Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Dythia Novianty

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB
Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi
Ilustrasi Halal. [Unsplash]
baca 10 detik
  • KNEKS menyatakan pengembangan wisata halal di Indonesia harus berfokus pada ekosistem terintegrasi untuk meningkatkan pengalaman wisatawan dan ekonomi lokal.
  • CEO Meraya Coki Lubis menilai destinasi wisata perlu melibatkan masyarakat lokal sejak perencanaan demi menciptakan pemerataan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
  • Ajang Indonesia Muslim Travel Fair 2027 dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Januari 2027 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, untuk mendukung pengembangan pasar tersebut.

Suara.com - Pengembangan wisata halal di Indonesia perlu bergeser dari sekadar promosi destinasi dan pemenuhan sertifikasi menuju peningkatan pengalaman wisatawan serta pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menilai, potensi pariwisata ramah Muslim akan lebih optimal jika produk halal, layanan pariwisata, dan kebutuhan wisatawan terhubung dalam satu ekosistem.

Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah merangkap Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Putu Rahwidhiyasa mengatakan, keterhubungan tersebut dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner, kerajinan, serta layanan pendukung perjalanan.

“Pengembangan wisata halal atau pariwisata ramah Muslim di Indonesia diharapkan bukan sekadar pemenuhan regulasi dan sertifikasi, namun harus diarahkan menuju pengalaman wisata yang terintegrasi dengan gaya hidup Muslim modern,” kata Putu dilansir dari laman Antara, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut menempatkan kebutuhan wisatawan sebagai bagian penting dari pengembangan destinasi. Artinya, layanan ramah Muslim perlu terhubung dengan pengalaman perjalanan secara menyeluruh, sekaligus memberi ruang bagi produk dan jasa lokal untuk masuk ke pasar pariwisata.

Promosi Destinasi Perlu Diikuti Dampak Ekonomi

CEO Meraya Coki Lubis menilai, promosi saja tidak cukup untuk membangun industri wisata halal. Destinasi perlu memiliki jalur yang jelas untuk mengubah perhatian publik menjadi kunjungan, lalu menghasilkan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar.

“Destinasi yang indah belum tentu dikenal, yang dikenal belum tentu dikunjungi, dan yang dikunjungi belum tentu memberikan dampak ekonomi yang merata. Karena itu, kita perlu menghubungkan potensi destinasi dengan pasar, sekaligus memastikan masyarakat lokal menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata,” ujar Coki.

Ia menekankan pentingnya pendekatan bottom-up, yakni melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan dan pengembangan destinasi.

baca juga

Dengan begitu, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat setelah program berjalan, tetapi juga memiliki peran dalam menentukan arah dan mengelola potensi pariwisata di wilayahnya.

Menurut Coki, keterlibatan tersebut dapat membangun rasa memiliki terhadap destinasi atau sense of belonging, yang berperan dalam menjaga keberlanjutan industri pariwisata.

UMKM Perlu Terhubung dengan Paket Wisata

Pelibatan masyarakat dapat diwujudkan dengan menghubungkan UMKM, pengelola homestay, pemandu lokal, pengrajin, penyedia kuliner halal, dan komunitas setempat ke dalam paket perjalanan maupun jaringan distribusi pariwisata.

Model ini membuka peluang agar belanja wisatawan tidak hanya terkonsentrasi pada pengelola destinasi atau pelaku usaha tertentu, tetapi juga mengalir ke berbagai usaha lokal yang menopang aktivitas wisata.

Di sisi wisatawan, integrasi layanan dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih utuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perwakilan Kampus Luar Negeri Pelajari Transformasi Digital Pertamina

Perwakilan Kampus Luar Negeri Pelajari Transformasi Digital Pertamina

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:08 WIB

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Kadin Akui Aksi Demo Dipicu Kelas Menengah karena Paling Terpukul Secara Ekonomi

Kadin Akui Aksi Demo Dipicu Kelas Menengah karena Paling Terpukul Secara Ekonomi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Strategi Kemenkeu Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Wisata Halal Tak Cukup Andalkan Promosi, UMKM Lokal Harus Masuk Rantai Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Kemendag Apresiasi Little Bandung by GoFood, Perluas Pasar Produk Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Bangun Tidur Pagi Hari, Perlukah Cuci Muka Pakai Sabun atau Cukup Air Saja?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×