Liverpool Jadi Rebutan Dua Apparel Besar Amerika Serikat

Galih Priatmojo

Rabu, 25 September 2019 | 13:44 WIB
Liverpool Jadi Rebutan Dua Apparel Besar Amerika Serikat
Para pemain Liverpool merayakan gol pertama mereka selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea melawan Liverpool di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (22/9).[OLLY GREENWOOD / AFP]

Suara.com - Pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Liverpool tampaknya memikat sejumlah sponsor besar. Mereka bahkan jadi rebutan dua apparel besar asal Amerika Serikat yakni Nike dan New Balance.

Untuk diketahui sejak empat tahun lalu yakni 2015, New Balance merupakan sponsor utamanya dalam penyediaan apparel. Perusahaan yang berbasis di Boston tersebut mempunyai kontrak senilai 45 juta pound sterling atau sekitar Rp793 miliar.

Namun durasi kontrak tersebut dikabarkan bakal segera berakhir pada 2020 mendatang. Dan, Liverpool dikabarkan tak ingin memperpanjangnya.

Seperti dilansir dari The Sun, Nike pun mengambil kesempatan itu dengan menawarkan sebuah kontrak bernilai fantastis melebihi kesepakatan yang baru saja dilakukan antara Manchester United dengan Adidas.

Kabarnya, pihak Nike siap menjalin kontrak kerja sama dengan nilai hingga 80 juta pound sterling atau setara dengan Rp1,4 triliun dengan durasi selama 10 tahun. Untuk diketahui ini merupakan kontrak apparel terbesar yang ada di Liga Primer Inggris.

Liverpool pun jelas sangat tergiur dengan nilai sebesar itu. Tapi di tengah upaya menemui kata sepakat, New Balance tampaknya melakukan perlawanan.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. [Paul ELLIS / AFP]
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. [Paul ELLIS / AFP]

Dilansir dari Independent, New Balance masih ingin memperpanjang kerja sama dengan Liverpool. Apalagi dalam kontrak yang sebelumnya disepakati, terdapat klausul yang memungkinkan New Balance bisa mengajukan tawaran yang sama dengan Nike dan mereka pun sudah melakukannya.

"Sejak 2011, ketika kami memasuki sponsorship memecahkan rekor dengan klub, kami telah memberikan dua kit penjualan rumah terbesar untuk penggemar Liverpool dan kami terus mencocokkan ambisi dan prestasi klub saat tumbuh dari kekuatan ke kekuatan," terang pihak perusahaan.

"Sebagai sponsor yang telah lama berdiri dan berkomitmen, kami ingin melanjutkan kemitraan kuat kami dengan Liverpool Football Club dan memperbarui perjanjian kami pada tahun 2020. Sejalan dengan kontrak kami saat ini, kami telah mencocokkan tawaran yang dibuat oleh Nike," lanjutnya.

baca juga

Tetapi tawaran New Balance tersebut bertepuk sebelah tangan. Pihak Liverpool menolaknya dengan alasan Nike punya potensi lebih besar untuk membawa Mohamed Salah dkk jauh lebih mendunia.

Walhasil, New Balance pun bersikap dengan mengajukan tuntutan ke pengadilan di London lantaran menganggap Liverpool telah melanggar kesepakatan yang sudah dilakukan.

"Kami pastikan bahwa pendukung perlengkapan tim New Balance sudah mengajukan tuntutan hukum kepada Klub. Kami tidak akan berkomentar apapun lagi selama proses hukum berlangsung," kata juru bicara dari pihak manajemen Liverpool.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Piala Liga Inggris Malam Nanti, Liverpool Ditantang Tim Divisi Tiga

Jadwal Piala Liga Inggris Malam Nanti, Liverpool Ditantang Tim Divisi Tiga

Bola | Rabu, 25 September 2019 | 12:40 WIB

Resmi, UEFA Tunjuk Tuan Rumah Final Liga Champions untuk Tiga Musim

Resmi, UEFA Tunjuk Tuan Rumah Final Liga Champions untuk Tiga Musim

Bola | Rabu, 25 September 2019 | 09:48 WIB

Kinerja Gemilang, Laba Bersih Nike Naik 25 Persen Jadi 1,4 Miliar Dolar

Kinerja Gemilang, Laba Bersih Nike Naik 25 Persen Jadi 1,4 Miliar Dolar

Bisnis | Rabu, 25 September 2019 | 08:15 WIB

Soal Kemenangan Man City kontra Watford, Begini Kata Kapten Liverpool

Soal Kemenangan Man City kontra Watford, Begini Kata Kapten Liverpool

Bola | Selasa, 24 September 2019 | 19:50 WIB

Terkini

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:51 WIB

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:49 WIB

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:38 WIB

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:35 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:28 WIB

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:27 WIB

×