Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level Rp17.716 per dolar AS pada hari Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan penguatan rupiah terjadi akibat anjloknya kinerja dolar AS.
  • Mayoritas mata uang Asia turut mencatatkan penguatan, dengan won Korea Selatan menjadi mata uang terkuat.

Suara.com - Rupiah menunjukkan kinerja yang terus membaik. Mata uang garuda menguat pada pagi ini di pasar keuangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada  Jumat 21 Agustus 2026 dibuka ke level Rp17.716 per dolar Amerika Serikat (AS).  Angka ini menguat 32 poin atau turun 0,18 persen pada hari sebelumnya yang ada di Rp17.748 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah  disebabkan oleh kinerja dolar AS yang anjlok. Salah satunya penurunan harga minyak dunia.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Rupiah walau masih didkung oleh penurunan indeks dolar AS, namun kenaikan harga minyak mentah dunia membebani," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan, saat ini penguatan rupiah masih akan berlanjut. Namun, data neraca transaksi berjalan yang segera dirilis akan memberikan sentimen negatif pada mata uang Garuda.

Investor cenderung wait and see menantikan data neraca transaksi berjalan kuartal kedua Indonesia yang akan dirilis siang ini. Rupiah akan bergerak Rp17.700-Rp17.800," jelasnya.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia menguat. Rinciannya, won Korea Selatan menjadi terkuat dengan naik 0,90 persen. Diikuti oleh dolar Taiwan yang naik 0,23 persen.

Kemudian, baht Thailand yang menanjak 0,15 persen dan dolar Singapura terdorong 0,13 persen. Selanjutnya yuan China naik 0,5 persen dan yen Jepang terangkat 0,03 persen.

Sedangkan peso Filipina menjadi mata uang paling dalam dengan anjlok 0,15 persen. Diikutin ringgit Malaysia 0,02 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912

Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×