Digaji Tinggi, Marquee Player Liga 1 Belum Juga Maksimal, Kenapa?

Rizki Nurmansyah, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 21 Mei 2017 | 15:05 WIB
Digaji Tinggi, Marquee Player Liga 1 Belum Juga Maksimal, Kenapa?
Dua marquee player Persib Bandung, Michael Essien dan Carlton Cole, saat turun menghadapi Arema FC di laga pembuka Liga 1, Sabtu (15/4/2017). [AFP]

Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengatakan, para pemain yang berstatus marquee player belum bisa menunjukkan performa terbaik mereka di Indonesia.

McMenemy mengklaim, para superstar lapangan hijau itu masih membutuhkan waktu adaptasi yang lebih lama di Tanah Air.

Ada beberapa faktor yang jadi penyebabnya, salah satunya terkait aturan di Indonesia yang sangat berbeda dari tempat sebelumnya sang marquee player bermain.

Sedangkan, pemain yang bersangkutan dituntut untuk bisa memberikan kontribusi kepada klub yang dibelanya pada saat ini di Liga 1 2017.

"Sebenarnya marquee player belum berjalan maksimal di Indonesia. Mereka dari liga top seperti Liga Inggris ke sini, jadi standarnya sangat beda, dari aturan hingga latihan pun jauh berbeda. Jadi mereka harus menunjukan performa dengan waktu yang singkat, sedangkan mereka membutuhkan waktu yang lama untuk adaptasi," kata Simon di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (20/5/2017).

Marquee player di Indonesia memang telah menjadi tren tersendiri, hampir setiap klub di Liga 1 memilikinya. Bahkan, konon dari kabar yang beredar, gaji pemain marquee player bisa dibilang 'selangit' alias mahal.

Sebut saja Persib Bandung yang memiliki Michael Essien dan Carlton Cole, lalu ada Mitra Kukar yang meminang Mohammed Sissoko, kemudian Madura United yang mendapatkan Peter Odemwingie.

Sementara Bhayangkara FC memiliki Paulo Sergio sebagai marquee player mereka. Pemilihan Paulo dianggap karena sang pemain akan mudah berdaptasi di Liga 1 Indonesia.

baca juga

"Oleh karenanya, Bhayangkara memilih pemain yang gampang berdaptasi (Paulo Sergio)," ujar McMenemy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komdis PSSI Tegaskan Sanksi Bagi Manahati Masih Mungkin Ditambah

Komdis PSSI Tegaskan Sanksi Bagi Manahati Masih Mungkin Ditambah

Bola | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:31 WIB

Essien Gagal Penalti, Persib Imbang Lawan Borneo FC

Essien Gagal Penalti, Persib Imbang Lawan Borneo FC

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 22:51 WIB

Simon: Ilham Layak Masuk Timnas, Tapi...

Simon: Ilham Layak Masuk Timnas, Tapi...

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:52 WIB

Simak Aksi Lucu Essien Saat Coba Jadi Tukang Potong Rumput

Simak Aksi Lucu Essien Saat Coba Jadi Tukang Potong Rumput

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:10 WIB

Pelatih Bhayangkara Beberkan Kunci Kemenangan Atas Semen Padang

Pelatih Bhayangkara Beberkan Kunci Kemenangan Atas Semen Padang

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:59 WIB

Pemainnya Serang Wasit, Pelatih Semen Padang: Dia Mungkin Kesal

Pemainnya Serang Wasit, Pelatih Semen Padang: Dia Mungkin Kesal

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×