- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis di bawah Rp 200 triliun.
- Pemerintah sebelumnya telah memangkas alokasi anggaran program tersebut dari Rp 335 triliun pada tahun 2026 menjadi Rp 240,2 triliun dalam RAPBN 2027.
- Kementerian Keuangan akan melibatkan pegawainya di daerah untuk mengawasi kinerja dapur Makan Bergizi Gratis secara bergilir demi perbaikan kinerja.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang untuk memotong anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN).
Diketahui, pemerintah telah memangkas anggaran program MBG pada 2027. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah mengalokasikan Rp240,2 triliun untuk program MBG.
Menkeu Purbaya memaparkan kalau anggaran MBG terus dilakukan efisiensi tahun ini. Mulanya program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto itu mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 335 triliun di 2026.
Namun untuk tahun ini, Pemerintah melakukan efisiensi MBG lagi menjadi Rp 268 triliun. Barulah pada RAPBN 2027 anggaran MBG dipotong hingga Rp 240,2 triliun.
Tapi setelah Purbaya menemui Kepala BGN Sudaryono beberapa waktu lalu, ia yakin efisiensi anggaran MBG bisa kembali dilakukan bahkan hingga di bawah Rp 200 triliun.
"Tapi saya bicara dengan ketua MBG yang baru, kepala badan MBG yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah 200 (triliun). Tahun depan juga dianggarkan 240 (triliun), tapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensi dan pemakaian teknologi," bebernya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026, dikutip Senin (7/9/2026).
Tak cuma itu, Purbaya juga memastikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal terlibat dalam program MBG. Mereka nantinya ikut mengawasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG yang ada di daerah.
"Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG," jelasnya.