Luka Modric, Prestasi dan Bakat yang Terasah di Masa Perang

Syaiful Rachman

Jum'at, 31 Agustus 2018 | 20:21 WIB
Luka Modric, Prestasi dan Bakat yang Terasah di Masa Perang
Pemain Kroasia Luka Modric bersiap melakukan tendangan penjuru di partai final Piala Dunia 2018 [AFP]

"Saya mendengar tentang anak yang hiperaktif yang selalu menggiring bola di pengungsian, bahkan tidur dengan bola," ujar Josip Bajlo yang melatih Modric kecil di NK Zadar.

"Dia sangat kurus. Tubuhnya kecil, tidak sesuai dengan usianya. Tapi ketika melihatnya bermain bola, anda sadar ada yang istimewa dari anak itu," sambungnya seperti dikutip The Guardian.

Mantan pelatih Luka Modric Josip Bajlo yang kini menjabat sebagai direktur NK Zadar [AFP]
Mantan pelatih Luka Modric Josip Bajlo yang kini menjabat sebagai direktur NK Zadar [AFP]

Turnamen antar kamp pengungsian, menjadi turnamen pertama Modric kecil yang tergabung di klub kecil NK Zadar. Turnamen pelipur lara yang mempertemukannya dengan Tomislav Basic yang hingga saat ini dianggap Modrid sebagai ayah angkat.

Bertubuh kecil dan kurus, membuat Modric kesulitan untuk bergabung dengan klub yang bisa menjadikannya  pesepakbola profesional. Hajduk Split, klub sepak bola regional di Dalmatia pun menolak Modric mentah-mentah hanya karena penampilan Modric yang sangat tidak meyakinkan.

Namun Basic tidak putus asa. Keyakinannya akan bakat Modric, membuatnya berjuang keras hingga Modric, yang saat itu berusia 16 tahun, diterima Dinamo Zagreb. Satu tahun kemudian, Modric dipinjamkan ke Zrinjski Mostar dan pertama kalinya bermain di Liga Utama Bosnia dan Herzegovina.

"Seseorang yang bermain untuk Liga Bosnia bisa bermain di mana saja," kenang Modric dalam wawancara dengan SBS, stasiun televisi Australia, pada 2009 silam.

Gelandang Real Madrid Luka Modric mengangkat trofi Liga Champions. JAVIER SORIANO / AFP
Gelandang Real Madrid Luka Modric mengangkat trofi Liga Champions. JAVIER SORIANO / AFP

Dari Zagreb, petualangan ke Inggris dan Spanyol di mulai

Menghabiskan dua tahun sebagai pemain pinjaman, di tahun 2005 Dinamo Zagreb memanggil Modric pulang dan memberinya kontrak berdurasi 10 tahun. Ini menjadi awal perbaikan ekonomi Modric dan keluarganya. Dengan uang hasil kontrak jangka panjang tersebut, Modric yang saat itu berusia 19 tahun membeli sebuah flat di Zadar untuk ibu dan adik-adiknya.

Tiga tahun membela Dinamo Zagreb, klub-klub raksasa Eropa mulai melirik. Barcelona, Arsenal dan Chelsea terus memantau, tapi memutuskan untuk menunggu.

baca juga

Di awal musim 2008/09, Tottenham Hotspur bergerak cepat atas permintaan manajer Juande Ramos yang jatuh hati pada Modric. Modric pun resmi merumput di Liga Premier Inggris pada 26 April 2008 setelah Tottenham sepakat membayar 16,5 juta pound kepada Zagreb.

Empat musim berseragam Spurs, Modric yang sudah semakin dikenal memutuskan hijrah ke Real Madrid di tahun 2012. Dengan nilai transfer 30 juta pound, Modric meneken kontrak berdurasi lima tahun dan mendapatkan perpanjangan kontrak di awal musim 2014/15.

Kini, setelah enam musim berseragam el Real, Modric pun dikenal sebagai salah satu pemain lapangan tengah terbaik di dunia. Sejumlah gelar bergengsi diraihnya bersama Madrid, diantaranya satu gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.

"Modric adalah pemain yang luar biasa. Salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini. Dia mampu bermain di lebih satu posisi," ujar Carlo Ancelotti saat menukangi PSG di tahun 2013 seperti dikutip Marca.

Pemain Kroasia Luka Modric menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2018 [AFP]
Pemain Kroasia Luka Modric menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2018 [AFP]

Bela Kroasia di tiga Piala Dunia dan Piala Eropa

Hingga tulisan ini dibuat, tercatat sejak tahun 2006, Modric sudah 113 kali membela tim nasional senior Kroasia. Tiga ajang Piala Dunia (2006, 2014 dan 2018) dan tiga turnamen Piala Eropa (2008, 2012 dan 2016) dilakoni Modric bersama Vatreni- julukan timnas Kroasia.

Di Piala Dunia 2018, Piala Dunia yang mungkin menjadi Piala Dunia terakhir Modric, Kroasia berhasil tampil di babak final dan keluar sebagai runner up pesta akbar sepak bola dunia empat tahunan itu.

Atas peran gemilangnya di lini tengah Kroasia, Modric pun diganjar penghargaan Bola Emas oleh FIFA.

Luka Modric bersama dua anaknya, Ivano dan Ema, usai semifinal Piala Dunia 2018 [AFP]
Luka Modric bersama dua anaknya, Ivano dan Ema, usai semifinal Piala Dunia 2018 [AFP]

Berpenghasilan besar namun memilih hidup sederhana

Melewati masa kecil dengan penuh derita dan kerja keras, Modric kini sudah menuai hasil. Dilansir dari news.com.au, Modric saat ini menerima gaji sebesar 320,000 USD atau sekitar Rp 4,7 miliar per pekan.

Memiliki penghasilan besar, tak lantas membuat Modric hidup penuh kemewahan. Dirinya memilih hidup sederhana bersama Vanja Bosnic, wanita yang dinikahi Modric pada tahun 2010, di sebuah kawasan di La Moraleja, Madrid, Spanyol.

Modric dan Vanja saat ini dikaruniai tiga orang anak; Ivano, Ema dan Sofia.

Pemain Real Madrid Luka Modric bersama istri dan dua anaknya menghadiri acara UEFA [AFP]
Pemain Real Madrid Luka Modric bersama istri dan dua anaknya menghadiri acara UEFA [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri

Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:25 WIB

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:45 WIB

Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal

Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

Tekuk Kroasia 2-1, Portugal Siap Akhiri Rekor Nirbobol Spanyol di 16 Besar

Tekuk Kroasia 2-1, Portugal Siap Akhiri Rekor Nirbobol Spanyol di 16 Besar

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:31 WIB

Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia

Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:59 WIB

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:39 WIB

Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Roger Milla, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Roger Milla, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia

Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:39 WIB

Terkini

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

×