Terobosan! Ratu Tisha, Liana Tasno dan 3 Wanita Lain yang Bisa Gantikan Iwan Bule sebagai Ketum PSSI

Blitz

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:52 WIB
Terobosan! Ratu Tisha, Liana Tasno dan 3 Wanita Lain yang Bisa Gantikan Iwan Bule sebagai Ketum PSSI
Liana Tasno | Instagram @lianatasno

Nama Ratu Tisha pada hari ini, Sabtu (15/10) jadi trending topic. Publik di laman media sosial Twitter menggaungkan nama Ratu Tisha untuk kembali ke sepak bola Indonesia. 

Ratu Tisha kemudian digadang-gadang untuk kembali ke PSSI.Ia dianggap memiliki kemampuan untuk bisa mengangkat lagi derajat PSSI yang sekarang jatuh pasca tragedi Kanjuruhan. 

Menarik jika mendorong Ratu Tisha atau sosok perempuan lain untuk menjadi ketum PSSI. Berikut Ratu Tisha dan empat wanita lain yang bisa gantikan Iwan Bule sebagai ketum PSSI. 

1. Ratu Tisha

Ratu Tisha merupakan jebolan FIFA Master tersebut bukanlah orang baru di sepakbola, ia sempat menjabat Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta, operator Indonesia Soccer Championship 2016.

Lahir dari pasangan Tubagus Adhe dan Venia Maharani, Tisha menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Matematika. Sejak masih duduk di bangku sekolah sampai kemudian berkuliah, Tisha menggemari olahraga sepak bola bukan sebagai pemain melainkan sebagai manajer yang turut membangun serta membina tim dari dasar.

Untuk menambah ilmu dan wawasan ia juga mengikuti beragam seminar sepak bola internasional yang diadakan di Jepang, Belgia dan Denmark. Ia juga mendapat informasi tentang program FIFA Master yang disponsori FIFA. 

Berbekal portofolio dari kegiatan seminar yang dia ikuti, Tisha kemudian mendaftar dan mengikuti tes program FIFA Master. Dari 6.400 pendaftar, akhirnya hanya 28 orang yang diterima, termasuk Tisha. 

Berbekal ilmu yang ia dapat selama di FIFA, Tisha lantas dipercaya untuk berperan dalam persepak-bolaan Indonesia yang salah satunya adalah menjadi Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) pada tahun 2016.[2] Sukses dari gelaran acara tesebut, Tisha lantas diangkat menjadi Sekretaris Jenderal PSSI periode 2017-2020.[3]

baca juga

Tisha mengundurkan diri sebagai sekjen PSSI pada tanggal 13 April 2020. Sepuluh bulan sebelumnya, Ia terpilih sebagai Wakil Presiden AFF.

2. Liana Tasno

Liana Tasno sudah cukup dikenal pencinta sepak bola nasional. Pada pertengahan 2018 lalu, ia daulat menjadi manajer brand dan komunikasi di PSSI.

Di PSIM, perempuan lulusan Universitas Tarumanagara ini menduduki posisi sebagai wakil direktur komersil pada 2019. 

Bicara soal tantangan menjadi wakil direktur komersil di PSIM Yogyakarta, Liana mengatakan sebagai klub liga 2 banyak sponsor yang memandang sebelah mata. Justru hal ini yang dimanfaatkan Liana untuk bisa menarik sponsor.

Sekedar informasi, salah satu terobosan yang dilakukan PSIM Yogyakarta terkait sisi komersil dan branding ialah memproduksi jersey secara mandiri.

Sebelum akhirnya terjun ke dunia sepak bola, Liana Tasno sebenarnya lebih dulu berkecimpung di olahraga lain, yaitu basket.

Perempuan kelahiran 19 Juli 1984 itu berkecimpung di olahraga basket dengan menjadi Creative Marketing Indonesian Basketball League (IBL) pada 2016 lalu.

