Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
Ilustrasi pembayaran digital. [Ist]
baca 10 detik
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk merampungkan penawaran umum terbatas senilai Rp237,2 miliar pada 20 Juli 2026.
  • Dana hasil aksi korporasi tersebut digunakan untuk melunasi utang serta modal kerja operasional perusahaan.
  • Dukungan pemegang saham utama memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis pembayaran digital bagi UMKM.

Suara.com - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I). Hal ini melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan nilai sekitar Rp237,2 miliar.

Perseroan menyatakan aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan bisnis pembayaran digital di tengah pertumbuhan industri QRIS di Indonesia.

Manajemen menilai kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penetrasi layanan pembayaran digital, khususnya di segmen UMKM, sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia ekosistem pembayaran.

"Right issue ini kami posisikan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat struktur permodalan agar dapat mendukung arah bisnis di masa depan," ujar manajemen cashUP dalam siaran pers, Selasa (28/7/2026).

Ditambahkannya, penguatan modal ini turut membuka peluang lebih besar bagi Perseroan untuk memperluas kolaborasi dengan mitra strategis, guna membangun ekosistem pembayaran yang lebih komprehensif.

Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD telah berakhir pada 20 Juli 2026. Manajemen menyebut rights issue ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam memperkuat identitas perusahaan, struktur keuangan, serta pengembangan bisnis jangka panjang.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Sekitar 45,44 persen dari dana hasil rights issue akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok dan bunga utang Perseroan kepada PT Bara Alam Utama.

Sementara itu, sisa dana dialokasikan untuk modal kerja operasional dan belanja modal, termasuk pengembangan produk cashSoftPOS serta perluasan basis merchant.

Perseroan juga memperluas kerja sama dengan berbagai institusi keuangan, mitra teknologi, dan mitra penyedia pengadaan guna membuka akses pembiayaan usaha bagi merchant, yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

baca juga

Langkah penguatan modal tersebut dilakukan di tengah prospek industri pembayaran digital yang terus berkembang. Bank Indonesia menargetkan 60 juta masyarakat Indonesia menjadi pengguna aktif QRIS pada 2026.

Momentum tersebut tercermin pada kinerja operasional cashUP. Volume transaksi Perseroan meningkat dari 1,5 juta transaksi pada 2024 menjadi 2,1 juta transaksi pada 2025, atau tumbuh 41,6 persen secara tahunan.

Di sisi lain, nilai transaksi juga melonjak dari Rp0,9 triliun menjadi Rp1,6 triliun sepanjang 2025, atau meningkat 77,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan menilai tren QRIS Tap dan pembayaran berbasis Near Field Communication (NFC) yang mulai diterapkan di transportasi publik, area parkir, hingga sektor ritel turut membuka peluang bagi pengembangan cashSoftPOS, solusi pembayaran berbasis teknologi tap-to-phone yang dikembangkan perusahaan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan HMETD, sebanyak 246.819.118 saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lain diserap oleh dua pemegang saham utama Perseroan, yakni Andri Wijono Sutiono dan Hasim Sutiono selaku pembeli siaga, dengan nilai realisasi sekitar Rp58,74 miliar.

Langkah tersebut mencerminkan dukungan pemegang saham terhadap strategi Perseroan dalam memperkuat fundamental keuangan sekaligus mempercepat ekspansi bisnis pembayaran digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis

Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:42 WIB

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 11:03 WIB

Saham INET Melesat 24 Persen Usai Kantongi Restu OJK untuk Rights Issue Jumbo

Saham INET Melesat 24 Persen Usai Kantongi Restu OJK untuk Rights Issue Jumbo

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:55 WIB

Saham TECH Mau Right Issue, Dananya Mau Buat Apa?

Saham TECH Mau Right Issue, Dananya Mau Buat Apa?

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 14:34 WIB

Saham INET Meroket Lagi Hari Ini: YTD Tembus 1.200 Persen, Ada Update Right Issue

Saham INET Meroket Lagi Hari Ini: YTD Tembus 1.200 Persen, Ada Update Right Issue

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:58 WIB

Kolaborasi MRT x GoPay x Tahilalats Hadirkan Tiket Digital Kekinian

Kolaborasi MRT x GoPay x Tahilalats Hadirkan Tiket Digital Kekinian

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 12:52 WIB

Terkini

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:39 WIB

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:37 WIB

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI

Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:33 WIB

Profil Joshua Baker Adik Mitchell Baker yang Bela Hong Kong, Bisa Dinaturalisasi Jadi WNI?

Profil Joshua Baker Adik Mitchell Baker yang Bela Hong Kong, Bisa Dinaturalisasi Jadi WNI?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:31 WIB

×