Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Menguatkan Ekonomi Nasional Dimulai dari Manajemen Keuangan Perempuan UMKM bersama AstraPay

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 20 Juli 2026 | 15:03 WIB
Menguatkan Ekonomi Nasional Dimulai dari Manajemen Keuangan Perempuan UMKM bersama AstraPay
Ilustrasi manajemen keuangan perempuan UMKM bersama AstraPay (Suara.com/Chyntia Sami)
baca 10 detik
  • Sebagian besar perempuan pelaku UMKM di Indonesia masih mengandalkan intuisi dibandingkan data keuangan dalam pengambilan keputusan bisnis.
  • Rendahnya literasi keuangan menyebabkan pelaku UMKM kesulitan mengelola arus kas dan menghambat potensi pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.
  • Pemanfaatan platform digital seperti AstraPay membantu UMKM mencatat transaksi otomatis agar pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih objektif.

Suara.com - Membuat keputusan bisnis tanpa data keuangan ibarat berjalan di tengah kegelapan tanpa lampu. Namun, kondisi itulah yang masih dihadapi banyak perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. 

Mereka lebih banyak membuat keputusan usaha seperti membeli bahan baku, menentukan harja jual atau menambah stok barang berdasarkan intuisi dan pengalaman semata, bukan data yang terukur. Padahal, intuisi tidak mampu menjamin usaha dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Persoalan ini semakin penting karena perempuan menjadi penggerak utama perekonomian nasional. Kementerian UMKM mencatat 64 persen pelaku UMKM didominasi perempuan dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61 persen atau Rp9.580 triliun. Artinya, baik atau buruknya pengambilan keputusan bisnis jutaan perempuan pelaku UMKM bukan hanya menjadi ancaman terhadap keberlanjutan usaha, melainkan ikut menentukan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, temuan World Bank tahun 2016 menunjukkan 75,1 persen perempuan pelaku usaha masih mencampurkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga. Sementara itu, 89,4 persen belum memiliki pencatatan keuangan dan 89,8 persen belum menyusun anggaran usaha secara tertulis. Tanpa pencatatan keuangan yang baik, sulit bagi sebuah usaha dapat berkembang apabila pemiliknya sendiri tidak memiliki gambaran utuh mengenai kondisi keuangan usahanya.

Kondisi tersebut diperkuat oleh penelitian Idrus dan Rastina dalam Economics and Business Journal (2025) yang menunjukkan tingkat literasi keuangan pelaku UMKM di Indonesia hanya 38 persen. Rendahnya literasi keuangan membuat banyak pelaku usaha belum memahami praktik dasar pengelolaan keuangan, mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan anggaran. Akibatnya, usaha menjadi lebih rentan menghadapi persoalan arus kas, sulit menyusun strategi pengembangan, dan kurang siap memenuhi persyaratan ketika membutuhkan pembiayaan.

Di sinilah pentingnya manajemen keuangan usaha. Saat seluruh arus transaksi keuangan usaha tercatat dengan baik, perempuan pelaku UMKM bisa mengambil keputusan secara lebih rasional. Ketahanan ekonomi nasional bisa lebih stabil karena kepastian pengambilan keputusan yang lebih objektif.

Maka bukan tidak mungkin, apa yang dikatakan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, PDB nasional bisa melesat naik 9 persen pada 2030 apabila perempuan mendapatkan hak dan peluang yang setara dalam pembangunan. Bahkan, kesetaraan ekonomi perempuan diproyeksikan mampu menekan angka kemiskinan hingga 25 persen. Potensi tersebut akan lebih mudah diwujudkan jika semakin banyak perempuan pelaku UMKM mampu mengambil keputusan usaha berdasarkan data keuangan yang akurat.

