Suara.com - PSMS Medan berhasil mewujudkan ambisinya meraih poin penuh di kandang. Hasil itu dipastikan PSMS setelah mengalahkan tamunya Barito Putera 3-2 pada laga lanjutan Liga I di Stadion Teladan Medan, Sumut, Sabtu (5/5/2018).
Selaku tuan rumah dan didukung ribuan pasang mata sporter fanatiknya, PSMS sejak menit-menit awal langsung mengambil inisiatif penyerangan dengan memeragakan permainan cepat satu dua sentuhan dari kaki ke kaki.
Beberapa kali pemain PSMS berhasil menerobos hingga kotak 16 dan mengancam gawang Barito Putra yang dijaga kiper Aditya Haslan, namun kesempatan tersebut belum membuahkan hasil.
Hingga sepuluh menit pertama terdapat dua peluang diraih PSMS melalui tendang jarak jauh Yessoh dan Suhandi, namun kedua peluang tersebut berhasil ditepis penjaga gawang Barito Putra.
Menit 22, Yessoh kembali mendapat peluang yang sangat bagus mendapat umpan lambung dari tengah lapangan, namun lagi lagi sangat disayangkan umpan matang tersebut tidak membuahkan hasil, bola yang disambut dengan sundulan terlalu melebar ke kanan gawang.
Harapan publik tuan rumah baru tercipta pada menit ke 28 melalui tendangan Yessoh yang memanfaatkan umpan silang Frets Butuan dan merubah kedudukan menjadi 1-O untuk tim tuan rumah PSMS Medan.
Gol Yessoh tersebut sekaligus memecah rekor baginya. Pasalnya, hingga pekan keenam Liga I Indonesia, pemain asal Namibia tersebut belum mencetak satu gol pun bagi tim nya PSMS Medan.
Pada menit ke-34, Yessoh nyaris menggandakan keunggulan bagi timnya setelah kembali mendapat umpan lambung dan kali ini dari Jajang Sukmana, namun sayang bola yang disambut dengan sundulannya melayang hanya beberapa centi meter diatas mistar gawang.
Barito Putera sendiri juga beberapa kali mendapat peluang melalui Paulo Sitanggang dan Rizky Pora, namun ketatnya barisan belakang PSMS yang dikoordinir Lobo, peluang tersebut berhasil dihalau.
Hingga berakhirnya babak pertama, kedudukan 1-O untuk keunggulan sementara tim tuan rumah PSMS tetap bertahan.
Di babak kedua, PSMS yang sudah unggul satu gol tidak mengendorkan daya serangannya memanfaatkan lebar lapangan.
Namun pemain-pemain Barito Putera yang tidak mau kebobolan lagi, bermain taktis menghalau semua serangan yang datang.
Frets Butuan akhirnya berhasil menggandakan keunggulan buat PSMS menjadi 2-0 menit ke-50 setelah mendapat umpan dari tengah lapangan.
Pemain nomor punggung 21 itu sempat membawa bola sesaat sebelum menjembloskan bola ke gawang Barito Putera melalui kaki kanannya.
Ketinggalan dua gol, pemain pemain Barito Putra mencoba mengatur pola permainan dan upaya itu cukup ampuh dalam upaya memperkecil ketertinggalan.