Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Dicky Prastya

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit (Pexels/Pok Rie)
baca 10 detik
  • Zaid Burhan Ibrahim dari BPDP menyatakan lebih dari 80 persen ekspor sawit Indonesia telah berupa produk hilir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada Rabu (29/7/2026).
  • Sektor perkebunan sawit berhasil menyumbangkan devisa negara lebih dari 20 miliar Dolar AS serta berkontribusi sebesar 4,56 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional.
  • Sebanyak 41 persen perkebunan sawit dikelola oleh petani rakyat dengan total produksi lebih dari 16 juta ton per tahun dan menyerap 16,5 juta tenaga kerja.

Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat lebih dari 80 persen komoditas sawit yang dikirim ke pasar internasional saat ini sudah berupa produk olahan hilir bernilai tambah tinggi, bukan lagi dalam bentuk minyak mentah (Crude Palm Oil atau CPO).

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, mengungkapkan bahwa perubahan struktur ekspor ini menjadi bukti nyata keberhasilan program hilirisasi industri nasional. 

Lebih lagi setiap tahunnya, sektor perkebunan sawit mampu menyumbangkan devisa negara melebihi 20 miliar Dolar AS (sekitar Rp361,6 triliun, kurs Rp18.082 per USD), sekaligus berkontribusi 4,56 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

"Yang menarik saat ini, struktur ekspor sawit Indonesia telah mengalami perubahan positif. Lebih dari 80 persen ekspor sawit Indonesia sudah berbentuk produk hilir, bukan lagi minyak mentah. Hal ini menunjukkan bahwa hilirisasi mulai memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi industri nasional," ujar Zaid dalam media briefing yang digelar di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).

Zaid menjelaskan, diversifikasi produk hilir sawit kini telah merambah berbagai sektor kehidupan sehari-hari mulai dari bahan pangan, kosmetik, oleokimia, bahan bakar nabati (biodiesel B50), hingga produk kreatif berteknologi seperti rompi anti-peluru, helm berbahan limbah sawit, dan malam batik.

Sedangkan di pasar global, kelapa sawit juga memiliki keunggulan kompetitif mutlak yang tidak dimiliki oleh jenis tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menyebut sawit sebagai 'the most land efficient vegetable oil crop' karena tingkat produktivitas lahannya yang sangat tinggi.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim saat media briefing yang digelar di Hotel Mercure, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim saat media briefing yang digelar di Hotel Mercure, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kelapa sawit mampu menghasilkan sekitar 4 ton minyak per hektar. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kedelai yang hanya menghasilkan 0,4 ton per hektar atau bunga matahari sebesar 0,6 ton per hektar. Jika dunia membutuhkan minyak nabati dalam jumlah sama tanpa sawit, maka lahan pertanian yang dibutuhkan akan jauh lebih luas," terangnya.

Lebih lanjut, Zaid turut menepis pandangan publik yang sering kali menganggap industri sawit hanya dikuasai oleh korporasi besar. Data menunjukkan bahwa 41 persen dari total perkebunan sawit nasional dikelola langsung oleh petani rakyat (pekebun swadaya) dari Aceh hingga Papua.

Dengan total produksi perkebunan rakyat mencapai lebih dari 16 juta ton per tahun dan menyerap sekitar 16,5 juta tenaga kerja (langsung maupun tidak langsung), petani menduduki posisi pilar utama dalam menjaga pasokan hilirisasi industri sawit nasional.

baca juga

"Di balik setiap liter minyak sawit yang diekspor atau dikonsumsi, ada jutaan petani yang bekerja. BPDP terus berkomitmen memperkuat produktivitas mereka melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), bantuan sarana-prasarana, hingga beasiswa bagi anak-anak petani agar industri ini tetap kompetitif dan berkelanjutan di tingkat global," pungkas Zaid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:41 WIB

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Terkini

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

×