Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB
Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026
Katadata SAFE 2026 yang mengusung tema "The Green Changer" menjadi forum pembahasan isu keberlanjutan dan rencana peluncuran KESGI 50 Index. (Dok. Katadata)

Suara.com - Forum tahunan Katadata di bidang keberlanjutan, Sustainability Action for The Future Economy atau Katadata SAFE 2026, resmi dibuka pada Rabu (16/9). Di tahun ketujuh ini, Katadata SAFE mengangkat tema "The Green Changer".

Dalam sambutannya, Co-founder sekaligus CEO Katadata Metta Dharmasaputra mengatakan sudah saatnya keberlanjutan atau sustainability menjadi aksi nyata, alih-alih jargon semata. Aksi nyata itu, menurut Metta, dapat diwujudkan melalui kebijakan pemerintah maupun kegiatan usaha di seluruh sektor. Dia berharap, aksi nyata terkait keberlanjutan dapat didiskusikan dalam Katadata SAFE 2026.

"Mudah-mudahan kita semua bisa membicarakan banyak hal, mungkin saya ingin titip, agar bisa membicarakan hal-hal yang konkret," kata Metta saat pembukaan Katadata SAFE 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Isu-isu terkini seperti rencana ekspor listrik hingga beragam tantangan keberlanjutan, termasuk yang menyangkut kepentingan sektoral, harapannya bisa diurai dalam forum ini. Katadata SAFE 2026 digelar dua hari pada 16-17 September 2026.

Forum ini sengaja diselenggarakan di Sequis Tower, SCBD, yang merupakan salah satu gedung berlabel bangunan hijau alias green building di Jakarta.

Rencana Peluncuran Katadata ESG 50 Index

Dalam kesempatan yang sama, Metta mengungkapkan rencana Katadata meluncurkan Katadata ESG 50 Index atau daftar 50 emiten yang sehat secara finansial sekaligus berkelanjutan.

"Jadi 50 emiten ini akan menjadi acuan untuk orang bisa berinvestasi," ujar Metta.

Sebelumnya, Katadata telah meluncurkan dashboard Katadata ESG Insight pada April lalu. Dashboard ini membantu para emiten untuk mengetahui kinerja keberlanjutannya yang diukur melalui sekitar 100 indikator.

baca juga

Peluncuran Katadata ESG 50 Index atau KESGI 50 akan dilakukan dalam waktu dekat. Rencananya, peluncuran akan digelar di Indonesia Stock Exchange atau Bursa Efek Indonesia (BEI).

Katadata ESG 50 Index

Arah dan metodologi KESGI 50 dipaparkan lebih rinci oleh Heri Susanto, Co-founder dan Chief Content Officer Katadata. Heri menjelaskan, investor kerap dihadapkan pada dilema ketika memilih antara emiten dengan kinerja ESG unggul namun profitabilitas dan likuiditas saham belum optimal, atau sebaliknya, emiten dengan fundamental kuat namun kinerja ESG belum optimal.

KESGI 50 dirancang untuk menjawab dilema dengan menyandingkan kualitas pengelolaan ESG dan kualitas fundamental emiten dalam satu indeks.

"Selain informasi performa ESG, investor juga butuh informasi emiten ESG mana yang juga memiliki fundamental sehat dan bankable. KESGI 50 hadir untuk menjembatani dua kebutuhan itu sekaligus," kata Heri.

Heri memaparkan, KESGI 50 dibangun di atas tiga lensa fundamental, yakni performa ESG yang mengacu pada metodologi Katadata ESG Insight (KESGI), kualitas fundamental emiten, dan kelayakan pasar seperti likuiditas dan free float.

Sebagai lensa keempat, indeks ini menyertakan market valuation untuk membedakan emiten berkualitas tinggi yang valuasinya menarik dari emiten berkualitas tinggi.

Heri memposisikan KESGI 50 sebagai pelengkap indeks-indeks ESG yang sudah lebih dulu ada di BEI, seperti IDX ESG Leaders dan ESG Quality 45 IDX KEHATI. Berbeda dari indeks-indeks pendahulunya, KESGI 50 diarahkan untuk membaca kinerja ESG berbasis data lokal Indonesia sekaligus mengaitkannya dengan konteks pasar guna mendukung keputusan alokasi investasi.

"Bagi investor, KESGI 50 menjadi filter yang lebih andal untuk emiten yang ESG-nya sehat sekaligus performa finansial yang andal. Bagi emiten, masuk dalam 50 konstituen ini menjadi insentif nyata untuk terus memperbaiki disclosure ESG dan fundamental bisnisnya," pungkas Heri. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Chandra Asri Perkuat ESG, Skor S&P Global CSA 2026 Melonjak Jadi 66

Chandra Asri Perkuat ESG, Skor S&P Global CSA 2026 Melonjak Jadi 66

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 13:52 WIB

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026 di Sektor Dana Pensiun

DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026 di Sektor Dana Pensiun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:17 WIB

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Unilever Indonesia Kembali Raih ESG Award 2026, Bukti Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan

Unilever Indonesia Kembali Raih ESG Award 2026, Bukti Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:23 WIB

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:18 WIB

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

×