Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Juli 2026 | 14:31 WIB
Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada
Koperasi desa merah putih bukan seperti Minimarket. [Antara]
baca 10 detik
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan berfungsi sebagai pusat perbelanjaan atau supermarket desa.
  • Koperasi tersebut berperan sebagai infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial serta barang bersubsidi secara tepat kepada masyarakat.
  • Pemerintah menyusun Perpres agar koperasi menjadi offtaker yang menyerap hasil produksi petani saat harga pasar di bawah ketentuan.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) tidak akan beroperasi sebagai toko serba ada atau supermarket desa.

Menurut dia, kopdes tersebut pada tahap awal difokuskan sebagai perpanjangan program pemerintah untuk menyalurkan bantuan dan barang bersubsidi kepada masyarakat.

Zulhas menyebut, masih ada anggapan Kopdes akan menjual berbagai kebutuhan layaknya minimarket. Padahal, fungsi utama koperasi itu bukan menjadi pusat perbelanjaan di desa.

"Jadi jangan dibayangkan Kopdes itu supermarket seperti toko serba ada, bukan, ya. Nanti kalau dia lebih lengkap lagi, itu nanti. Tapi sementara dia adalah infrastruktur pemerintah dan juga sebagai offtaker," ujar Zulkifli usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Koperasi Desa Merah Putih (bantenprov.go.id)
Koperasi Desa Merah Putih (bantenprov.go.id)

Zulhas melanjutkan, akan menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) yang masuk dalam program pemerintah.

"Nah, sebagaimana sudah dijelaskan berkali-kali, Kopdes ini dia adalah infrastruktur pemerintah. Infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan-bantuan, barang-barang yang bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih," ucapnya.

"Termasuk nanti kalau ada operasi pasar, karena tiap desa akan ada Kopdes atau Koperasi Kelurahan," lanjutnya menambahkan.

Selain menjadi jalur distribusi bantuan pemerintah, Kopdes juga akan berfungsi sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi petani. Zulhas mencontohkan, koperasi akan membeli gabah sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) apabila harga di tingkat petani lebih rendah.

"Misalnya harga gabah diputuskan pemerintah Rp6.500, di situ gabahnya Rp5.000, maka nanti yang akan membeli, mengambil alih, adalah Koperasi Desa Merah Putih sebagai offtaker," ucapnya.

baca juga

Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, pemerintah tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur operasional Kopdes. Aturan itu akan mengatur mekanisme penyaluran bantuan pemerintah dan barang bersubsidi agar terpusat melalui koperasi.

"Kami tadi rapat akan merampungkan aturan untuk melengkapi itu, Perpres. Operasionalisasinya bagaimana, bantuan-bantuan itu atau barang-barang subsidi itu bisa disatu-pintukan dengan Kopdes, akan disusun Perpres sehingga itu bisa berjalan dengan baik," tutur Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:11 WIB

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:23 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Terkini

RUU Perampasan Aset Akan Diketok 15 Desember, Sahroni Prediksi Tetap Ada Protes

RUU Perampasan Aset Akan Diketok 15 Desember, Sahroni Prediksi Tetap Ada Protes

News | Senin, 07 September 2026 | 12:50 WIB

10 Rekomendasi Lagu JKT48 Menemanimu Mengerjakan Skripsi, Bikin Semangat!

10 Rekomendasi Lagu JKT48 Menemanimu Mengerjakan Skripsi, Bikin Semangat!

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 12:50 WIB

Soetta-Halim Ditutup, Ini Daftar 6 Bandara Alternatif untuk Penerbangan

Soetta-Halim Ditutup, Ini Daftar 6 Bandara Alternatif untuk Penerbangan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:46 WIB

Puluhan Penerbangan dari Singapura ke Jakarta Batal, Buntut Letusan Gunung Anak Krakatau

Puluhan Penerbangan dari Singapura ke Jakarta Batal, Buntut Letusan Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 12:46 WIB

Air Mawar Sariayu untuk Jenis Kulit Apa? Cek Kandungan dan Review

Air Mawar Sariayu untuk Jenis Kulit Apa? Cek Kandungan dan Review

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 12:45 WIB

Purbaya Mau Potong Lagi Anggaran MBG, Bisa Kurang dari Rp 200 Triliun

Purbaya Mau Potong Lagi Anggaran MBG, Bisa Kurang dari Rp 200 Triliun

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:41 WIB

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 12:39 WIB

Mesin Mobil Bisa Jebol Akibat Abu Vulkanik? Ini Fakta Mengejutkan dan Solusinya

Mesin Mobil Bisa Jebol Akibat Abu Vulkanik? Ini Fakta Mengejutkan dan Solusinya

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 12:37 WIB

Mengapa SE Menkomdigi soal Kuota Hangus Melenceng dari Putusan MK?

Mengapa SE Menkomdigi soal Kuota Hangus Melenceng dari Putusan MK?

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 12:37 WIB

Robot Humanoid Chery Group Catat Rekor Sertifikasi Keamanan Internasional

Robot Humanoid Chery Group Catat Rekor Sertifikasi Keamanan Internasional

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 12:34 WIB

×