Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Resmi Mundur

M Nurhadi

Senin, 27 Juli 2026 | 09:21 WIB
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Resmi Mundur
Gubernur BI, Perry Warjiyo [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri setelah suratnya diterima Presiden Prabowo Subianto pada 27 Juli 2026.
  • Pengunduran diri tersebut terjadi akibat desakan publik dan politik menyusul pelemahan tajam nilai tukar rupiah sejak awal tahun 2026.
  • Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti otomatis menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menyebut Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo

lahir di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959 (kini berusia 67 tahun). Ia adalah anak keenam dari sembilan bersaudara dari keluarga petani sederhana.

Semasa muda, Perry bahkan pernah menjadi kenek angkutan umum jurusan Jogja–Prambanan untuk membantu ekonomi keluarga.

Ia sempat bercita-cita menjadi dokter, namun keterbatasan biaya membuatnya memilih jurusan ekonomi—sebuah keputusan yang kelak membawanya ke puncak otoritas moneter Indonesia.

Pendidikan

Jenjang pendidikan Perry dimulai dari SDN Gawok (Sukoharjo), berlanjut ke SMPN Gatak (Sukoharjo), dan SMAN 3 Surakarta. Ia kemudian menempuh S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, lulus pada 1982.

Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Iowa State University, Amerika Serikat, meraih gelar Master di bidang Ekonomi Moneter dan Internasional pada 1989, dilanjutkan gelar Doktor (Ph.D) di bidang yang sama pada 1991.

Karier Profesional: Empat Dekade di Bank Sentral

Perry mengabdi di Bank Indonesia sejak Januari 1984, dengan jejak karier yang panjang dan bertahap:

baca juga

1984 — Bergabung sebagai staf junior BI
1992 — Staf Gubernur (mendampingi Gubernur Adrianus Mooy dan J. Soedradjad Djiwandono)
1995 — Kepala Seksi Neraca Pembayaran
1997 — Kepala Seksi Kebijakan dan Analisis Moneter
1998 — Kepala Biro Gubernur
2000 — Deputi Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter
2003 — Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan
2005–2007 — Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, kemudian Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial
2007–2009 — Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota South-East Asia Voting Group (SEAVG)
2009–2013 — Kembali ke BI sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional
2013–2018 — Deputi Gubernur Bank Indonesia
2018–2026 — Gubernur Bank Indonesia (dua periode)

Perry pertama kali dilantik sebagai Gubernur BI pada 24 Mei 2018, menggantikan Agus Martowardojo, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 70/P Tahun 2018. Ia merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo saat itu dan disetujui DPR pada 28 Maret 2018.

Pada periode pertamanya, ia dikenal luas di kalangan internasional dan pernah meraih penghargaan bergengsi seperti Governor of the Year untuk kawasan Asia Pasifik.

Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)

Perry kembali terpilih untuk periode kedua (2023–2028) berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 38/P Tahun 2023 tanggal 5 Mei 2023, dan mengucapkan sumpah jabatan pada 24 Mei 2023 sebagai calon tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo.

Namun periode kedua ini berakhir jauh lebih awal dari masa jabatan formalnya. Sejak awal 2026, tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang melemah tajam—sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah di kisaran Rp17.600–Rp18.036 per dolar AS—memicu desakan publik dan politik agar Perry mundur.

Desakan terbuka pertama kali dilontarkan anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio dalam rapat kerja bersama BI pada 18 Mei 2026, yang menyebut pengunduran diri sebagai "tindakan gentleman," bukan penghinaan.

Kritik senada juga datang dari kalangan pengamat kebijakan publik seperti Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.

Perry sempat bertahan dan tetap optimistis di depan publik, menyatakan keyakinannya bahwa rupiah akan menguat pada periode Juli–Agustus 2026.

Namun pada Senin, 27 Juli 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Sesuai UU BI, jabatan Gubernur BI otomatis dijabat sementara oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga proses lebih lanjut ditentukan.

Gaji dan Tunjangan Gubernur BI

Bank Indonesia tidak pernah mengumumkan secara resmi dan rinci besaran gaji Gubernur BI kepada publik. Berdasarkan Pasal 51 UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, besaran gaji dan penghasilan lain bagi Dewan Gubernur BI ditetapkan secara otonom oleh Dewan Gubernur BI sendiri—berbeda dari pejabat negara lain yang penghasilannya diatur langsung oleh peraturan pemerintah.

Karena tidak ada angka resmi yang dipublikasikan, berbagai media melaporkan kisaran estimasi yang bervariasi antar sumber:

Sejumlah sumber menyebut gaji pokok Gubernur BI pernah mencapai sekitar Rp199 juta per bulan, atau setara hampir Rp2,4 miliar per tahun.

Sumber lain memperkirakan angka lebih rendah, sekitar Rp170 juta per bulan.

Total penghasilan (take home pay) — gaji pokok ditambah seluruh tunjangan — diperkirakan berbagai media berada pada kisaran Rp200 juta hingga Rp250 juta per bulan, bahkan ada estimasi hingga Rp300 juta per bulan tergantung komponen yang dihitung.

Di luar gaji pokok, Gubernur BI juga menerima sejumlah tunjangan dan fasilitas jabatan, di antaranya:

  • Tunjangan jabatan sebagai pejabat tinggi negara
  • Tunjangan Hari Raya (THR)
  • Fasilitas rumah jabatan beserta inventarisnya
  • Kendaraan dinas beserta pengemudi
  • Fasilitas kesehatan komprehensif bagi pejabat dan keluarga
  • Dana representasi untuk kepentingan diplomasi ekonomi
  • Hak pensiun bulanan setelah masa jabatan berakhir

Sebagai catatan historis, pada 2006 pernah muncul usulan resmi ke DPR yang mencantumkan angka gaji dan tunjangan Gubernur BI sebesar Rp2,685 miliar per tahun—jauh lebih tinggi dibanding gaji Presiden atau Wakil Presiden saat itu, sebagaimana disoroti Indonesia Corruption Watch (ICW).

Namun angka ini sudah sangat usang (dua dekade lalu) dan tidak dapat dijadikan acuan kondisi terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI

Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:53 WIB

Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Diumumkan Orang Istana , Di Mana Perry Warjiyo?

Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Diumumkan Orang Istana , Di Mana Perry Warjiyo?

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 08:45 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 08:11 WIB

QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM,  BI Dorong Pembiayaan Produktif

QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 07:30 WIB

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:25 WIB

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:36 WIB

Terkini

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 20:05 WIB

×