5 Hal Kontroversial yang Iringi Simon McMenemy Selama di Indonesia

Galih Priatmojo

Rabu, 06 November 2019 | 14:45 WIB
5 Hal Kontroversial yang Iringi Simon McMenemy Selama di Indonesia
PSSI umumkan pemecatan Simon McMenemy. (Instagram/@officialpssi).

Suara.com - Perjalanan Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia sepertinya bakal segera usai. Masa tugasnya akan berakhir setelah melawat ke markas Malaysia untuk melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Ketua Umum PSSI terpilih, Mochamad Iriawan menyebut bahwa pelatih asal Skotlandia itu takkan lagi menukangi skuat Garuda. Hal tersebut disampaikan setelah ia menggelar rapat Komite Eksekutif di kantor PSSI, Gedung FX Sudirman, Jakarta, Selasa (5/11/2019) malam.

"Kalau sudah dapat penggantinya langsung saja sesuai dengan aturan. Ini mendesak karena pelatih untuk persiapan Piala Dunia juga. Kita akan lakukan pemutusan kontrak dengan aturan yang ada," terangnya.

"Keputusan itu sudah final. Tapi Simon tetap masih jadi pelaksana hingga setelah pelatih baru tiba di Jakarta," tambahnya.

Desakan agar Simon dipecat sebenarnya sudah berlangsung lama. Tepatnya setelah Stefano Lilipaly dkk dipermalukan saat berlaga di kandang menghadapi Malaysia dan Thailand.

Nah, kontroversi yang mengiringi Simon McMenemy sendiri bukan kali ini saja terjadi. Berikut lima fakta tentang kontroversi yang pernah mengiringi McMenemy.

FIFA sempat tak akui Bhayangkara FC juara

Pelatih kelahiran 6 Desember 1977 ini sudah mencicipi hangatnya kompetisi sepakbola Indonesia pada 2011 silam setahun setelah menukangi Timnas Filipina.

Pertama menginjak rumput Indonesia, McMenemy membesut Mitra Kukar yang ditinggal Benny Dollo kala itu. Setahun berselang ia membesut Pelita Bandung Raya sebelum kemudian dipecat.

Sempat meninggalkan Indonesia untuk melatih klub di Maladewa pada musim 2014 dan Filipina, McMenemy kembali lagi ke tanah air pada 2017 saat menukangi Bhayangkara FC.

Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy. (dok Bhayangkara FC)
Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy. (dok Bhayangkara FC)

Klub yang baru saja berkompetisi di Liga 1 ini memberinya tuah. Dengan modal para pemain muda, ia sukses membawa tim yang berasal dari Kepolisian Indonesia ini menjadi kampium kala itu.

Tim berjuluk The Guardian itu mengunci posisi puncak klasemen Liga 1 2017 dengan koleksi 68 poin dari 34 laga.

Menariknya, FIFA sempat silang informasi terkait juara liga saat itu. Di laman resminya mereka menuliskan Bali United yang menjadi juaranya.

Lisensi kepelatihannya sempat dipertanyakan

Polemik ini muncul setelah eks pelatih Persipura Jayapura, Peter Butler. Pelatih yang kini menukangi Timnas Liberia tersebut kecewa setelah PSSI memutuskan memilih Simon McMenemy sebagai juru taktik Timnas Indonesia sepeninggal Luis Milla dan Bima Sakti.

Pelatih yang pernah membesut PSMS Medan itu menyayangkan keputusan PSSI tersebut karena yang bersangkutan dinilai masih kurang pas untuk menjadi pelatih kepala. Butler menyebut McMenemy tak punya lisensi UEFA Pro yang menjadi lisensi tertinggi di profesi kepelatihan.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. [@simonmcmenemy / Instagram]
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. [@simonmcmenemy / Instagram]

Fakta tersebut di kemudian hari dibenarkan Kepala Direktur Humas dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo. Meski begitu ia berkilah bahwa berdasar aturan AFC dan AFF tidak ada yang mengharuskan pelatih timnas punya lisensi AFC Pro.

Diketahui saat ini McMenemy memegang lisensi A AFC yang didapatnya pada 2010 silam. Lisensi itu diketahui lebih rendah dari dua asistennya di Timnas Indonesia yakni Yeyen Tumena dan Joko Susilo.

Keduanya diketahui sudah memiliki lisensi AFC Pro. Yeyen dan Joko sudah mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro sejak April 2018 dan berakhir pada Maret 2019 lalu.

