Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:34 WIB
Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • OJK menyiapkan infrastruktur digital Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang ditargetkan beroperasi pada 1 Januari 2027.
  • OJK menargetkan dua Peraturan OJK rampung paling lambat 17 September 2026 untuk mengatur peralihan dan tata kerja bursa.
  • Kebijakan ini bertujuan menjadikan Indonesia sebagai penentu harga komoditas mineral dan menghentikan kerugian akibat manipulasi harga sebelumnya.

Suara.com - Selama puluhan tahun, Indonesia sering disebut "raksasa yang didikte." Kita punya cadangan nikel, batubara, dan mineral mentah yang melimpah, tapi anehnya, penentuan harganya justru seringkali ikut standar bursa di London atau Singapura.

Masalahnya, gara-gara tidak punya bursa sendiri, banyak praktik "kucing-kucingan" seperti transfer pricing atau laporan harga yang dikecil-kecilkan (under-invoicing) yang bikin negara rugi besar. Indonesia cuma jadi penonton saat kekayaan alamnya diperdagangkan dengan harga yang ditentukan orang lain.

Menjawab tantangan kedaulatan data dan harga ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah "ngebut" menyiapkan infrastruktur digital canggih untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang ditargetkan mulai live pada 1 Januari 2027.

Ini bukan sekadar tempat jual-beli biasa, tapi sebuah ekosistem teknologi keuangan yang bakal jadi pusat gravitasi baru ekonomi dunia.

Bukan Cuma Aturan, tapi "Aturan Main" yang Transparan

Untuk memastikan bursa ini nggak jadi ladang permainan mafia, OJK lagi menyiapkan dua aturan sakti (POJK). Satu buat mengatur gimana caranya semua perdagangan mineral pindah ke bursa ini secara bertahap, dan satu lagi soal sistem kerjanya biar tetap profesional dan berstandar global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa regulasi ini harus beres paling lambat 17 September 2026.

“Pertama, POJK nanti akan mengatur pentahapan peralihannya kepada BMKS ini. Yang kedua adalah POJK tata pengaturannya. Itu semua sedang kami siapkan,” ujar Friderica dalam Konferensi Pers di Jakarta (14/08/2026).

Membangun Ekosistem Digital: Dari Gudang Sampai Verifikasi

baca juga

Inovasi sesungguhnya dari BMKS bukan cuma di meja transaksi, tapi di balik layarnya. OJK sedang membangun ekosistem yang terintegrasi secara digital.

Bayangkan sebuah sistem di mana kualitas barang, stok di gudang, sampai verifikasi keaslian barang semuanya bisa dipantau secara transparan.

Tidak hanya itu, OJK juga menyiapkan lembaga kliring, semacam "wasit" transaksi, yang fungsinya mirip dengan sistem di pasar modal (KPEI-KSEI).

Tujuannya jelas, yakni biar semua transaksi tercatat rapi, aman, dan nggak ada lagi celah buat main belakang.

“Siapa yang akan menjadi bursanya, siapa yang akan menjadi lembaga kliringnya, itu juga sudah kita siapkan semua. Terus kemudian yang penting tuh ekosistem pendukungnya seperti pergudangan dan verifikasi barangnya, apakah sudah siap belum masuk ke BMKS ini,” jelas Friderica.

Targetnya: Indonesia Jadi "Price Maker," Bukan "Price Taker"

Selama ini, Indonesia cuma bisa pasrah menerima harga pasar dunia (price taker). Dengan adanya bursa mineral ini, Indonesia ingin naik kelas jadi penentu harga (price maker). Karena kita punya barangnya, harusnya kita juga punya datanya buat menentukan harga yang adil.

Ilustrasi Pertambangan (pexels.com/Tom Fisk)
Ilustrasi Pertambangan (pexels.com/Tom Fisk)

Inovasi ini diharapkan bisa mendalami pasar domestik. Jadi, kalau ada orang luar mau beli mineral Indonesia, mereka harus lihat harga acuan yang kita buat sendiri, bukan lagi nengok ke bursa negara tetangga.

“Bursa mineral dan komoditas strategis ini tentunya diharapkan menjadi satu kebijakan pendalaman pasar di dalam negeri serta menjadi acuan harga terkait mineral dan komoditas strategis kita sendiri,” tegas Friderica.

Langkah Strategis: Menunggu "Restu" Presiden

Meskipun sistem dan infrastrukturnya sudah disimulasikan, jenis mineral apa saja yang bakal masuk ke bursa ini masih menunggu keputusan final lewat Peraturan Presiden (Perpres).

OJK bersama pemerintah sudah mendiskusikan komoditas apa saja yang "seksi" dan strategis buat menguasai pasar dunia.

Intinya, 2027 nanti bakal jadi babak baru buat ekonomi Indonesia. Kita tidak hanya jual tanah dan air, tapi jual dengan cara yang lebih pintar, transparan, dan berdaulat lewat teknologi bursa yang mumpuni. Saatnya dunia yang nengok ke harga kita!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Terkini

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh: Emil Audero Gantikan Maarten Paes

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×