Kursus Instruktur Pelatih Penting Bagi Indra Sjafri, Kenapa?

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 05 Mei 2017 | 15:10 WIB
Kursus Instruktur Pelatih Penting Bagi Indra Sjafri, Kenapa?
Pelatih tim nasional U-19, Indra Sjafri, memberikan keterangan usai memimpin sesi latihan di Cijantung, Jakarta Timur [Suara.com/Adie Prasetyo]

Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Indra Sjafri menjelaskan pentingnya bagi seorang pelatih mengikuti kursus instruktur pelatih. Menurut Indra, kursus tersebut sangat berguna bagi para pelatih untuk memberikan bekal kepada pelatih-pelatih anyar yang ada di Indonesia.

Sejak 24 April hingga 5 Mei 2017, sebanyak 20 pelatih mengikuti kursus instruktur kepelatihan di Nasional Youth Training Centre (NYCT), Sawangan.


Kursus tersebut dipimpin oleh Vincent Subramaniam dari Konfederasi Sepak Bola Asia, AFC. Salah satu tujuan kegiatan itu adalah untuk mengejar ketertinggalan sepak bola Indonesia.

"Ini pertama kali diadakan di Indonesia. Ada 20 calon instruktur. Ada dua calon instruktur tidak jadi ikut," kata Indra ketika ditemui di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jumat (5/5/2017).

Nantinya, para instruktur tersebut bakal memberikan bekal pembelajaran kepada pelatih-pelatih anyar yang ada di Tanah Air. Mereka adalah para arsitek yang memegang lisensi D, C, dan usia muda.

"Ini sangat penting, kita harus memperbanyak pelatih di usia muda. Karena letak geografis Indonesia yang luas,  20 saja tidak cukup," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Indra Sjafri Melihat Perkembangan Timnas U-19

Ini Cara Indra Sjafri Melihat Perkembangan Timnas U-19

Bola | Jum'at, 05 Mei 2017 | 14:29 WIB

Indra Sjafri Pastikan Hanya 23 Pemain Ikut ke Prancis

Indra Sjafri Pastikan Hanya 23 Pemain Ikut ke Prancis

Bola | Jum'at, 05 Mei 2017 | 10:39 WIB

Panggil 26 Pemain, Milla Masukkan Tiga Nama Baru

Panggil 26 Pemain, Milla Masukkan Tiga Nama Baru

Bola | Kamis, 04 Mei 2017 | 16:35 WIB

Tiga Pemainnya Dipanggil Timnas, Pelatih Persija Bingung

Tiga Pemainnya Dipanggil Timnas, Pelatih Persija Bingung

Bola | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:04 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×