IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Kelola Sampah Domestik

Dicky Prastya

Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:11 WIB
IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Kelola Sampah Domestik
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park. [IWIP]
baca 10 detik
  • PT Indonesia Weda Bay Industrial Park mengelola lebih dari 20 ton sampah domestik non-B3 setiap hari.
  • Fasilitas terpadu seluas 6.000 meter persegi dioperasikan untuk mendaur ulang sampah industri dan rumah tangga sejak Jumat, 24 Juli 2026.
  • Hasil pengolahan sampah tersebut menghasilkan pupuk kompos, bahan daur ulang, serta bahan bakar alternatif untuk PLTU.

Suara.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengelola sampah domestik kategori non Bahan Berbahaya dan Beracun (non-B3) dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui sistem terintegrasi berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

General Manager Health, Safety and Environment (HSE) IWIP, Iwan Kurniawan mengungkapkan, langkah ini mencakup pemilahan dan pengolahan sampah yang berasal dari aktivitas kawasan industri maupun rumah tangga masyarakat sekitar untuk memaksimalkan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Ia memaparkan, seiring meningkatnya aktivitas kawasan industri yang kini menampung lebih dari 80.000 tenaga kerja, volume sampah domestik pun turut meningkat.

"Lebih dari 20 ton sampah domestik yang terdiri atas sampah organik dan anorganik dikelola setiap hari melalui fasilitas pengelolaan sampah IWIP," katanya dalam siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Selain melayani kebutuhan pengelolaan sampah di kawasan industri, IWIP juga turut mendukung pengelolaan sampah rumah tangga masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengangkutan sampah secara rutin dari dua Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang melayani Desa Lelilef Sawai, Desa Lelilef Waibulan, dan Desa Gemaf menuju fasilitas pengelolaan sampah terpadu milik IWIP.

Iwan menyebut, pengelolaan sampah domestik kategori non-B3 yang terstruktur merupakan bagian dari upaya IWIP membangun sistem pengelolaan lingkungan yang mendorong pengurangan timbulan sampah serta peningkatan pemanfaatan kembali material sebagai bagian dari penerapan prinsip ekonomi sirkular.

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park. [IWIP]
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park. [IWIP]

"Sejak September 2020, IWIP telah menerapkan sistem pemilahan sampah sebagai bagian dari pengelolaan sampah domestik yang terintegrasi. Kami memastikan setiap jenis sampah ditangani sesuai karakteristiknya agar proses pengolahan dapat berjalan secara efektif dan bertanggung jawab," papar dia.

Pada 2023, IWIP membangun fasilitas pengelolaan sampah domestik seluas sekitar 6.000 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi dengan sarana pemilahan material yang dapat didaur ulang, fasilitas komposter untuk pengolahan sampah organik, fasilitas pengolahan Refused Derived Fuel (RDF), serta fasilitas insinerator.

baca juga

Dalam proses pengolahan, sampah organik seperti sisa makanan dan material hayati lainnya diproses melalui fasilitas komposter untuk menghasilkan pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung penghijauan kawasan.

Sementara itu, sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna, seperti kertas, kardus, plastik jenis tertentu, serta material logam seperti aluminium dan besi, dipilah untuk didaur ulang agar dapat kembali masuk ke dalam rantai pemanfaatan sebagai bahan baku sekunder.

IWIP juga mengolah sampah domestik non-B3 yang masih memiliki nilai kalor menjadi Refused Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar turunan sampah. Adapun tahapan pengolahannya, yaitu pemilahan untuk memisahkan material seperti kaca, logam, dan material anorganik lainnya, kemudian pencacahan agar ukurannya seragam, serta pengeringan untuk menurunkan kadar air.

Setelah melalui proses tersebut, material diolah menjadi serpihan atau pelet kering yang memiliki nilai kalor sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pada sistem co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Pemanfaatan RDF melalui metode co-firing ini menjadi salah satu bentuk pemulihan energi (energy recovery) dari material yang masih memiliki nilai guna, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi CO dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.

Iwan menambahkan bahwa penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini merupakan upaya nyata IWIP untuk menjaga agar material yang masih memiliki nilai guna tetap berada dalam siklus pemanfaatan selama mungkin.

Lewat penerapan prinsip ekonomi sirkular pada sampah domestik kategori  non-B3 ini, IWIP berupaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berfokus pada penanganan limbah, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah melalui pemanfaatan kembali sumber daya dan pemulihan material maupun energi. Dengan demikian, IWIP terus mendorong terwujudnya kawasan industri yang lebih efisien, rendah limbah, dan berkelanjutan.

"Melalui upaya ini, kami berharap pengelolaan sampah tidak hanya mendukung operasional kawasan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar wilayah operasional," jelas Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Jangan Salahkan Ekonomi, Tanyakan Siapa yang Mengelolanya

Jangan Salahkan Ekonomi, Tanyakan Siapa yang Mengelolanya

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30 WIB

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:09 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:12 WIB

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Shio Babi Apakah Cocok dengan Shio Macan? Ini Peruntungan Karier, Keuangan, dan Asmaranya

Shio Babi Apakah Cocok dengan Shio Macan? Ini Peruntungan Karier, Keuangan, dan Asmaranya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×