Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:55 WIB
Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani
Harga Cabai rawit terus alami kenaikan, bahkan dibanderol Rp100 ribu/kg. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan kenaikan harga cabai memicu inflasi bulanan September 2026.
  • Kekeringan di berbagai daerah menyebabkan penurunan produksi cabai rawit dan cabai merah di pasaran.
  • Pemerintah mencatat inflasi tahunan September 2026 sebesar 3,28 persen dan masih sesuai target sasaran.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit dan cabai merah menjadi penyumbang utama inflasi bulanan pada September 2026. Penurunan produksi akibat kekeringan di sejumlah daerah menjadi salah satu penyebab kenaikan harga komoditas tersebut.

Tito mengatakan, inflasi tahunan atau year-on-year (YoY) pada September 2026 tercatat sebesar 3,28 persen. Angka tersebut masih berada dalam sasaran inflasi pemerintah, yakni 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.

"Jadi 3,28 persen ini angka masih dalam rentang target kita. Namun, kita melihat bahwa month to month Agustus ke September ada kenaikan sedikit yaitu 0,3 persen ya, 0,30 persen. Dan penyumbang utamanya adalah sektor makanan-minuman," ujar Tito di Kantor Kemenko Pangan, Senin (26/10/2026).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Baju coklat). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Baju coklat). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Dia menjelaskan, kenaikan harga pada kelompok makanan dan minuman terutama berasal dari cabai, bukan komoditas pangan pokok seperti beras. Kondisi cuaca kering membuat produksi cabai di sejumlah daerah berkurang sehingga memengaruhi pasokan di pasar.

"Namun sektor makanan-minuman ini kita melihat yang utama adalah cabai. Jadi bukan makanan pokok. Cabai rawit dan cabai merah. Terutama dikarenakan kekeringan ya, sehingga beberapa daerah produksi cabai rawit berkurang," bebernya.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga, Tito menyebut program penanaman cabai perlu didorong di berbagai daerah, mulai dari desa hingga kawasan perkotaan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga ketersediaan pasokan.

Di sisi lain, Tito menilai kenaikan harga cabai juga dapat memberikan keuntungan bagi petani yang sedang menikmati harga jual lebih tinggi.

"Tapi ini juga bisa di sisi lain menyenangkan para petani. Petani cabai, ya ini waktunya mereka untuk bergembira, untung gitu ya. Dan untungnya bukan makanan pokok ini," imbuhnya.

Selain cabai, pemerintah turut memantau perkembangan harga beras di sejumlah daerah. Tito mengatakan, meskipun harga beras relatif stabil, beberapa wilayah masih mencatatkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).

baca juga

Menurut dia, Perum Bulog telah melakukan intervensi di 134 daerah untuk membantu mengendalikan harga beras. Sementara itu, sejumlah daerah lainnya telah mengalami penurunan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terkini

Tak Cuma Penjualan, Bisnis Ritel Juga Harus Jaga Akurasi Stok

Tak Cuma Penjualan, Bisnis Ritel Juga Harus Jaga Akurasi Stok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Gerakan Mahasiswa Tumbangkan Rezim Berkuasa 14 Tahun di Pemilu Serbia

Gerakan Mahasiswa Tumbangkan Rezim Berkuasa 14 Tahun di Pemilu Serbia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Polisi Tahan Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Terkait Kasus Pemerasan Izin dan TPPU

Polisi Tahan Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Terkait Kasus Pemerasan Izin dan TPPU

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Bye Skin Barrier Rewel! 4 Hydrating Toner Tanpa Pewangi Buat Kulit Sensitif

Bye Skin Barrier Rewel! 4 Hydrating Toner Tanpa Pewangi Buat Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Danantara Masih Rumuskan Pembentukan BUMN Tekstil

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Indonesia Pangkas Ekspor Gas, PM Singapura Sentil Bahlil Lahadalia

Indonesia Pangkas Ekspor Gas, PM Singapura Sentil Bahlil Lahadalia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Taj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov

Taj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:39 WIB

×