Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, memastikan pihaknya bakal menaggung biaya swab test COVID-19 klub-klub peserta Liga 1 2020, saat kompetisi digulirkan kembali di tengah pandemi.
Soal ini, PT LIB sudah merinci setiap tim bakal menjalani swab test dari saat restart kompetisi hingga musim rampung.
Nantinya, setiap klub diminta mendaftarkan 45 orang anggota tim yang bakal ikut swab test sebelum pertandingan.
“Kalau untuk swab test itu sepenuhnya PT LIB yang akan menyediakan untuk klub-klub, akan ditanggung," kata Akhmad saat ditemui awak media usai acara pertemuan dengan klub-klub peserta Liga 1 2020 di Jakarta.
"Nanti kami akan menanggung swab test sebanyak 45 orang per klub. Ke-45 orang ini nanti yang didaftarkan ke PT LIB," terangnya.
![Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. [ANTARA/HO/PT Liga Indonesia Baru]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/06/16/92286-akhmad-hadian-lukita.jpg)
Untuk pelaksanaan swab test sendiri, operator kompetisi sepakbola profesional Indonesia itu akan berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 di daerah. Sementara di pusat jadi tanggung jawab PSSI.
"Payung utamanya PSSI dengan Satgas COVID-19 nasional. Nanti dalam operasionalnya ada di PT LIB dan Satgas COVID-19 setempat, termasuk dinas kesehatan pemerintah daerah," jelas Akhmad.
"Yang pasti nanti kami juga akan memakai komunikasi. Mudah-mudahan bisa membantu tanpa ada masalah," pungkasnya.
Liga 1 2020 akan restart pada 1 Oktober pasca tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi di Tanah Air.