- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,91 persen ke level 6.231 pada penutupan perdagangan Senin, 20 Juli 2026.
- Penguatan indeks di Bursa Efek Indonesia didorong oleh sentimen domestik positif meski nilai tukar rupiah melemah.
- Total transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp16,64 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,78 miliar saham.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali masih bertahan di level 6.200 hingga akhir perdagangan, Senin, 20 Juli 2026. IHSG ditutup menguat 56,24 poin atau 0,91 persen ke level 6.231.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, sentimen domestik masih mampu menopang laju IHSG, meski harga minyak dunia terus melonjak.
Sepanjang perdagangan, IHSG dibuka di level 6.197, sempat menyentuh level tertinggi 6.249, dan bergerak di level terendah 6.191.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp16,64 triliun dengan volume perdagangan 29,78 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2.337.122 kali.
Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG didorong oleh membaiknya sentimen pasar domestik. Secara sektoral, saham industri menjadi penopang utama penguatan indeks, sedangkan sektor teknologi masih mengalami tekanan.
![Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/30/41067-ihsg-indeks-harga-saham-gabungan-bursa-efek-ilustrasi-bursa-ilustrasi-ihsg.jpg)
"Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD IHSG, namun Stochastic RSI berada di area overbought. IHSG ditutup di atas level MA50 dengan didukung oleh kenaikan volume beli. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi uji level resistance di 6.250-6.300," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan. Rupiah ditutup melemah sekitar 0,15 persen di pasar spot ke level Rp17.948 per dolar AS.
Data perdagangan IHSG
- IHSG: 6.231 (naik 56,24 poin atau 0,91 persen)
- Pembukaan: 6.197
- Tertinggi: 6.249
- Terendah: 6.191
- Nilai transaksi: Rp16,64 triliun
- Volume perdagangan: 29,78 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 2.337.122 kali
Top Value
- BBCA: 6.475 (stagnan atau 0,00 persen)
- TPIA: 2.120 (naik 175 poin atau 9,00 persen)
- BBRI: 3.020 (naik 50 poin atau 1,68 persen)
Top Volume
- BNBR: 105 (naik 20 poin atau 23,53 persen)
- BUMI: 159 (naik 9 poin atau 6,00 persen)
- BIPI: 155 (naik 13 poin atau 9,15 persen)
Top Gainers LQ45
- DEWA: 398 (naik 34 poin atau 9,34 persen)
- CUAN: 670 (naik 40 poin atau 6,35 persen)
- BRPT: 1.800 (naik 105 poin atau 6,19 persen)
Top Losers LQ45
- ANTM: 3.000 (turun 70 poin atau 2,28 persen)
- UNTR: 26.200 (turun 350 poin atau 1,32 persen)
- MAPI: 1.505 (turun 15 poin atau 0,99 persen)
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.