Ada Masalah di OJK, Perusahaan Milik UGM Tunda IPO

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 September 2026 | 18:58 WIB
Ada Masalah di OJK, Perusahaan Milik UGM Tunda IPO
Rencana IPO PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) harus ditunda perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset milik Universitas Gadjah Mada (UGM) harus ditunda. Foto ist.
baca 10 detik
  • IPO SWAP ditunda karena belum mendapat pernyataan efektif OJK.
  • Laporan keuangan SWAP per Februari 2026 kedaluwarsa 31 Agustus.
  • SWAP membidik dana IPO maksimal Rp45,22 miliar.

Suara.com - Rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) harus ditunda. Perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset yang merupakan perusahaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut mengalami masalah karena belum mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin mengungkapkan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan penundaan IPO SWAP pada Selasa (1/9/2026).

Penundaan terjadi karena hingga batas waktu tersebut, SWAP belum memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk melaksanakan penawaran umum.

"Berdasarkan surat yang diterima, rencana penundaan dilakukan karena sampai dengan tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk belum memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum," kata Saidu dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Sebelumnya, SWAP diperkirakan mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 September 2026. Namun, belum terbitnya pernyataan efektif OJK membuat jadwal tersebut harus ditunda.

Selain belum mendapatkan pernyataan efektif, proses administrasi IPO SWAP juga menghadapi persoalan dari sisi masa berlaku laporan keuangan.

Saidu menjelaskan, dalam proses pemenuhan administrasi, SWAP masih menggunakan laporan keuangan per 28 Februari 2026. Laporan keuangan tersebut memiliki masa berlaku hingga 31 Agustus 2026.

Artinya, ketika memasuki September 2026, masa berlaku laporan keuangan yang digunakan dalam proses IPO tersebut telah berakhir. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam kelanjutan proses penawaran umum saham SWAP.

Penundaan ini menjadi perhatian mengingat SWAP bukan sekadar perusahaan manufaktur biasa. Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur produk kesehatan berbasis riset dan memiliki keterkaitan dengan UGM.

baca juga

Dalam prospektusnya, SWAP berencana menerbitkan maksimal 323 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Perseroan menawarkan sahamnya di kisaran Rp130-Rp140 per saham.

Dengan harga tersebut, SWAP menargetkan dana maksimal sekitar Rp45,22 miliar dari aksi korporasi tersebut.

"Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp45.220.000.000," tulis manajemen SWAP dalam prospektus yang dikutip pada Minggu (23/8/2026).

Dalam proses IPO ini, SWAP menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Bank Bangkrut di Indonesia, Terbaru Izin BPR Syariah Gaido Dicabut

12 Bank Bangkrut di Indonesia, Terbaru Izin BPR Syariah Gaido Dicabut

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 10:21 WIB

Rencana Harga Saham Mentok Rp1 Bukan Permintaan MSCI

Rencana Harga Saham Mentok Rp1 Bukan Permintaan MSCI

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:04 WIB

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Ada Masalah di OJK, Perusahaan Milik UGM Tunda IPO

Ada Masalah di OJK, Perusahaan Milik UGM Tunda IPO

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:58 WIB

Kenapa Freezer Kulkas 1 Pintu Cepat Muncul Bunga Es? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Freezer Kulkas 1 Pintu Cepat Muncul Bunga Es? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:55 WIB

Kisah Sulaiman Albasyari, Taklukkan Algoritma TikTok Hanya Bermodal Ponsel Android

Kisah Sulaiman Albasyari, Taklukkan Algoritma TikTok Hanya Bermodal Ponsel Android

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 18:54 WIB

Jangan Tunggu Sampai Cuci Darah, Ini Cara Mudah Deteksi Kerusakan Ginjal Sejak Dini

Jangan Tunggu Sampai Cuci Darah, Ini Cara Mudah Deteksi Kerusakan Ginjal Sejak Dini

Health | Rabu, 02 September 2026 | 18:53 WIB

Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia

Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:50 WIB

4 Kulkas Mini Portable Rp500 Ribuan, Multifungsi Bisa Buat Skincare atau Disimpan di Mobil

4 Kulkas Mini Portable Rp500 Ribuan, Multifungsi Bisa Buat Skincare atau Disimpan di Mobil

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:47 WIB

Lewat Kediri

Lewat Kediri

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:45 WIB

Dwelling Time Bikin Biaya Logistik Bengkak, Anak Buah Purbaya Bakal Andalkan PLB

Dwelling Time Bikin Biaya Logistik Bengkak, Anak Buah Purbaya Bakal Andalkan PLB

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:45 WIB

Tak Harus Serentak! Sertifikasi Halal Restoran Berjejaring Boleh Diajukan Bertahap

Tak Harus Serentak! Sertifikasi Halal Restoran Berjejaring Boleh Diajukan Bertahap

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:43 WIB

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:42 WIB

×