3. Andi Widya Syadzwina

Sosok Andi Widya Syadzwina atau yang akrab disapa Wina dirasa cukup pas untuk mengemban tugas sebagai Sekjen PSSI. Bagi publik sepakbola Makassar, sosok Wina tidaklah asing. Wina ialah satu-satunya perempuan yang menjadi media officer (MO) klub di Liga 1 2018. 

Sekedar informasi tugas seorang MO di sebuah klub sepakbola tak jauh berbeda dengan seorang humas di suatu perusahaan atau organisasi. Secara garis besar tugasnya ialah memberi informasi kepada publik dan kepada awak media tentang perkembangan teranyar klubnya. 

Jabatan sebagai MO PSM Makassar pertama kali diemban oleh Wina pada 2011 namun pada 2014 ia memilih untuk mengundurkan diri karena ingin fokus untuk menyelesaikan studinya. Pada 2017, Wina kembali menjabat sebagai MO PSM dan kembalinya Wina mendapat sambutan menyenangkan dari publik sepakbola Makassar. 

Perempuan jebolan Universitas Padjajaran dan Univeristas Hasanuddin ini juga sempat menjabat sebagai marketing & Communication Head PT GMTD Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estate dan urban development, serta menjalankan usaha dalam bidang jasa termasuk pembangunan perumahan, apartemen, kondominium, hotel, kawasan pariwisata, dan pusat-pusat komersial lainnya. 

Dengan rekam jejak karier tersebut tak mengherankan sosok Wina memang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjalankan tugas-tugas seorang Ketum PSSI. 

Yang lebih menarik juga, Wina memiliki thesis berjudul 'Studi Fenomenologi Perilaku Komunikasi Suporter Fanatik Sepakbola dalam Memberikan Dukungan pada PSM Makassar', tentu saja Wina akan memiliki masukan berarti untuk menyelesaikan masalah suporter di Indonesia. 

4. Sally Atyasasmi

Bagi publik Bojonegoro nama Sally Atyasasmi cukup familiar. Sosok perempuan berparas cantik ini mempunyai rekam jejak cukup positif di mata masyarakat, pasalnya selain ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally juga dikenal cukup aktif di sejumlah kegiatan sosial, perempuan, anak, hingga pencegahan HIV/AIDS. Sally juga memiliki komunitas bernama Sally Care yag berfungsi untuk menukar ide dan kritik membangun. 

Nah untuk rekam jejak Sally di bidang sepak bola, Sally saat ini menjabat sebagai manajer klub Persibo Bojonegoro. Perempuan S2 lulusan Universitas Indonesia jurusan Ilmu Kesehatan ini sebelum menjabat sebagai manajer Persibo sudah cukup lama berkecimpung di sepakbola Bojonegoro pasalnya pada 2015 ia diberi tanggung jawab sebagai bendahara klub. 

Bagaimana kiprah Persibo sejak Sally sebagai seorang manajer? Tim berjuluk Laskar Kalimanyat ini memang masih berkutat di Liga 3 2018. Persibo gagal masuk ke babak 16 besar Liga 3, karena raihan yang kurang mengenakkan ini pihak suporter Persibo Bojonegoro atau yang dikenal dengan sebutan Curva Nord 1949 meminta bergerak cepat untuk membuat kerangka tim demi mengarungi Liga 3 di musim depan. 

Pihak klub meminta manajemen klub untuk tidak lagi mempersiapkan tim secara mendadak untuk mengarungi Liga 3 yang bisa berdampak kepada hasil tak mengenakkan seperti yang dialami pada musim ini. Catatan ini yang menjadi ganjalan untuk seorang Sally sebagai seorang manajer klub sepakbola. 

5. Esti Puji Lestari 

Sosok satu ini juga memiliki kapasitas yang sangat mumpuni untuk menggantikan Iwan Bule sebagai Ketum PSSI. Esti merupakan pemilik dari klub Persijap Jepara, selain itu juga sempat mengemban tugas sebagai asisten manajer Timnas Putri U-15 Indonesia.

