Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

M Nurhadi

Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
ARSIP [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah tipis 0,09 persen pada perdagangan kemarin akibat aksi jual bersih investor asing senilai Rp 1,11 triliun.
  • Indeks Wall Street melemah pada Rabu (22/7) akibat lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik militer Amerika Serikat di Iran.
  • BNI Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support di kisaran 6.300 hingga 6.330.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah berada dalam fase krusial. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 0,09 persen yang turut diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai kurang lebih Rp 1,11 triliun.

Beberapa saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas oleh asing di antaranya adalah DSSA, BBRI, ASII, AMMN, dan TPIA.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan bahwa arah pergerakan IHSG ke depan akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support saat ini.

Jika IHSG kuat bertahan di atas rentang support 6.300 hingga 6.330, indeks memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan jangka menengah (middle term) menuju level 6.700 hingga 6.850.

Namun, pelaku pasar diimbau untuk berhati-hati apabila indeks kembali tembus (break) di bawah level 6.300, karena berpotensi memicu koreksi lanjutan hingga ke kisaran level 6.000. Untuk perdagangan hari ini, support IHSG diperkirakan berada di kisaran 6.250–6.300, sementara level resistance berada di rentang 6.380–6.480.

Wall Street Tertekan Lonjakan Harga Minyak

Sementara itu, dari bursa global, indeks-indeks saham utama di Wall Street kompak ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/7). Indeks S&P 500 terkoreksi 0,14 persen, Nasdaq Composite melemah 0,57 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun moderat sebesar 0,01 persen.

Pelemahan ini utamanya didorong oleh lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent melonjak ke US$ 94,07 per barel setelah sempat menyentuh angka US$ 95, sedangkan minyak mentah WTI berada di level US$ 86,83 per barel.

Kenaikan tajam harga minyak ini dipicu oleh serangkaian serangan militer Amerika Serikat yang ke-11 secara berturut-turut terhadap Iran. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa Washington masih membuka ruang negosiasi, namun menilai pihak Iran belum menunjukkan iktikad serius.

baca juga

"Jika mereka serius, kami juga serius. Jika tidak, kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi kepentingan kami dan sekutu kami," tegas Rubio.

Ia juga memastikan militer AS akan terus menjaga keamanan Selat Hormuz sebagai salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Kondisi geopolitik dan lonjakan harga energi ini kembali memantik kekhawatiran pasar akan tingginya laju inflasi, yang pada gilirannya meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral AS (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dan kembali menaikkan suku bunga.

Selain isu makroekonomi, fokus investor AS juga tengah tertuju pada rilis laporan keuangan kuartal kedua dari raksasa teknologi seperti Alphabet, Tesla, IBM, ServiceNow, dan Texas Instruments.

Di kawasan Asia, bursa saham bergerak bervariasi (mixed) mengikuti jejak pergerakan Wall Street. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,18 persen, berbanding terbalik dengan indeks Topix yang naik 0,45 persen.

Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,74 persen, sementara Kosdaq melemah 0,30 persen. Pada pasar lainnya, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen dan CSI 300 China melemah 0,46 persen, sedangkan Taiex Taiwan melesat 1,34 persen dan ASX 200 Australia bertambah 0,34 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:18 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

IHSG Naik Level ke 6.300, TPIA dan DSSA Diserok

IHSG Naik Level ke 6.300, TPIA dan DSSA Diserok

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:38 WIB

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:18 WIB

Terkini

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:47 WIB

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:40 WIB

Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar

Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:35 WIB

MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game

MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:35 WIB

Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa

Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:34 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:30 WIB

5 Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah, Lindungi dengan Langkah Sederhana Ini

5 Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah, Lindungi dengan Langkah Sederhana Ini

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:30 WIB

Apa Tema Hari Anak Nasional Tahun 2026? Ini Maknanya

Apa Tema Hari Anak Nasional Tahun 2026? Ini Maknanya

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:25 WIB

×