Mencatat Keuangan di Era Transaksi Digital 

Data keuangan usaha yang akurat dibangun melalui kebiasaan mencatat keuangan sehari-hari. Persoalannya, membangun kebiasaan mencatat keuangan bukanlah hal yang mudah. Banyak pelaku UMKM memahami pentingnya pembukuan, tetapi seringkali dihadapkan dengan tantangan konsistensi. Buku kas yang diisi manual setiap hari bukan tidak mungkin terabaikan saat aktivitas usaha sedang padat. Oleh karena itu, pencatatan otomatis secara digital menjadi alternatif yang lebih praktis sekaligus efisien.

Momentum ini didukung dengan perubahan perilaku masyarakat yang semakin akrab dengan transaksi digital. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat sebanyak 229,4 juta penduduk Indonesia atau 80,66 persen populasi sudah terhubung dengan internet. Sementara, Bank Indonesia mencatat volume transaksi digital mencapai 5,22 miliar hingga Mei 2026, tumbuh 28,14 persen secara tahunan.

Tren serupa terlihat pada penggunaan layanan mobile banking yang tumbuh 26,16 persen, sementara transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melonjak 95,10 persen secara tahunan. Digital bukan lagi sekadar alternatif pembayaran, namun telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Setiap transaksi digital meninggalkan jejak transaksi yang dapat dimanfaatkan sebagai fondasi membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin bagi para perempuan pelaku UMKM.

Membangun Kebiasaan Manajemen Keuangan Bersama AstraPay

Perubahan kebiasaan manajemen keuangan membutuhkan alat yang mudah digunakan setiap hari. AstraPay hadir sebagai salah satu platform pembayaran digital untuk mempermudah transaksi keuangan digital dengan berbagai fitur yang memudahkan.

Dompet digital atau e-wallet yang dikembangkan PT Astra Digital Arta ini membantu perempuan pelaku UMKM membangun kebiasaan mengelola keuangan melalui riwayat transaksi bisnis yang terdokumentasi secara digital. 

Perempuan pelaku UMKM dapat memanfaatkan data transaksi pemasukan dan pengeluaran yang tercatat otomatis di AstraPay untuk memantau arus kas, menghitung keuntungan hingga mengevaluasi perkembangan usaha.

Catatan transaksi yang rapi bukan hanya sekadar arsip semata. Catatan ini membuat setiap transaksi berubah menjadi informasi yang dapat membantu perempuan pelaku UMKM membaca kondisi usahanya secara lebih objektif. Pada titik inilah pencatatan keuangan menjadi dasar lahirnya keputusan usaha yang lebih berkualitas.

Pendekatan ini sejalan dengan hasil penelitian Damayanti dkk dalam Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (2024) yang menyebut kemampuan mengelola keuangan yang baik dapat memudahkan UMKM mengatur modal dan mengambil keputusan usaha secara rasional untuk keberlanjutan usaha. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AXA Financial Indonesia dan Liberty Society Foundation Latih 100 Perempuan Perkuat Literasi Keuangan

AXA Financial Indonesia dan Liberty Society Foundation Latih 100 Perempuan Perkuat Literasi Keuangan

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:00 WIB

Desain Banner AI UMKM: Anggaran Terbatas atau Matinya Kreativitas?

Desain Banner AI UMKM: Anggaran Terbatas atau Matinya Kreativitas?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:45 WIB

Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?

Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 08:06 WIB

Purbaya Salurkan Pinjaman Rp 65 Triliun ke 14,9 Juta UMKM

Purbaya Salurkan Pinjaman Rp 65 Triliun ke 14,9 Juta UMKM

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 18:52 WIB

Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%

Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 18:44 WIB

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Dukung UMKM Riau Mendunia, Ini Langkah Strategis Pemprov Riau Bersama BRI

Dukung UMKM Riau Mendunia, Ini Langkah Strategis Pemprov Riau Bersama BRI

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:43 WIB

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Perempuan dan Tren Capsule Wardrobe: Bikin Hemat atau Cuma Hype Sesaat?

Perempuan dan Tren Capsule Wardrobe: Bikin Hemat atau Cuma Hype Sesaat?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30 WIB

Terkini

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:15 WIB

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:14 WIB

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:13 WIB

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:06 WIB

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:04 WIB

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

×