- PT INKA berjanji menindaklanjuti temuan teknis KRL melalui perbaikan bersama PT KAI Commuter pada Rabu, 28 Oktober 2026.
- Langkah perbaikan tersebut dilakukan guna memenuhi spesifikasi teknis dan arahan Kementerian Perhubungan terkait kelaikan operasi.
- PT INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas gangguan perjalanan yang berdampak pada aktivitas masyarakat.
Suara.com - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA berjanji menindaklanjuti temuan teknis pada rangkaian kereta rel listrik (KRL) melalui pemeriksaan, perbaikan, dan penyempurnaan bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter).
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi teknis bersama operator serta arahan Kementerian Perhubungan mengenai pemenuhan spesifikasi teknis dan persyaratan kelaikan operasi sarana perkeretaapian.
Senior Manager Corporate Communication and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, mengatakan arahan regulator dan hasil evaluasi bersama operator menjadi acuan perusahaan dalam menentukan langkah penanganan.
"Kami INKA berkomitmen menghadirkan produk yang berkualitas, sesuai dengan spesifikasi teknis yang disepakati bersama operator serta ketentuan yang ditetapkan regulator. Arahan Kementerian Perhubungan menjadi perhatian kami untuk mempercepat tindak lanjut perbaikan dan penyempurnaan, dengan tetap mengutamakan pemenuhan persyaratan keselamatan dan kelaikan operasi," ujar Nanang dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

INKA mengaku terus berkoordinasi dengan KAI Commuter untuk menindaklanjuti hasil pengecekan rangkaian. Catatan teknis dan kondisi sarana di lapangan menjadi dasar dalam menentukan penanganan yang diperlukan.
Penanganan tersebut mencakup pemeriksaan lanjutan, perbaikan, hingga penyempurnaan sesuai hasil evaluasi bersama. INKA juga menegaskan bahwa hasil penanganan harus melalui pemeriksaan dan pengujian untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan yang berlaku.
"Tanggung jawab kami sebagai manufaktur mencakup tindak lanjut atas kinerja produk setelah digunakan dalam pelayanan. Kami akan terus bekerja bersama operator untuk menindaklanjuti temuan, memverifikasi hasil penanganan, dan memastikan setiap langkah penyempurnaan mengacu pada persyaratan teknis yang harus dipenuhi," imbuh Nanang.
Menurut INKA, tindak lanjut tersebut penting untuk mendukung ketersediaan sarana KRL yang andal dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat. Percepatan penanganan, kata perusahaan, harus tetap berjalan seiring dengan pemeriksaan, pengujian, serta pemenuhan ketentuan keselamatan.
Selain melakukan penanganan terhadap rangkaian yang dievaluasi, INKA juga akan menggunakan hasil pemeriksaan di lapangan sebagai masukan untuk menyempurnakan proses produksi dan pengendalian mutu.
Umpan balik dari operator dinilai diperlukan untuk memperkuat konsistensi kualitas produk serta keandalannya dalam penggunaan sehari-hari.
INKA turut menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan perjalanan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna Commuter Line. Kami memahami bahwa gangguan perjalanan berdampak pada aktivitas masyarakat. Komitmen kami adalah menindaklanjuti hasil pemeriksaan bersama KAI Commuter secara bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan, keandalan sarana, dan kenyamanan perjalanan," pungkas Nanang.