Pada Piala AFF U-15 2019, pemain asal Timor Leste yang kini memperkuat PSIS Semarang, Gali Freitas sempat jadi musuh bersama publik sepak bola Indoensia.
Gali Freitas dianggap sebagai pemain yang mencuri umur. Tudingan ini lantaran ada dua versi kelahiran dari Gali Freitas, yakni 2004 dan 1996.
Apalagi di Piala AFF 2018 dan Piala AFF U-19 2018, ada pemain bernama Gali juga yang terdaftar memperkuat Timnas Timor Leste.
Gali bahkan sempat bobol gawang Timnas Indonesia U-15. Hal ini munculkan protes dari PSSI, AFC dan publik sepak bola Indonesia.
Kini telah resmi membela PSIS Semarang, Gali buka suara perihal kasusnya itu.
Saat diwawancara oleh pihak PSIS dan bertanya soal umur, Gali malah menjawab dengan jawaban membingungkan.
“Berapa umur Gali sebenarnya?” tanya pihak PSIS, seperti dilihat dari akun Youtube resmi PSIS Semarang.
“Tuhan yang tahu,” jawab Paulo Gali sembari tertawa.
Namun pihak PSIS Semarang kemudian menyebut bahwa pemainnya itu bertanggal lahir 31 Desember 2004 sesuai dengan data di paspor.
“Sesuai passport yang ia miliki, Gali merupakan pemain asal Timor Leste dengan tanggal lahir 31 Desember 2004 dan sudah memiliki caps bersama Timnas senior Timor Leste sebanyak 9 penampilan dan dua di antaranya menghadapi Timnas Indonesia,” dikutip dari laman resmi PSIS Semarang.