Pemain dan Pelatih Digaji 25 Persen, PSSI: Tak Ada yang Terpuaskan

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 18 November 2020 | 18:15 WIB
Pemain dan Pelatih Digaji 25 Persen, PSSI: Tak Ada yang Terpuaskan
Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, saat menghadiri Extraordinary Club Meeting 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (13/10/2020). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Suara.com - Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan jika Surat Keputusan (SK) terbaru nomor SKEP/69/XI/2020 sudah menjadi kesepakatan bersama. Di mana di dalam poin SK tersebut pemain, pelatih, dan ofisial tim cuma digaji maksimal 25 persen.

Pembayaran gaji 25 persen ini berlaku pada periode Oktober-Desember 2020 alias selama kompetisi vakum. Tidak hanya itu, SK tersebut juga membatasi nilai gaji pemain di kisaran 50 persen untuk Liga 1 dan 60 persen tim Liga 2 atau di atas Upah Minum Regional (UMR).

"Ini hasil komunikasi PSSI dengan asosiasi pemain, pelatih, dan klub. Ini adalah jalan tengah, memang tidak ada yang terpuaskan tetapi ini jalan tengahnya," kata Yunus Nusi kepada awak media, Selasa (17/11/2020).

"Dan PSSI dipertanyakan kok sampai masuk ke ranah ini. Kami harus melindungi semua pihak, kami harus masuk ke sana karena ini dalam keadaan luar biasa," tambahnya.

PT LIB bersama dengan perwakilan 18 klub Liga 1 2020 mengadakan Manager Meeting yang berlangsung di Hotel Sheraton, Bandung, Senin (21/9/2020). (dok. PT Liga Indonesia Baru).
PT LIB bersama dengan perwakilan 18 klub Liga 1 2020 mengadakan Manager Meeting yang berlangsung di Hotel Sheraton, Bandung, Senin (21/9/2020). (dok. PT Liga Indonesia Baru).

Sekedar mengingatkan, aturan gaji maksimal 25 persen serta penetapan kisaran 50 persen (Liga 1) dan 60 persen di Liga 2 tak jauh berbeda dengan SK PSSI sebelumnya.

Ada dua SK yang sempat diterbitkan oleh PSSI selama kompetisi ditangguhkan sejak Maret 2020. SK yang dimaksud adalah SKEP/48/III/2020 dan SKEP/53/VI/2020.

Yunus menyebut pihaknya diminta oleh klub untuk membuat aturan terkait kontrak pemain, pelatih, ofisial tim dengan klub.

Hal itu sebagai bentuk perlindungan PSSI agar pemain, pelatih, ofisial tim, dan klub tidak terlalu dirugikan akibat penundaan kompetisi.

"Kami memang diminta oleh klub harus memberikan batasan terhadap hak dan kewajiban antara klub dengan pemain. Karena klub juga sangat kewalahan menghadapi ini dan itu juga hasil rekomendasi dan disetujui oleh FIFA dan AFC," jelas Yunus.

baca juga

"Kami harus memberikan batasan supaya klub juga tidak terlalu tergerogoti oleh keinginan-keinginan ambisius dari beberapa pemain, khususnya asing," tambahnya.

"Di sisi lain juga kami melindungi pemain jangan sampai tidak digaji sama sekali saat tak ada liga," pungkas lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Sebagai informasi tambahan, kompetisi musim 2020 ditunda sampai dengan Februari 2021. Ini juga tak pasti karena belum ada tanda-tanda Polri mengeluarkan izin kompetisi.

Sejatinya, kompetisi sudah bergulir Oktober lalu. Namun tidak bisa dilaksanakan karena Polri tak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia.

Selain itu, Polri sedang fokus mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akhir tahun ini. Oleh sebab itu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator memutuskan menunda kompetisi hingga tahun depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:05 WIB

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 20:52 WIB

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:23 WIB

Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara

Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:05 WIB

Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:28 WIB

PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:27 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:02 WIB

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:33 WIB

PSSI Pastikan Stadion Pakansari Siap Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI Pastikan Stadion Pakansari Siap Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:32 WIB

Terkini

Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality

Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:56 WIB

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:51 WIB

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

×