Gaji McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia cuma kalah dari Luis Milla

Simon McMenemy ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Bima Sakti yang gagal total di AFF 2018.

Eks pelatih Bhayangkara itu dikontrak selama dua tahun untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020.

Yang menarik yakni bandrol gaji yang diberikan oleh PSSI. Federasi sepakbola tanah air itu dikabarkan memberikan gaji sekitar Rp2-3 miliar per tahun.

Jumlah nominal itu memang tak terlampau besar jika dibanding dengan pendahulunya yakni Luis Milla Aspas yang digaji PSSI hingga Rp2 Miliar per bulan.

Namun jika dibanding dengan para pelatih Timnas Indonesia lainnya, McMenemy tercatat menjadi yang termahal.

Alfred Riedl yang mampu membawa skuat Garuda sampai ke final Piala AFF 2016 hanya bergaji Rp1,2 miliar per tahunnya atau sekitar Rp100 jutaan.

Lalu sebelum itu ada pula nama Peter Withe. Pelatih yang mengantarkan Timnas Indonesia ke final Piala AFF 2004 itu punya gaji sekitar Rp146 juta per bulannya atau Rp1,7 miliar per tahunnya.

Pernah bikin sensasi dengan artis hot Indonesia

Sosok Simon McMenemy sebetulnya sudah sangat familiar di tanah air sejak 2010 atau tepatnya setahun sebelum mulai melatih di Indonesia.

Namanya bikin geger setelah kepergok sedang asyik nongkrong di sebuah kelab malam bersama sosok artis Indonesia yang bekalangan diketahui sebagai Rahma Azhari.

Dalam foto yang tersebar di jagat maya, McMenemy tampak sedang merangkul dua wanita yang salah satunya adalah Rahma Azhari.

Kedekatan keduanya ternyata tak hanya menyedot perhatian di Indonesia, media Filipina yakni ABS-CBNNews juga mengulas tentang kemesraan antara McMenemy dengan Rahma Azhari.

Menjawab rumor yang beredar kala itu, Rahma pun sempat memberikan klarifikasinya. Ia menyebut bahwa hubungannya dengan McMenemy hanya sebatas teman saja.

Kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Akar dari pemecatan Simon McMenemy tak lain lantaran performa Timnas Indonesia yang memble di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Di empat laga awal, skuat Garuda tak sekalipun meraih poin. Setelah kalah 2-3 dari Malaysia, Timnas Indonesia dibantai Thailand 0-3.

Penyerang naturalisasi Timnas Indonesia, Osas Saha (tengah) melepaskan tembakan dalam laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G kontra Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019). [Suara.com/Arya Manggala]
Penyerang naturalisasi Timnas Indonesia, Osas Saha (tengah) melepaskan tembakan dalam laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G kontra Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019). [Suara.com/Arya Manggala]

Setelah itu, mereka digelontor lima gol tanpa balas saat bertandang ke markas Uni Emirat Arab.

Kembali ke kandang, menjamu Vietnam, Stefano Lilipaly dkk dihajar 1-3.

Hasil ini menempatkan Timnas Indonesia di posisi paling buncit klasemen sementara Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Resmi Pecat Simon McMenemy, Lawan Malaysia Jadi Laga Terakhir

PSSI Resmi Pecat Simon McMenemy, Lawan Malaysia Jadi Laga Terakhir

Bola | Rabu, 06 November 2019 | 12:34 WIB

Sudah Punya Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, PSSI Minta Publik Sabar

Sudah Punya Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, PSSI Minta Publik Sabar

Bola | Rabu, 06 November 2019 | 11:01 WIB

PSSI Belum Bisa Pecat Simon McMenemy Karena Hal Ini

PSSI Belum Bisa Pecat Simon McMenemy Karena Hal Ini

Bola | Rabu, 06 November 2019 | 09:31 WIB

5 Berita Hits Bola: Jelang Timnas U-19 vs Timor Leste, Inter Milan Tumbang

5 Berita Hits Bola: Jelang Timnas U-19 vs Timor Leste, Inter Milan Tumbang

Bola | Rabu, 06 November 2019 | 08:27 WIB

Kualifikasi Piala Asia U-19: Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste

Kualifikasi Piala Asia U-19: Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste

Bola | Rabu, 06 November 2019 | 07:35 WIB

Terkini

Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini

Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:57 WIB

'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026

'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:08 WIB

Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?

Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:00 WIB

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:46 WIB

Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026

Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:35 WIB

Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil

Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:23 WIB

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:14 WIB

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:00 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:44 WIB

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:21 WIB