Wall Street Rebound, Bursa Asia Anjlok Terseret Tensi AS-Iran: Cek Arah IHSG Hari Ini

M Nurhadi

Kamis, 03 September 2026 | 07:45 WIB
Wall Street Rebound, Bursa Asia Anjlok Terseret Tensi AS-Iran: Cek Arah IHSG Hari Ini
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • Wall Street bangkit pada 2 September 2026 karena yield obligasi melandai dan saham teknologi menguat.
  • Bursa Asia dan IHSG melemah akibat konflik geopolitik Timur Tengah serta aksi jual bersih asing.
  • Inflasi tahunan Korea Selatan naik menjadi 3,1 persen pada Agustus 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.

Suara.com - Pasar saham global menunjukkan polarisasi yang cukup tajam pada perdagangan pertengahan pekan ini. Di satu sisi, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berhasil melepaskan diri dari tekanan yang mengikat, sementara di sisi lain, bursa saham kawasan Asia justru berguguran akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan efek domino pelemahan pasar obligasi global.

Kondisi makroekonomi ini tentunya menjadi sentimen yang sangat krusial bagi arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang pembukaan pasar.

Di bursa Amerika Serikat, ketiga indeks utama kompak mengakhiri tren penurunan yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada penutupan perdagangan hari Rabu, 2 September 2026. Indeks S&P 500 tercatat mengalami penguatan sebesar 0,46 persen.

Langkah senada juga diikuti oleh indeks padat teknologi Nasdaq Composite yang menanjak 0,45 persen, serta Dow Jones Industrial Average yang memimpin jalannya reli dengan kenaikan sebesar 0,56 persen.

Laju positif pada indeks Dow Jones secara khusus ditopang oleh kinerja gemilang dari saham raksasa produsen chip Nvidia dan perusahaan kesehatan multinasional Johnson & Johnson.

Sebelumnya, instrumen ekuitas di Negeri Paman Sam tersebut sempat tertekan hebat akibat lonjakan yield obligasi atau US Treasury yang sempat menyentuh rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, yield yang mulai melandai memberikan ruang bernapas bagi para pelaku pasar. Di saat yang bersamaan, investor tetap menaruh kewaspadaan tingkat tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas energi.

Lonjakan harga minyak mentah dunia dikhawatirkan dapat kembali mengerek inflasi, yang pada gilirannya akan semakin mempersulit arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.

Pergerakan harga komoditas energi saat ini memang tengah menunjukkan tren penguatan. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik hampir 1 persen, sementara patokan global minyak mentah Brent bertengger kokoh di level US$ 95,63 per barel.

baca juga

Tingginya harga minyak ini tidak lepas dari sentimen rantai pasok global. Berdasarkan keterangan dari Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright kepada jaringan berita CNBC, tercatat lebih dari 17 juta barel minyak telah melewati jalur strategis Selat Hormuz pada hari Senin lalu.

Volume pergerakan tersebut merupakan level tertinggi yang pernah tercatat sejak pecahnya perang Iran pada bulan Februari lalu.

Berbanding terbalik dengan pemulihan yang terjadi di Wall Street, bursa saham di kawasan Asia justru harus babak belur pada perdagangan Rabu. Aksi jual masif di pasar obligasi global dengan cepat merambat ke instrumen berisiko di kawasan Asia.

Situasi pasar semakin diperburuk oleh memanasnya ketegangan geopolitik usai Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan udara terhadap Iran pada hari Selasa, 1 September 2026. Iran kemudian secara langsung merespons dengan melakukan serangan balasan.

Pertukaran serangan dari kedua belah pihak ini dinilai sebagai eskalasi paling serius dalam beberapa pekan terakhir dan sukses mendorong harga energi global bergerak lebih liar.

Imbasnya, mayoritas indeks bursa saham Asia rontok. Indeks KOSPI di Korea Selatan memimpin kejatuhan dengan anjlok sedalam 4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp 50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp 50 Berlaku Akhir September

Video | Rabu, 02 September 2026 | 19:05 WIB

IHSG Mulai Bergerak ke Level 6.600, Pantau BBCA dan BMRI

IHSG Mulai Bergerak ke Level 6.600, Pantau BBCA dan BMRI

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:16 WIB

Rencana Harga Saham Mentok Rp1 Bukan Permintaan MSCI

Rencana Harga Saham Mentok Rp1 Bukan Permintaan MSCI

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:04 WIB

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Nyaris ke Level 6.600, BUMI Hingga Cuan Meroket

IHSG Nyaris ke Level 6.600, BUMI Hingga Cuan Meroket

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:47 WIB

Daftar Right Issue IHSG Sepanjang Tahun 2026, Ada Saham Idola Ritel

Daftar Right Issue IHSG Sepanjang Tahun 2026, Ada Saham Idola Ritel

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:44 WIB

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni,  Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:42 WIB

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Video | Senin, 14 September 2026 | 13:36 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

×