Syaffarizal Agri Jadi Rekrutan Pamungkas Persija di Paruh Musim

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Syaffarizal Agri Jadi Rekrutan Pamungkas Persija di Paruh Musim
Direktur Marketing dan Bisnis Persija Jakarta, Andika Suskmana (kiri) dan pemain baru klub, Syaffarizal Agri saat jumpa pers di Kantor Persija, Rabu (18/9/2019). [Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha]

Syaffarizal Agri diikat dengan kontra jangka pendek.

Suara.com - Persija Jakarta resmi memperkenalkan rekrutan teranyar sekaligus rekrutan terakhir mereka di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019, yakni Syaffarizal Agri.

Pemain yang akrab disapa Farri itu diperkenalkan kepada publik di Kantor Persija di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (18/9/2019). 

Farri Agri sendiri diikat dengan kontrak jangka pendek, yakni cuma sampai berakhirnya Liga 1 2019.

Meski demikian, ada opsi perpanjangan kontrak hingga dua tahun jika penampilannya memuaskan bersama Tim Macan Kemayoran --julukan Persija.

Farri, pemain berusia 27 tahun yang berposisi penyerang, didatangkan atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala Persija, Julio Banuelos serta sang asisten, Eduardo Perez.

Selain itu, Farri yang akan mengenakan nomor punggung 10 di skuat Persija itu rupanya juga pernah dipantau oleh pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. 

"Farri Agri yang sebelumnya bermain di Qatar ini menjadi rekrutan Persija yang terakhir di putaran kedua (Liga 1 2019), sekaligus melengkapi formasi Persija untuk putaran kedua," kata Direktur Marketing dan Bisnis Persija, Andika Suskmana.

"Farri sudah kami pantau dalam satu bulan terakhir, serta sudah bicara dengan Julio dan Eduardo yang juga pernah melatih di Qatar. Jadi, mereka memang sedikit banyak sudah tahu soal Farri," jelasnya. 

"Kemarin sempat ditanyakan oleh Simon McMenemy untuk (memperkuat) timnas (Indonesia). Jadi kami mendapatkan beberapa rekomendasi, termasuk juga dari beberapa pelatih di Qatar dengan referensi dari coach Edu (Eduardo Perez)," terang Andika.

"Akhirnya kami meyakini bahwa ini bisa melengkapi kekuatan Persija untuk bisa memperbaiki posisi (di klasemen Liga 1 2019), dan kami berkomitmen untuk mendapatkan hal yang positif di paruh kedua ini," ia menambahkan. 

Sementara itu, Farri sendiri semringah bisa bergabung dengan Persija. Pasalnya, pemain kelahiran Aceh itu sangat ingin kembali ke Indonesia setelah 23 tahun tinggal di Qatar. 

"Alhamdulillah sangat senang bisa di sini. Ketika saya muda, saya punya keinginan untuk kembali ke Indonesia. Saya ingin menjadi bagian dari sepakbola di negara ini, lalu Persija dan Pak Ferry Paulus (CEO Persija) membuat kesempatan ini untuk saya pada bursa transfer ini," celoteh Farri.

Farri memiliki posisi natural sebagai pemain depan. Meski demikian, ia juga bisa bermain sebagai winger.

Farri terakhir tercatat memperkuat klub Al-Markhiya. Selain itu, ia juga pernah membela Al-Khor dan Al-Ahli di Qatar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS