Suara.com - Laporan Opensignal terbaru menunjukkan keunggulan setiap operator berdasarkan kebutuhan pelanggan. XL memimpin kecepatan unduh 5G dengan 135,4 Mbps dan 5G Availability 52,8 persen, sementara Telkomsel masih unggul jauh pada Coverage Experience dengan skor 8,6 dari 10. Indosat memimpin Time on Network dengan 97,8 persen, indikator peluang pengguna tetap memiliki koneksi seluler saat beraktivitas..
Opensignal mencatat XL meraih 10 penghargaan tunggal dalam laporan Mobile Network Experience Opensignal Juli 2026. Jumlah itu menempatkan XL sebagai operator dengan penghargaan terbanyak pada periode pengukuran tersebut. Kesepuluh penghargaan tunggal itu adalah Download Speed, 5G Download, Upload Speed, 5G Upload, Reliability, 5G Coverage, 5G Availability, 5G Video, Games, dan Voice App Experience.
Laporan ini disusun dari data pengalaman pengguna selama 90 hari, yaitu 1 April sampai 29 Juni 2026. Opensignal mengukur tiga operator utama di Indonesia, yaitu Indosat, Telkomsel, dan XL.
Dibandingkan laporan Opensignal yang rilis pada Desember 2025, pencapaian XL sangat signifikan dengan jumlah penghargaan tunggal XL meningkat dari dua menjadi sepuluh.
Kecepatan 5G XL Naik Hampir Tiga Kali Lipat
Empat dari sepuluh penghargaan XL berasal dari kategori kecepatan.
Keempat kategori itu adalah Download Speed, 5G Download, Upload Speed, dan 5G Upload. Perubahan terbesar tercatat pada 5G Download.
Pada kategori ini, skor XL meningkat dari 48,2 Mbps menjadi 135,4 Mbps. Angka itu menunjukkan peningkatan hampir tiga kali lipat dibandingkan laporan sebelumnya.
Peningkatan performa 5G turut mendorong kenaikan Download Speed XL secara keseluruhan yang tumbuh sekitar 43,5 persen dibandingkan laporan sebelumnya.
Pada kategori 5G Availability, skor XL naik hampir 50 poin persentase menjadi 52,8 persen. Indosat berada di posisi kedua dengan 44,6 persen setelah kenaikan sekitar 35 poin persentase.
Opensignal mengaitkan lonjakan kedua operator itu dengan pembaruan infrastruktur dan perluasan jaringan 5G. Untuk XL, laporan tersebut juga menyebut merger dengan Smartfren yang membuka akses ke tambahan spektrum dan infrastruktur yang sudah ada.
XL Menjadi Satu-Satunya Operator yang Meraih Penghargaan Reliability
Pada kategori Reliability, XL meraih penghargaan tunggal dengan skor 901 poin dari skala 100 sampai 1.000. Indosat mencatat 893 poin dan Telkomsel 871 poin. Skor tersebut naik 30 poin dibandingkan laporan sebelumnya.
Opensignal mendefinisikan Reliability sebagai kemampuan pengguna terhubung ke jaringan dan menyelesaikan tugas dasar di atasnya, termasuk video SD, panggilan suara berbasis internet, dan penjelajahan web.
Indosat Unggul di Consistent Quality, Telkomsel di Coverage
Opensignal mencatat Indosat kembali meraih penghargaan Consistent Quality secara tunggal dengan skor 76,1 persen.
Telkomsel kembali memenangi kategori Coverage secara tunggal dengan skor 8,6 dari skala 10. Menurut laporan tersebut, skor itu menunjukkan cakupan geografis Telkomsel yang paling luas di wilayah berpenduduk.
XL juga mencatat kemenangan tunggal pada kategori 5G Download di seluruh 10 wilayah yang diukur Opensignal.
Di tingkat regional, XL mencatat 64 kemenangan tunggal dan 30 kemenangan bersama. Telkomsel mencatat 29 kemenangan tunggal dan 18 bersama, sedangkan Indosat 14 tunggal dan 23 bersama.
Opensignal menyebut hasil operator ke depan akan dipengaruhi lelang spektrum yang baru rampung, dengan tambahan pita 700 MHz dan 2600 MHz bagi ketiga operator.
Perluasan Jaringan 5G Jadi Fokus Persaingan Operator
Peningkatan performa 5G dalam laporan Opensignal berjalan seiring dengan ekspansi jaringan yang dilakukan para operator. Menurut keterangan XL, layanan XL Ultra 5G+ saat ini tersedia di lebih dari 50 kota/kabupaten dan ditargetkan mencapai 88 kota/kabupaten pada akhir 2026.
Sedangkan untuk Indosat, jangkauan 5G saat ini tercatat hanya ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan. Indosat juga terus memperkuat jaringan 5G dengan inovasi AI.
Kesimpulannya, pilihan operator semakin bergantung pada lokasi dan pola pemakaian: XL menonjol untuk performa 5G dan kecepatan jaringan, Telkomsel untuk cakupan, dan Indosat untuk peluang tetap terkoneksi secara keseluruhan. ***