Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Juli 2026 | 17:22 WIB
Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. [Ist]
baca 10 detik
  • Dody dinilai berpotensi bernasib sama seperti eks Mendiktisaintek Satryo.
  • Kegaduhan di Kementerian PU disebut bisa jadi alasan evaluasi Presiden.
  • Pengamat minta alasan pergantian menteri disampaikan secara terbuka.

Suara.com - Posisi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menjadi sorotan di tengah mencuatnya berbagai polemik yang membelit kepemimpinannya. Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai Dody berpotensi mengalami nasib serupa dengan mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro apabila Presiden Prabowo Subianto menilai kegaduhan di internal kementerian sudah mengganggu kinerja pemerintahan.

Menurut Trubus, Presiden Prabowo sebelumnya telah memberikan contoh dengan mengganti Satryo setelah muncul gejolak di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pengalaman tersebut dinilai menjadi preseden bahwa Presiden tidak mentoleransi menteri yang dinilai memicu kegaduhan di dalam kabinet.

"Jadi sebenarnya Pak Prabowo punya pengalaman. Ini terkait dengan dulu menteri itu, Menteri Dikti. Menteri itu yang didemo karyawannya, terus akhirnya dicopot," kata Trubus kepada Suara.com, Senin (20/7/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang berkembang saat itu, alasan utama pergantian Satryo karena Presiden tidak menyukai kondisi yang menimbulkan kegaduhan di pemerintahan.

Trubus menilai kondisi tersebut memiliki kemiripan dengan situasi yang kini dihadapi Dody Hanggodo. Sejumlah polemik yang mencuat, mulai dari kebijakan pemindahan ribuan pegawai Kementerian PU hingga isu perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang menjadi perhatian publik, dinilai memperburuk persepsi terhadap kepemimpinan di kementerian tersebut.

"Nah, kalau dasarnya itu, ya potensi-potensi untuk Pak Dody iya, karena Pak Dody kan sebenarnya ada problem dengan itu, memindahkan ribuan karyawannya. Yang kemudian dikait-kaitkan dengan bocornya dia perjalanan ke Amerika itu," ujarnya.

Meski demikian, Trubus menegaskan keputusan untuk mengganti atau mempertahankan seorang menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Dalam pandangannya, evaluasi kabinet merupakan bagian dari kewenangan politik kepala negara untuk memastikan efektivitas pemerintahan.

Ia juga menilai apabila Presiden akhirnya memutuskan melakukan pergantian menteri, pemerintah sebaiknya menyampaikan alasan keputusan tersebut secara terbuka kepada masyarakat agar proses evaluasi kabinet berlangsung transparan dan tidak menimbulkan spekulasi baru.

"Kalau menurut saya, kalau memang mau diganti, itu ya hak prerogatif presiden. Kalau memang dipandang tidak berprestasi dalam pengertian politik, ya diganti saja. Cuma menurut saya penilaiannya terbuka saja, dibuka saja ke publik," kata Trubus.

baca juga

Munculnya kembali isu evaluasi terhadap Menteri PU dinilai berpotensi menambah ketidakpastian di lingkungan kementerian, terutama di tengah berbagai proyek infrastruktur strategis yang masih berjalan. Polemik berkepanjangan juga dikhawatirkan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap stabilitas tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:00 WIB

Gerindra Semprot Hotman usai Bawa-bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie

Gerindra Semprot Hotman usai Bawa-bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:51 WIB

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:50 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

×