Esti pertama kali bersentuhan sepakbola Indonesia pada pertengah 2016. Kala itu ia membeli mayoritas saham Persijap Jepara yang dimiliki oleh M.Said Basalamah. Mengapa Esti memilih Persijap? "Persijap memiliki nilai histori yang panjang bagi saya. Suami saya pernah bermain di klub ini," kata istri dari Carlos Sciucatti, pesepakbola asal Argentina yang juga pernah membela Mitra Kukar.

Menariknya masuknya Esti ke sepakbola nasional dilatarbelakangi pengalaman pahit sang suami bermain di Indonesia. Menurut Esti kala itu Raul mengalami masalah seperti gaji tak dibayar, KITAS tak diurus, cedera tak diurus dan masalah klasik lainnya.

Bukan perkara mudah bagi seorang Esti untuk tetap konsisten mengurus klub sepakbola di tengah carut marutnya kompetisi sepakbola nasional. 

Ia tidak hanya bertarung dengan mafia-mafia yang ada di kompetisi sepakbola negeri ini namun ia juga harus bertahan menghadapi tuntunan para suporter. Suara suporter untuk meminta Persijap Jepara jadi lebih baik memang hal lumrah dan Esti mau tak mau memang harus mengurusi suara-suara itu.

Esti juga sebagai sosok yang cukup fokus soal pembinaan usia muda memang perlu digarisbawahi, pasalnya Esti salah satu pemilik klub sepakbola yang memiliki fokus pada pengembangan dan pembinaan pemain muda. Bahkan Esti juga tak lupa untuk membangun sepakbola wanita.

Esti beberapa kali coba mendorong PSSI untuk bisa menyelenggarakan kompetisi untuk para pesepakbola wanita. 

"Coba semua tim sepakbola di indonesia memiliki tim wanita, pastinya atlet sepakbola yang dimiliki akan meningkat dua kali lipat,” kata Esti. 

Khusus Persijap Jepara sendiri sudah memiliki tim sepakbola wanita. Dan sekedar informasi untuk sekedar membangun klub pesepakbola wanita butuh dana kurang lebih sebesar Rp 7,5 miliar.

Salah satu aksi nyata dari Esti untuk membangun sepakbola wanita Indonesia ialah konsisten pada Piala Putri Nusantara. Pada tahun lalu, event ini terselenggara di Jepara dari 9-14 Maret 2017 lalu. Untuk konsisten pada sepakbola wanita, Esti membangun Yayasan Citra Raga yang terbentuk pada 2012. 

Yayasan ini merupakan yayasan Non profit dengan tujuan dasar membina usia dini di sepak bola dengan mengadakan coaching clinic di daerah pelosok, salah satunya Jepara, Sukabumi dan Flores.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkel Iwan Bule sebagai Ketum PSSI Bukan Solusi, Jokowi Harus Tiru Australia: Bubarkan Federasi Bola

Dongkel Iwan Bule sebagai Ketum PSSI Bukan Solusi, Jokowi Harus Tiru Australia: Bubarkan Federasi Bola

Blitz | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:11 WIB

Walaupun Tragedi Kanjuruhan Menjadi Pemberitaan Dunia, Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023

Walaupun Tragedi Kanjuruhan Menjadi Pemberitaan Dunia, Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023

Selebtek | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:09 WIB

Menpora Digeruduk Warganet Gegara Minta Pemerintah Tak Campuri PSSI, 'Mana Rasa Kemanusiaanmu?'

Menpora Digeruduk Warganet Gegara Minta Pemerintah Tak Campuri PSSI, 'Mana Rasa Kemanusiaanmu?'

News | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:03 WIB

AFC Tak Lagi Sebut Indonesia Sebagai Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023, Mundur Gara-gara Tragedi Kanjuruhan?

AFC Tak Lagi Sebut Indonesia Sebagai Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023, Mundur Gara-gara Tragedi Kanjuruhan?

Bola | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:10 WIB

Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI

Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI

Bandung | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 18:21 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×