Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat berdiskusi dengan wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/8/2026) Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Ekspor mineral sempat tertahan karena kandungan logam tanah jarang.
  • ESDM petakan unsur LTJ agar investasi dan ekspor tetap lancar.
  • Bahlil tegaskan izin ekspor bukan kewenangan Kementerian ESDM.

Suara.com - Ekspor sejumlah komoditas mineral Indonesia sempat tersendat akibat ditemukannya indikasi kandungan logam tanah jarang (LTJ) dalam produk hilirisasi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah kini tengah memetakan kandungan unsur ikutan tersebut agar aktivitas ekspor dan investasi tidak terganggu.

Bahlil menjelaskan, kandungan LTJ yang ditemukan bukan berasal dari produk logam tanah jarang yang sengaja diproduksi, melainkan unsur ikutan yang masih terbawa dalam hasil pengolahan mineral seperti nikel dan tembaga.

Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi karena sebagian produk hilirisasi belum melalui proses pemurnian secara penuh. Salah satu contohnya adalah Nickel Pig Iron (NPI), yang tingkat pengolahannya baru mencapai sekitar 40 hingga 50 persen sehingga masih mengandung berbagai komponen mineral lain.

"Setelah dicek oleh tim saya, ada beberapa produk hasil industri hilirisasi yang diekspor, seperti nikel atau tembaga, yang memang ada kadar tertentu dan berisi logam tanah jarang sebagai unsur ikutan. NPI itu kan prosesnya baru 40 sampai 50 persen, pasti di dalamnya masih ada komponen mineral lain yang ikut, ada besinya dan macam-macam," ujar Bahlil di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Untuk menghindari gangguan terhadap kegiatan industri, Kementerian ESDM kini melakukan pemetaan menyeluruh terhadap keberadaan unsur ikutan LTJ dalam produk hilirisasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus mencegah munculnya persoalan hukum terkait tata kelola logam tanah jarang di masa mendatang.

"Nah, sekarang lagi dipetakan secara baik agar teman-teman investor juga yang melakukan industrinya bisa berjalan, tetapi juga bisa kita melakukan kanalisasi untuk logam tanah jarangnya tidak menjadi masalah di kemudian hari," kata Bahlil.

Ia juga menegaskan bahwa kewenangan Kementerian ESDM terbatas pada pengelolaan sektor hulu dan pemberian perizinan awal. Sementara itu, perizinan industri pengolahan maupun izin ekspor menjadi tanggung jawab kementerian lain sesuai pembagian kewenangan pemerintah.

"Kementerian ESDM ini berada di sektor hulu dan perizinan. Untuk izin industri produknya ada di kementerian lain, dan untuk ekspor berada di kementerian yang memiliki kewenangan ekspor," pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah berupaya mencari jalan tengah antara penguatan tata kelola logam tanah jarang dengan menjaga kelancaran ekspor produk hilirisasi mineral. Kepastian regulasi dinilai penting agar investasi di sektor pengolahan mineral tetap berjalan tanpa menghambat target peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CNG 3 Kg Pengganti LPG Masuk Uji Akhir, Bahlil: Doakan Yang Terbaik Untuk Ibu Pertiwi!

CNG 3 Kg Pengganti LPG Masuk Uji Akhir, Bahlil: Doakan Yang Terbaik Untuk Ibu Pertiwi!

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi

Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

News | Senin, 02 November 2026 | 09:03 WIB

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

News | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

Foto | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

News | Senin, 02 November 2026 | 08:55 WIB

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:50 WIB

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:49 WIB

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

×