Bubble Match Cara Repot Polisi Inggris Cegah Rusuh Suporter, Polisi Indonesia Mau Tiru?

Blitz

Kamis, 22 September 2022 | 17:33 WIB
Bubble Match Cara Repot Polisi Inggris Cegah Rusuh Suporter, Polisi Indonesia Mau Tiru?
polisi inggris

Bagi sebagian orang Indonesia tentu mengenal idiom, 'kalau ada cara yang mudah, mengapa cari cari sulit'. Idiom seperti ini sepertinya banyak diterapkan oleh banyak orang Indonesia saat menghadapi situasi atau masalah. 

Namun idiom seperti itu sepertinya tak berlaku bagi negara-negara maju seperti di Inggris. Apalagi jika berkaitan dengan urusan umum, menyangkut masalah nyawa atau aksi kekerasan misalnya. 

Ambil contoh misalnya soal bagaimana otoritas Inggris mulai dari pihak kepolisian sampai pihak berwenang di kompetisi Liga Inggris menerapkan aturan bubble match untuk mencegah gesekan dan aksi kekerasan antar suporter. 

Inggris dikenal memiliki suporter garis keras yang biasa disebut Hooligan. Aksi hooligan membuat ngeri banyak pihak, tidak hanya keamanan dalam negeri namun juga negara-negara tuan rumah kompetisi saat timnas atau klub Inggris datang. 

Kengerian hooligan bahkan sampai membuat mantan Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher, si Iron Lady membuat kabinet perang untuk mengatasi kebrutalan hooligan pada era 80-an. 

Upaya untuk mengatasi kekerasan hooligan benar-benar dilakukan pemerintah Inggris. Menteri Dalam Negeri era Margaret Thatcher, Douglas Hurd misalnya sampai membuat penelitian penyebab aksi kekerasan suporter sepak bola. 

Tentu bukan penelitian sembarangan. Karena hasil penelitian itu kemudian jadi dokumen rahasia pemerintah Inggris dan baru dibuka sekitar 2013 lalu. 

Dari hasil itu terungkap fakta ricuh hooligan terjadi di pinggiran desa ataupun kota. Tercatat ada 83.000 aksi kekerasan yang terjadi. Salah satu penyebabnya miras dan muncul subkultur baru di masyarakat seperti kemunculan fenomena rocker di era 60-an. 

Maka kemudian Inggris menerapkan aturan lebih repot untuk mengatasi kekerasan suporter di pertandingan sepak bola. Inggris memiliki aturan yang disebut Bubble Match. 

baca juga

Apa itu Bubble Match? Bubble Match merupakan aturan sangat repot yang dilakukan kepolisian Inggris untuk pertandingan tipe C, yakni pertandingan yang mempertemukan dua klub dengan rekam jejak permusuhan antar suporter. 

Ya, otoritas Liga Inggris membagi pertandingan di sejumlah kategori. Dari kategori A, yang berarti aman, B hingga C yang dianggap berpotensi kerusuhan. 

Nah seperti apa aturan itu diterapkan? Misalnya pertemuan Milwall vs West Ham. Dua klub ini memiliki rekam jejak permusuhan antar suporter sangat panjang dan termasuk pertandingan kategori C. 

Jika Milwall yang jadi tuan rumah dan suporter West Ham ingin datang ke markas Milwall, mereka harus mengikuti saran kepolisian, dan harus mau diawasi. Salah satunya dengan menaiki bus seperti seorang tahanan.

Aturan ini membuat suporter lawan dilarang datang ke stadion dengan sendiri-sendiri tanpa pengawalan dari pihak kepolisian. 

Para suporter ini harus berkumpul pada tempat yang sudah ditentukan, untuk nantinya menaiki bis yang sudah disiapkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Cari Masalah! Umuh Muchtar Larang The Jak Datang ke Bandung pada Laga Persib Vs Persija

Jangan Cari Masalah! Umuh Muchtar Larang The Jak Datang ke Bandung pada Laga Persib Vs Persija

Bekaci | Kamis, 22 September 2022 | 17:19 WIB

KTP Jakarta Tak Akan Bisa Beli Tiket Persib vs Persija, Netizen: Terus Bobotoh yang Punya KTP Jakarta, Gimana?

KTP Jakarta Tak Akan Bisa Beli Tiket Persib vs Persija, Netizen: Terus Bobotoh yang Punya KTP Jakarta, Gimana?

Blitz | Kamis, 22 September 2022 | 16:59 WIB

Persib vs Persija: Mengapa Bobotoh Dibatasi Masuk GBLA? Kehadiran The Jakmania Jadi Bahasan Polisi dan Panpel

Persib vs Persija: Mengapa Bobotoh Dibatasi Masuk GBLA? Kehadiran The Jakmania Jadi Bahasan Polisi dan Panpel

Bandung | Kamis, 22 September 2022 | 16:32 WIB

Ini Janji Polisi Jika The Jakmania Masuk Bandung Nonton Persib vs Persija di GBLA

Ini Janji Polisi Jika The Jakmania Masuk Bandung Nonton Persib vs Persija di GBLA

Bandung | Kamis, 22 September 2022 | 16:16 WIB

Tujuan dan Fokus Utama Luis Milla Tanamkan Konsep Ini untuk Semua Pemain Persib

Tujuan dan Fokus Utama Luis Milla Tanamkan Konsep Ini untuk Semua Pemain Persib

Cianjur | Kamis, 22 September 2022 | 15:15 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:20 WIB

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

×