Jika Terjadi Pengaturan Skor, Aji Santoso Siap Bertanggung Jawab

Reky Kalumata

Rabu, 17 Juni 2015 | 06:44 WIB
Jika Terjadi Pengaturan Skor, Aji Santoso Siap Bertanggung Jawab
Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com -
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Aji Santoso merasa tuduhan pengaturan skor tidak sepenuhnya benar. Aji juga mengatakan siap bertanggung jawab apabila terjadi pengaturan skor yang dituduhkan kepada timnas U-23 saat berlaga di ajang SEA Games 2015.

"Saya sangat menjamin bahwa tuduhan tersebut sepenuhnya tidak benar. Siapa pun silakan temui saya. Saya seribu persen siap bertanggung jawab jika hal itu terjadi," kata Aji seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Selasa (16/6/2016).

Pelatih asal Malang itu meminta masyarakat menghargai perjuangan timnas yang sudah berusaha mati-matian di lapangan. "Kasihan dong para pemain yang sudah susah payah bertanding tetapi masih saja dituduh yang tidak-tidak seperti itu," katanya.

Kekalahan timnas U-23, menurut Aji, lebih kepada faktor teknis, yaitu persiapan tim. "Persiapan timnas hanya 20 hari, sedangkan persiapan Thailand enam bulan di Australia. Jangan bandingkan dengan kita," kata mantan pemain timnas era 90-an itu.

Ia mengatakan selama berada di Singapura pun seluruh pemain selalu pergi dan ke luar bersama-sama, jadi tidak mungkin mereka ditemui orang asing secara sendiri-sendiri.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan bahwa dirinya optimistis tidak ada orang timnas yang terlibat.

"Saya kenal semua mereka. Saya sangat yakin tidak ada yang begitu. Bukti rekamannya saya nilai sangat kurang meyakinkan. Saya tentu lebih sangat percaya dengan orang-orang di timnas yang saya yakini sudah berjuang sebaik-baiknya di SEA Games kemarin," katanya.

Sebelumnya, dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia di ajang nasional dan internasional dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh seseorang berinisial BS yang mengaku sebagai pelaku "match fixing".

"Dia (BS) dapat 30 sampai 35 juta rupiah tiap pertandingan, itu yang buat dia sendiri," kata tim advokasi dari LBH Pers Asep Komarudin.

BS yang didampingi oleh sejumlah lembaga bantuan hukum tersebut melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri tentang adanya tindak pidana penyuapan di beberapa kasus persepakbolaan Indonesia dalam kurun tahun 2000 hingga 2015.

Dalam laporan polisi yang dibuat pada pukul 15.00 WIB, Selasa (16/6) itu, disebutkan penyuapan periode 2000-2010 menggunakan dana APBD, Sedangkan dana penyuapan periode 2010-2015 berasal dari investor Malaysia berinisial DAS.

BS melaporkan manajer klub, pemain, dan beberapa pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang diduga melakukan pengaturan skor.

BS yang mengaku turut terlibat juga bersedia dikenakan tindak pidana oleh kepolisian karena sebagai salah satu pelaku yang melakukan pengaturan skor. (Antara)

BACA JUGA:

Kartu Merah Pertama Neymar Bersama Timnas Brasil

5 Fakta Menarik Usai Brasil Ditaklukkan Kolombia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skandal Pengaturan Skor Mencuat, Atlet Bulu Tangkis PB Djarum Terseret

Skandal Pengaturan Skor Mencuat, Atlet Bulu Tangkis PB Djarum Terseret

Your Say | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:07 WIB

KOI akan Sanksi Atlet Bulu Tangkis yang Terbukti Terlibat Pengaturan Skor

KOI akan Sanksi Atlet Bulu Tangkis yang Terbukti Terlibat Pengaturan Skor

Sport | Kamis, 02 Oktober 2025 | 15:27 WIB

7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui

7 Pebulu Tangkis Indonesia Diduga Terlibat Pengaturan Skor: PBSI Belum Tahu, PB Djarum Akui

Sport | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:50 WIB

Kata-kata Eks Pelatih Timnas Indonesia usai Marselino Ferdiinan Dicoret Patrick Kluivert

Kata-kata Eks Pelatih Timnas Indonesia usai Marselino Ferdiinan Dicoret Patrick Kluivert

Bola | Minggu, 28 September 2025 | 12:15 WIB

Sama-sama Juara SEA Games 1991, Aji Santoso Ungkap Kedisiplinan Mendiang IGK Manila

Sama-sama Juara SEA Games 1991, Aji Santoso Ungkap Kedisiplinan Mendiang IGK Manila

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:06 WIB

3 Pelatih Berprestasi yang Tangani Liga 2 Musim Depan, Ada Stefano Cugurra

3 Pelatih Berprestasi yang Tangani Liga 2 Musim Depan, Ada Stefano Cugurra

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 18:44 WIB

Eks Pelatih Timnas Indonesia Ingatkan Patrick Kluivert: Jangan Tiru Belanda

Eks Pelatih Timnas Indonesia Ingatkan Patrick Kluivert: Jangan Tiru Belanda

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 10:55 WIB

Aji Santoso: Tiga Pelatih Lokal Asisten Patrick Kluivert

Aji Santoso: Tiga Pelatih Lokal Asisten Patrick Kluivert

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:48 WIB

Heboh Kode 'Air Mani Gajah' di PSSI Era Bung Towel, Skandal Pengaturan Skor?

Heboh Kode 'Air Mani Gajah' di PSSI Era Bung Towel, Skandal Pengaturan Skor?

Bola | Minggu, 29 Desember 2024 | 14:49 WIB

Marselino Ferdinan Jadi Tulang Punggung di AFF, Legenda Timnas Indonesia Buka Suara

Marselino Ferdinan Jadi Tulang Punggung di AFF, Legenda Timnas Indonesia Buka Suara

Your Say | Kamis, 19 Desember 2024 | 16:30 WIB

Terkini

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

×