Utang Turun Rp2,3 T, SMGR Raih Rating idAAA

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 September 2026 | 19:02 WIB
Utang Turun Rp2,3 T, SMGR Raih Rating idAAA
Ilustrasi. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memberikan peringkat tertinggi idAAA dengan prospek Stabil kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Agustus 2026. Foto istimewa.
baca 10 detik
  • SIG kembali raih rating idAAA dari Pefindo dengan prospek Stabil.
  • Kewajiban keuangan SIG turun Rp2,3 triliun hingga Juli 2026.
  • Penjualan semester I 2026 naik 5,6% menjadi 18,28 juta ton.

Suara.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memberikan peringkat tertinggi idAAA dengan prospek Stabil kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Agustus 2026. Peringkat tersebut mencerminkan kondisi keuangan SIG yang dinilai sehat, posisi perusahaan sebagai industri strategis pendukung pembangunan nasional, serta kekuatan pasar sebagai pemimpin industri semen.

Peringkat idAAA telah disematkan Pefindo kepada SIG sejak 2024. Pefindo juga kembali memberikan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022 Seri B yang diterbitkan SIG.

Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan SIG yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang dibandingkan emiten lainnya di Indonesia.

Kekuatan tersebut turut ditopang oleh langkah SIG dalam menurunkan kewajiban keuangannya. Perseroan sebelumnya telah melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A pada November 2025 dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri B pada Mei 2026.

Pelunasan tersebut membuat kewajiban keuangan SIG turun Rp2,3 triliun selama Januari-Juli 2026. Penurunan kewajiban tersebut menunjukkan kemampuan deleveraging perseroan yang dinilai baik, sekaligus berdampak pada berkurangnya liabilitas berbunga dan beban keuangan.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, keberhasilan perseroan mempertahankan peringkat idAAA selama tiga tahun berturut-turut menjadi pengakuan atas kemampuan perusahaan menjaga kinerja tetap positif.

“Peringkat idAAA semakin memperkuat kredibilitas SIG dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap Perusahaan, serta mendorong peningkatan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi di Indonesia,” kata Indrieffouny.

Di tengah kondisi pasar semen domestik yang semakin kompetitif, SIG menjalankan transformasi bisnis melalui tiga strategi utama. Ketiganya mencakup peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya melalui operational excellence, serta optimalisasi produk turunan dan portofolio.

Strategi tersebut mulai tercermin dari kinerja penjualan perseroan. SIG memperkuat penjualan ritel yang selama ini menyumbang sekitar 70% dari total pendapatan perusahaan dengan memperluas jangkauan bisnis hingga toko-toko bangunan.

baca juga

Hasilnya, total volume penjualan SIG pada semester I 2026 mencapai 18,28 juta ton, naik 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,31 juta ton.

Selain mengejar pertumbuhan penjualan, SIG juga memperkuat efisiensi untuk menghadapi tekanan persaingan industri. Perseroan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam proses produksi dengan memanfaatkan bahan bakar alternatif yang berasal dari limbah industri, biomassa, serta sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

Pemanfaatan bahan bakar alternatif tersebut ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan dekarbonisasi.

SIG juga mengandalkan digitalisasi di sejumlah pabrik melalui pemanfaatan machine learning, big data, dan artificial intelligence. Teknologi tersebut digunakan untuk mengoptimalkan proses produksi, meningkatkan produktivitas, serta menekan penggunaan energi.

Untuk mempercepat dekarbonisasi, perseroan turut mengembangkan sumber energi baru terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah unit operasional. SIG juga mengoptimalkan pemanfaatan gas panas buang dari proses produksi semen melalui Waste Heat Recovery Power Generation.

Indrieffouny menegaskan, perusahaan akan terus menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat ketahanan keuangan agar mampu memenuhi komitmen jangka panjang kepada kreditur dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“SIG berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan untuk menjaga ketahanan keuangan sehingga dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Indrieffouny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:56 WIB

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:57 WIB

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Darurat Abu Krakatau: 29 Pesawat di Bandara Radin Inten II Gagal Terbang

Darurat Abu Krakatau: 29 Pesawat di Bandara Radin Inten II Gagal Terbang

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 19:02 WIB

Utang Turun Rp2,3 T, SMGR Raih Rating idAAA

Utang Turun Rp2,3 T, SMGR Raih Rating idAAA

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 19:02 WIB

Menjaga Keindahan Laut Labuan Bajo, Ketika Terumbu Karang Jadi Harapan Masyarakat Pulau Messah

Menjaga Keindahan Laut Labuan Bajo, Ketika Terumbu Karang Jadi Harapan Masyarakat Pulau Messah

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:01 WIB

Review Film Above & Below: Drama Survival Seru dengan Konflik yang Unik!

Review Film Above & Below: Drama Survival Seru dengan Konflik yang Unik!

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 19:00 WIB

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Video | Senin, 07 September 2026 | 19:00 WIB

Apakah Cuci Hidung Ampuh Lindungi Pernapasan dari Abu Vulkanik? Ini Kata Dokter

Apakah Cuci Hidung Ampuh Lindungi Pernapasan dari Abu Vulkanik? Ini Kata Dokter

Health | Senin, 07 September 2026 | 18:59 WIB

PT TPL Jadi Tersangka Korporasi Dugaan Korupsi Transfer Pricing Penjualan Bubur Kertas 2008-2025

PT TPL Jadi Tersangka Korporasi Dugaan Korupsi Transfer Pricing Penjualan Bubur Kertas 2008-2025

News | Senin, 07 September 2026 | 18:57 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv, Dugaan Gratifikasi Capai Rp20,7 Miliar

KPK Perpanjang Penahanan Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv, Dugaan Gratifikasi Capai Rp20,7 Miliar

News | Senin, 07 September 2026 | 18:49 WIB

Hingga 7 September, Penerbangan di Bandara Soetta Masih Dihentikan

Hingga 7 September, Penerbangan di Bandara Soetta Masih Dihentikan

Video | Senin, 07 September 2026 | 18:49 WIB

Ketika Realita Membunuh Mimpi: Pelajaran Berharga dari Drakor "Dream to You"

Ketika Realita Membunuh Mimpi: Pelajaran Berharga dari Drakor "Dream to You"

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 18:48 WIB

×