Regulasi Pajak Motor atau Mobil Bekas Tanpa KTP Pemilik Lama

M Nurhadi

Kamis, 03 September 2026 | 11:24 WIB
Regulasi Pajak Motor atau Mobil Bekas Tanpa KTP Pemilik Lama
Ilustrasi
baca 10 detik
  • Pemerintah daerah membebaskan syarat KTP pemilik lama untuk pembayaran pajak STNK tahunan kendaraan bekas.
  • Wajib pajak harus menyelesaikan proses balik nama kendaraan bermotor paling lambat pada tahun 2027 mendatang.
  • Dokumen kendaraan akan diblokir oleh sistem jika pemilik mengabaikan kewajiban balik nama hingga batas waktu.

Suara.com - Pemerintah daerah memberikan kemudahan administrasi bagi masyarakat yang membeli kendaraan bermotor bekas. Dalam skema pelayanan terbaru, proses perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan kini tidak lagi mewajibkan dokumen KTP asli atas nama pemilik pertama atau pemilik sebelumnya.

Pemilik kendaraan saat ini dapat langsung menyerahkan KTP atas nama pribadi untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran pajak tahunan.

Kendati diberikan kelonggaran pada perpanjangan tahunan, pemerintah menetapkan aturan mengikat bagi para pemilik kendaraan tersebut.

Wajib pajak yang memanfaatkan fasilitas pembayaran tanpa KTP pemilik lama diwajibkan untuk segera melakukan proses Balik Nama Pemilik Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2027 mendatang.

Alasan Kebijakan dan Sanksi Pemblokiran Sistem

Langkah relaksasi ini diterapkan guna mendorong tingkat kepatuhan masyarakat dalam melunasi kewajiban pajak kendaraan bermotor, sekaligus menata ulang legalitas kepemilikan aset transportasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan penjelasan resmi instansi Bapenda pemerintah daerah, kendaraan yang diproses pajaknya menggunakan KTP pemilik baru tanpa dokumen identitas pemilik pertama akan secara otomatis tercatat dalam sistem pengawasan khusus. Pemilik kendaraan diberikan tenggat waktu hingga tahun 2027 untuk merampungkan proses balik nama.

Jika kewajiban balik nama tersebut diabaikan hingga batas waktu yang ditentukan, sistem registrasi kendaraan kepolisian dan pendapatan daerah akan melakukan tindakan tegas berupa pemblokiran dokumen kendaraan demi penertiban administrasi.

Syarat Dokumen Balik Nama Kendaraan

baca juga

Untuk melakukan proses pengalihan nama kepemilikan pada tahun depan, pemilik kendaraan perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan utama berikut:

  • BPKB Asli beserta salinan fotokopi.
  • STNK Asli kendaraan.
  • KTP Asli Pemilik Baru (sesuai identitas yang akan tercantum di STNK/BPKB baru).
  • Bukti Transaksi/Kuitansi Pembelian kendaraan yang mencantumkan secara rinci nomor rangka, nomor mesin, warna kendaraan, serta nomor polisi/pelat kendaraan.

Biaya Balik Nama

Proses balik nama kendaraan melibatkan beberapa komponen biaya administrasi resmi serta kewajiban pajak yang disetorkan ke kas daerah dan instansi terkait:

PKB dan Opsen PKB: Besaran Pajak Kendaraan Bermotor ditakar berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Apabila terdapat tunggakan pajak dari periode sebelumnya, pemilik akan dikenakan denda keterlambatan.

SWDKLLJ: Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang dikelola Jasa Raharja ditetapkan sebesar Rp143.000 untuk mobil/roda empat dan Rp35.000 untuk sepeda motor.

Penerbitan STNK: Biaya administrasi cetak STNK baru sebesar Rp200.000 (roda empat atau lebih) dan Rp100.000 (roda dua/tiga).

Penerbitan TNKB (Pelat Nomor): Pembuatan TNKB baru dikenakan tarif Rp100.000 untuk mobil dan Rp60.000 untuk motor.

Penerbitan BPKB: Banderol pembuatan BPKB atas nama baru dipatok Rp375.000 bagi kendaraan roda empat dan Rp225.000 bagi kendaraan roda dua.

Biaya Mutasi (Khusus Antardaerah): Apabila kendaraan berpindah domisili wilayah pendaftaran, penerbitan surat mutasi luar daerah dikenakan biaya Rp250.000 untuk mobil dan Rp150.000 untuk motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:18 WIB

Geger Tarif Parkir Rp60 Ribu, Kadishub DKI Minta Maaf

Geger Tarif Parkir Rp60 Ribu, Kadishub DKI Minta Maaf

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:00 WIB

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:42 WIB

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Salah Pilih di Pembelian Pertama

5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Salah Pilih di Pembelian Pertama

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 17:34 WIB

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×