Jadi Pelatih dan Pemain di Anderlecht, Kompany Dikritik Mantan Pemain Ini

Rauhanda Riyantama, Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:00 WIB
Jadi Pelatih dan Pemain di Anderlecht, Kompany Dikritik Mantan Pemain Ini
Vincent Kompany saat memperkuat Anderlecht. (Instagram/rscanderlecht)

Suara.com - Legenda Manchester City, Vincent Kompany, mendapat sindiran keras dari mantan penyerang Anderlecht, Marc Degryse terkait statusnya sebagai pelatih dan pemain di Anderlecht. Degryse menilai jika Kompany bukanlah Tuhan, sehingga harus meninggalkan status pemain dalam klub yang dilatihnya saat ini.

Anderlecht duduk di peringkat 13 pada klasemen Liga Belgia musim 2019/2020. Menjalani empat laga awal, Kompany dan kolega hanya mengoleksi 2 poin usai mengantongi dua kali imbang dan dua kali kalah.

Dikutip dari Mirror, Rabu (21/8/2019), hasil minor tersebut menjadi bulan-bulanan fans serta pakar sepak bola Belgia. Pasalnya, status Kompany sebagai pelatih dan pemain dinilai menjadi penyebab kekalahan klub seperti yang diungkapkan Marc Degryse yang juga sebagai pundit di Belgia.

"Kompany hanyalah manusia, di samping itu dia memiliki kemampuan bermain bola yang baik. Tetapi saya rasa Kompany menganggap dirinya Tuhan," sindir Marc Degryse.

"Dalam jeda pertandingan Internasional yang akan datang, seorang pelatih memiliki dua minggu untuk bekerja secara intensif dengan pasukannya. Dia memiliki kesempatan untuk terbang ke Manchester City untuk bermain di laga persahabatan," tambahnya.

Mantan Striker Anderlecht dan Timnas Belgia, Marc Degryse. (Instagram/@marc.degreyse)
Mantan Striker Anderlecht dan Timnas Belgia, Marc Degryse. (Instagram/@marc.degreyse)

"Beberapa orang akan sibuk, tetapi mereka bisa menjadi terlalu sibuk dan dia harus memikirkan keadaannya saat ini. Ada batasan untuk semuanya," jelas dia.

"Tentu saja Kompany harus pensiun menjadi pemain. Namun dia harus memastikan hal ini tak terjadi lagi. Jika dia mencintai sebagai seorang pelatih dia tak akan bahagia sebagai pemain, itu seharusnya," tutup Degryse yang juga sempat memperkuat klub Inggris, Sheffield Wednesday.

Lebih lanjut, Kompany dilaporkan akan memperkuat mantan klubnya pada laga persahabatan antara Manchester City Legend vs Liga Primer All Stars XI, 11 September 2019. Artinya, selama Liga Belgia berjalan, Anderlecht akan kehilangan sang pelatih sementara waktu.

Selain Kompany, nama seperti Craig Bellamy, Nigel de Jong, dan Samir Nasri sudah dikonfirmasi akan ikut terbang ke Inggris untuk pertandingan tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datangkan Samir Nasri ke Anderlecht, Kompany Bakal Reunian

Datangkan Samir Nasri ke Anderlecht, Kompany Bakal Reunian

Bola | Sabtu, 06 Juli 2019 | 20:54 WIB

Mantan Kapten Manchester City Ini Dukung Penuh Karier Lampard di Chelsea

Mantan Kapten Manchester City Ini Dukung Penuh Karier Lampard di Chelsea

Bola | Rabu, 26 Juni 2019 | 09:12 WIB

Benahi Anderlecht, Kompany Boyong Bellamy ke Belgia

Benahi Anderlecht, Kompany Boyong Bellamy ke Belgia

Bola | Jum'at, 21 Juni 2019 | 03:05 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×