Suara.com - Krisis pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mendapat sorotan tajam media asing setelah dampaknya meluas ke negara-negara tetangga.
Ratusan sekolah di kawasan terdampak terpaksa menghentikan aktivitas tatap muka, sementara Malaysia, Brunei Darussalam, serta Filipina mulai mengambil langkah tegas.
Para negara tetangga bahkan sepakat membawa isu polusi asap ini ke perundingan tingkat ASEAN guna menuntut efektivitas penanganan krisis lingkungan.
Pemerintah Indonesia sendiri telah menjatuhkan sanksi administratif kepada sejumlah korporasi pemilik izin lahan dan menegaskan peluang pemrosesan pidana tetap terbuka.