IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:11 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
ILUSTRASI-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • Analis MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026.
  • OJK mencatat penghimpunan dana melampaui Rp113 triliun serta peningkatan jumlah investor mendekati 30 juta SID.
  • OJK memperkuat reformasi integritas dan penegakan hukum guna menjaga stabilitas serta kepercayaan investor global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (4/8/2026).

Proyeksi positif terhadap laju bursa saham domestik ini sejalan dengan sentimen pemulihan pasar modal Indonesia yang terus menunjukkan indikator perbaikan fundamental di tengah tantangan perekonomian global.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi mendaki ke zona hijau. Kendati demikian, para investor tetap mengingatkan agar mewaspadai potensi koreksi wajar dalam rentang jangka pendek.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.352-6.545. Namun, investor juga perlu mencermati peluang pembalikan arah jangka pendek ke kisaran 6.122-6.180," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Berdasarkan analisis teknikal harian tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG akan bergerak di rentang batas bawah atau support pada level 6.029 dan 5.839.

Sementara itu, untuk rentang batas atas atau resistance, indeks diprediksi berada pada titik 6.266 dan 6.377. Guna menghadapi dinamika pasar hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk dicermati pelaku pasar, yakni saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), serta PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Sebelumnya, pada perdagangan awal pekan, Senin (3/8) sore, IHSG mengakhiri sesi di posisi level 6.234. Indeks saham unggulan domestik tersebut mengalami pelemahan terbatas sebesar 1,62 poin atau terkoreksi minus 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan RTI Infokom, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap marak dengan total nilai transaksi investor mencapai Rp14,33 triliun serta volume perdagangan melibatkan 38,76 miliar lembar saham.

Hingga sesi penutupan bursa kemarin, tercatat 292 saham menguat, 348 saham terkoreksi, dan 150 saham berada di posisi stagnan.

baca juga

Sejalan dengan dinamika pergerakan indeks saham, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa fondasi pasar modal Indonesia terus berangsur pulih secara konsisten. 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menuturkan bahwa laju penguatan IHSG merupakan cerminan nyata dari stabilitas pasar nasional yang tahan banting menghadapi tekanan global. Optimisme tersebut juga ditopang oleh tingginya angka penghimpunan dana (fundraising), lonjakan partisipasi investor baru, hingga realisasi berbagai reformasi struktur regulasi untuk memperkuat integritas pasar modal.

"Kalau kita melihat trennya ini adalah ada perbaikan," ujar Friderica dalam rapat KSSK di Gedung LPS, Senin (3/8/2026).

Friderica memaparkan bahwa salah satu indikator utama yang mempertebal optimisme otoritas adalah pencapaian nilai penghimpunan dana di pasar modal Indonesia yang telah melampaui angka Rp113 triliun.

Capaian ini dinilai sebagai sinyal krusial karena berhasil diraih saat kondisi ketidakpastian makroekonomi internasional masih membayangi.

"Kalau kita melihat fundraising ini berita sangat baik. Di tengah dinamika yang terjadi saat ini, fundraising di pasar modal Indonesia lebih dari Rp113 triliun. Kami juga melihat ada IPO dan lain-lain di pipeline. Jadi confidence terhadap market Indonesia juga baik," katanya.

Selain tingginya minat penghimpunan dana dari kalangan emiten, OJK juga mencatat rekor pertumbuhan signifikan dari sisi basis jumlah investor di pasar modal. Hingga saat ini, jumlah identitas tunggal investor atau Single Investor Identification (SID) telah mendekati 30 juta. Angka tersebut melesat hampir 10 juta SID dibandingkan catatan tahun lalu yang masih berada di kisaran 20 juta investor.

"Tren peningkatan jumlah investor di pasar modal Indonesia tentunya harus dilihat sebagai sesuatu yang sangat positif. Tahun lalu sekitar 20 juta, belum satu tahun sudah meningkat hampir 10 juta. Jadi sudah hampir 30 juta SID di pasar modal Indonesia, itu juga berita sangat baik," ujar Friderica.

Tak sebatas lonjakan jumlah SID, nilai dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) industri pasar modal juga terus bertumbuh positif. OJK meyakini bahwa inovasi produk instrumen investasi baru dalam waktu dekat akan semakin memperluas alternatif pilihan portofolio publik, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat luas di pasar modal.

"Tadi AUM juga meningkat dan ini juga sangat baik. Kami juga melihat akan ada beberapa produk baru seperti ETF emas dan lain-lain. Kami yakin ini akan semakin meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di pasar modal Indonesia," katanya.

Di sisi pengawasan, OJK menegaskan komitmen penuhnya untuk memperkokoh reformasi integritas pasar modal demi menjaga kepercayaan investor domestik maupun pemodal global.

Friderica menjelaskan bahwa pihak otoritas belum lama ini telah mengadakan pertemuan strategis dengan lebih dari 100 investor global guna menyerap aspirasi serta masukan atas langkah-langkah pembenahan pasar yang sedang berjalan.

Dalam pertemuan tersebut, kalangan investor asing menyambut baik berbagai inisiatif strategis OJK. Apresiasi diberikan atas peningkatan standar keterbukaan informasi, penyempurnaan klasifikasi tipe investor, serta pengawasan ketat terhadap konsentrasi kepemilikan saham di bursa.

"Secara umum mereka mengapresiasi seluruh inisiatif yang kami lakukan. Memang ada beberapa yang dilakukan secara bertahap, seperti peningkatan free float. Namun untuk keterbukaan informasi investor di atas satu persen sudah kami buka, termasuk ultimate beneficial owner di atas 10 persen," jelas Friderica.

OJK kini telah memperluas klasifikasi tipe investor dari sebelumnya sembilan kategori menjadi 39 kategori agar pemetaan data transaksi di pasar semakin detail dan transparan.

Di samping itu, penyempurnaan sistem High Shareholding Concentration (HSC) melalui penambahan parameter indikator price impact ratio mendapat sorotan positif dari kalangan manajer investasi global karena dinilai efektif menekan risiko penyimpangan transaksi di pasar sekunder.

"Ini semakin baik untuk mengurangi potensi manipulated trading atau coordinated trading di pasar modal Indonesia," ujarnya.

Friderica menekankan bahwa ketegasan penegakan hukum (enforcement) terhadap setiap pelanggaran aturan main di pasar modal akan terus menjadi prioritas utama dari agenda reformasi integritas yang dijalankan otoritas.

"Kami terus berkomitmen melakukan enforcement terhadap kasus-kasus yang sudah terjadi. Beberapa sudah kami berikan sanksi, sementara beberapa lainnya akan segera diumumkan. Yang ditunggu adalah konsistensinya, dan kami berkomitmen untuk terus konsisten melakukan reformasi integritas di pasar modal, terutama dari sisi enforcement," tegasnya.

Disclaimer: Pemberitaan dan seluruh materi informasi yang tersaji dalam artikel ini disusun murni untuk kepentingan penyampaian informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal kepada publik. Isi artikel ini tidak dimaksudkan sebagai arahan jual-beli saham, rekomendasi investasi mutlak, maupun ajakan bertransaksi pada instrumen keuangan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Investor Ambil Cuan, IHSG Terkapar Hari Ini di Level 6.234.

Investor Ambil Cuan, IHSG Terkapar Hari Ini di Level 6.234.

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:37 WIB

IHSG Sesi I Hari Ini Terkonsolidasi Tipis, Ini Saham-saham Paling Banyak Diborong

IHSG Sesi I Hari Ini Terkonsolidasi Tipis, Ini Saham-saham Paling Banyak Diborong

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:26 WIB

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 19:23 WIB

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:18 WIB

×