- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad berencana menyusun peringkat pasar modal Indonesia secara mandiri melalui Instagram.
- Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi menyambut baik dukungan tersebut di Gedung BEI pada hari Senin.
- OJK menyatakan akan segera melakukan koordinasi lanjutan mengenai rencana spesifik pembentukan lembaga pemeringkat tersebut.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons pernyataan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sufmi Dasco Ahmad, yang berencana menyusun dan menentukan peringkatnya secara mandiri terhadap pasar modalnya sendiri.
Hal tersebut ia ungkap melalui unggahan resmi Instagram @sufmi_dasco. Dalam hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyambut baik dukungan dan koordinasi yang selama ini diberikan untuk memperkuat kondisi pasar modal Indonesia.
"Kami tentu selalu menyambut baik ya dukungan yang diberikan dan koordinasi yang baik selama ini," ujar Hasan di Gedung BeI, Senin (26/10/2026).
Hasan mengatakan, dukungan positif yang diberikan menjadi hal yang dapat memperkuat kondisi pasar modal Indonesia. Namun, terkait hal spesifik mengenai pembentukan lembaga pemeringkat sendiri, OJK akan melakukan koordinasi lebih lanjut pada waktunya.
"Hal-hal yang positif yang diberikan tentukan akan menguatkan terus kondisi pasar modal kita, dan untuk hal yang spesifik seperti yang ditanyakan, nanti pada waktunya kami akan koordinasi lebih lanjut ya," tegasnya.
Sebelumnya, Dasco mengatakan, untuk mewujudkan pasar modal yang kuat semua pihak harus bersatu dan berjuang menghadapi berbagai tantangan, termasuk penilaian indeks bursa global.
![(dari kiri) Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Danantara Rosan Roeslani saat konferensi pers usai memantau IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/16/14996-dasco-sambangi-bursa-efek-indonesia-friderica-widyasari-sufmi-dasco-ahmad-dan-rosan-roeslani.jpg)
Menurutnya, Indonesia mampu menentukan arah dan rating sendiri dengan kekompakan seluruh para pelaku pasar modal.
"Di bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri,"katanya dalam akun instragram pribadinya.
Dia menambahkan bahwa pasar modal Indonesia memiliki fundamental yang kuat. Untuk itu, Indonesia perlu bersatu dalam meningkatkan Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang!," tegasnya.