak aliran uang yang telah berpindah ke berbagai rekening maupun aset digital.

"Kecepatan laporan itu menentukan kecepatan tindakan dari scam center," ucapnya.

Berdasarkan data Satgas PASTI, total kerugian masyarakat akibat penipuan mencapai sekitar Rp9,3 triliun sepanjang 2022 hingga Mei 2026. Namun, dana yang berhasil dipulihkan hanya sekitar Rp680 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Mulai Kewalahan Hadapi Modus Penipuan Berkedok AI dan Deepfake

OJK Mulai Kewalahan Hadapi Modus Penipuan Berkedok AI dan Deepfake

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'

Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 17:10 WIB

OJK Catat 608 Ribu Laporan Penipuan Keuangan, Korban Diperkirakan Jauh Lebih Banyak

OJK Catat 608 Ribu Laporan Penipuan Keuangan, Korban Diperkirakan Jauh Lebih Banyak

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 10:51 WIB

Terkini

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis The Exorcist: Martyrs, Scarlett Johansson Hadapi Pembunuh Berantai

Sinopsis The Exorcist: Martyrs, Scarlett Johansson Hadapi Pembunuh Berantai

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kebakaran Hebat di Kampung Melayu: Dipicu Korsleting Listrik, 17 Rumah Ludes

Kebakaran Hebat di Kampung Melayu: Dipicu Korsleting Listrik, 17 Rumah Ludes

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Heboh Kebakaran di Gedung Kejati Riau, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan

Heboh Kebakaran di Gedung Kejati Riau, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Karhutla dan Nasib Ojol: Saat Jalanan Berubah Jadi 'Kamar Gas' Beracun

Tragedi Karhutla dan Nasib Ojol: Saat Jalanan Berubah Jadi 'Kamar Gas' Beracun

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mengapa Mesin Pompa Air Terus Berbunyi Cetak-Cetek Saat Kran Dibuka Sedikit?

Mengapa Mesin Pompa Air Terus Berbunyi Cetak-Cetek Saat Kran Dibuka Sedikit?

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:38 WIB

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

×