Lawan Mitra Kukar, Persib Bisa Didukung Bobotoh

Reky Kalumata

Sabtu, 25 Oktober 2014 | 02:59 WIB
Lawan Mitra Kukar, Persib Bisa Didukung Bobotoh
Persebaya Surabaya bermain imbang dengan Persib Bandung dengan skor 1-1. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Persib Bandung menghadapi Mitra Kukar di Stadion Jalak Harupat Soreang, Jawa Barat, Sabtu (25/10) bisa dihadiri para bobotoh. Pasalnya, Komisi Disiplin PSSI telah mencabut sanksi larangan menggelar pertandingan tanpa penonton

Percabutan sanksi ini dilakukan setelah pihak manajemen klub berjuluk Maung Bandung itu melakukan pertemuan dengan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Sekretariat PSSI di Senayan Jakarta, Jumat.

Pertemuan tersebut membahas masalah "flare" atau penyalaan kembang api warna-warni dan tidakan rasis yang terjadi pada pertandingan sebelumnya.

"Komdis sebelumnya minta kepada kami untuk mengidentifikasi siapa yang menyalakan flare saat pertandingan Persib dan kami berusaha melakukannya," kata Direkur PT Persib Bandung Bermartabat, Risha Adi Wijaya di Kantor PSSI Jakarta.

Saat pertandingan antara Persib melawan Persebaya, terjadi tindakan yang melanggar aturan yaitu menyalakan flare. Atas kasus tersebut, Komdis PSSI langsung memberikan hukuman pertandingan tanpa penonton bagi anak asuh Djadjang Nurjaman itu pada laga berikutnya.

Hanya saja, dengan mampu memenuhi syarat dari Komdis PSSI yaitu membawa suporter yang menyalakan flare maka larangan pertandingan tanpa penonton saat menghadapi Mitra Kukar pada lanjutan delapan besar Indonesia Super Laegue (ISL) dicabut.

Dengan adanya kelonggaran ini pihak Persib maupun panitia penyelenggara pertandingan dituntut untuk berkerja keras yaitu memperketat penjagaan agar flare maupun atribut berbau rasial tidak masuk stadion.

"Kami akan memperketat pintu masuk ke stadion. Kami juga akan memperbanyak aparat yang mengawasi pergerakan suporter. Kami tidak ingin pertandingan besok ada masalah," kata Risha Adi Wijaya menambahkan.

Selain memperketat penjagaan, manajemen Persib Bandung juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat suporter akan bahaya penggunaan flare pada sebuah pertandingan maupun tidakan rasis. Sosialisasi akan dilakukan melalui media radio maupun media sosial.

Dengan dicabutnya sanksi dari Komdis PSSI maka para "bobotoh" atau penggemar diperbolehkan mendukung tim kesayangan mereka secara langsung. Apalagi laga melawan Mitra Kukar adalah pertandingan penting untuk mengamankan tiket semifinal ISL.

Sebelumnya pihak Arema Cronus juga melakukan hal yang sama. Dengan mampu mengindentifikasi pelaku yang menyalakan flare saat pertandingan Arema melawan Persipura akhirnya Komdis PSSI mencabut sanksi pertandingan tanpa penonton.

Selain mampu mengidentifikasi pelaku, manajemen Arema juga mengajukan 15 syarat yang dibuat sendiri. Jika tidak bisa dilakukan maka Komdis PSSI kemungkinan besar akan memberikan sanksi yang lebih berat. Kondisi yang sama berpeluang terjadi pada Persib. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:34 WIB

Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?

Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:19 WIB

Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo

Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:45 WIB

Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun

Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:50 WIB

Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert

Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:50 WIB

10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia

10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:10 WIB

Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih

Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:00 WIB

Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026

Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:52 WIB

FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?

FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46 WIB

Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026

Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:40 WIB