Kelebihan dan Kekurangan Thomas Tuchel, Serta PR Warisan Lampard di Chelsea

Syaiful Rachman

Selasa, 26 Januari 2021 | 17:58 WIB
Kelebihan dan Kekurangan Thomas Tuchel, Serta PR Warisan Lampard di Chelsea
Mantan pelatih PSG, Thomas Tuchel. [FRANCK FIFE / AFP]

Suara.com - Thomas Tuchel kemungkinan besar dipilih sebagai manajer baru Chelsea setelah klub Liga Inggris ini memecat Frank Lampard.

Tuchel diharapkan bisa mengeluarkan semua potensi yang dimiliki bakat-bakat paling cemerlang Chelsea.

Pelatih asal Jerman berusia 47 tahun yang dikenal berkepribadian rumit itu, terampil membangun kesatuan tim dan memiliki visi dan pemikiran metodik dalam mendekati sepak bola.

Pelatih yang dipecat oleh Paris St-Germain akhir Desember tahun lalu setelah berselisih dengan direktur olah raga Leonardo itu memang tak berhasil mengeluarkan potensi terbaik skuadnya yang bertabur bintang, tapi PSG tetap lolos ke final Liga Champions Agustus tahun silam dan berturut-turut menjuarai liga.

Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel gagal membawa timnya juara Liga Champions 2019/2020. [LLUIS GENE / POOL / AFP]
Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel gagal membawa timnya juara Liga Champions 2019/2020. [LLUIS GENE / POOL / AFP]

Mengutip BBC, Rekam jejaknya itu sudah cukup bagus di mata manajemen Chelsea yang menghubungi dia beberapa saat sebelum memecat Lampard.

Tuchel yang kabarnya awalnya tak yakin mesti menerima tugas pada pertengahan musim, menganggap tugas di Stamford Bridge sebagai peluang guna membuktikan kualitasnya di Inggris seperti sudah ditunjukkan Jurgen Klopp dan Pep Guardiola yang keduanya dia hormati.

Komunikator Ulung

Tuchel memetik pengalaman dari lingkungan berbeda-beda sejak mengawali karirnya bersama klub kecil Mainz, lalu bergabung dengan Borussia Dortmund yang ambisius tapi kemampuan finansialnya terbatas dan kemudian melatih raksasa Liga Prancis PSG.

The Blues memiliki skuat bernilai mahal sekali setelah belanja habis-habisan musim panas lalu, namun Tuchel sepertinya tidak akan menghadapi resistensi dari pemain seperti dia alami saat di PSG.

baca juga

Sejumlah pemain Chelsea mengeluhkan taktik yang tidak jelas dan komunikasi yang buruk sewaktu ditangani Lampard. Sebaliknya, Tuchel dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi yang bagus dengan tim.

Tetapi Tuchel tidak segan-segan menerapkan gagasan-gagasan dia, baik dalam soal taktik di lapangan maupun hal-hal yang mungkin sepele seperti pola makan pemain, memonitor pola tidur pemain, mengubah proses pembibitan dan melibatkan diri dalam renovasi fasilitas bermain.

Cuma keinginan mengendalikan hampir segalanya itu membuat dia dianggap musuh oleh sementara kalangan.

Sewaktu di Dortmund, dia melarang kepala pembibitan Sven Mislintat berada di lapangan latihan karena berbeda filosofi bermain. Dia juga menuntut kepala eksekutif Hans-Joachim Watze dan direktur olah raga Michael Zorc agar membeli pemain-pemain tertentu.

Dia memang berhasil selama dua tahun di Dortmund, tetapi tindakan-tindakan Tuchel seperti itu tak disukai manajemen.

Piawai Memoles Pemain

Jika dia melatih Chelsea, maka akan menarik hubungan seperti apa yang ditampilkan Tuchel dan manajemen Chelsea. Belum jelas pula apakah pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dan direktur Marina Granovskaia akan betah dengan pelatih yang memiliki kepribadian seunik Tuchel.

Namun, meminjam analisis ESPN, ada keyakinan besar Tuchel akan lebih berhasil menangani skuat Chelsea saat ini ketimbang Lampard yang kehilangan posisi setelah lima kali kalah dalam delapan laga terakhirnya.

The Blues sudah menghabiskan 222 juta pound (Rp4,25 triliun) dalam pasar transfer musim panas lalu tetapi kebanyakan pemain baru itu tak memenuhi ekspektasi klub. Dan yang paling menonjol dari semua itu adalah Timo Werner dan Kai Havertz yang malah terpuruk sejak pindah dari Jerman ke Stamford Bridge.

Chelsea pernah mendekati mantan manajer RB Leipzig Ralf Rangnick dan manajer klub itu saat ini Julian Nagelsmann. The Blues sepertinya tertarik kepada catatan menarik para pelatih asal Jerman, apalagi Juergen Klopp yang dari Jerman berhasil menyulap Liverpool.

Tuchel yang masuk sistem pendidikan pelatih sepak bola Jerman setelah pensiun menjadi pemain dalam usia 25 tahun, mungkin langsung cocok dengan Werner dan Havertz yang sama-sama dari Jerman.

Selain itu, dia sukses memoles Christian Pulisic di Dortmund dan Thiago Silva di PSG. Dia juga tak akan kesulitan bekerja sama dengan pemain Jerman lainnya Antonio Rudiger yang pada jendela transfer musim lalu diminatinya.

Tuchel memang acap membuat gerah manajemen, tetapi dia kerap berhasil memoles banyak pemain untuk naik ke level lebih tinggi. Dan ini membuat Tuchel memang orang yang sedang dicari Chelsea.

Pelatih Paris Saint Germain Thomas Tuchel (kanan) memimpin sesi latihan Neymar dan kawan kawan sebelum menghadapi Crvena zvezda di Liga Champions. FRANCK FIFE / AFP
Pelatih Paris Saint Germain Thomas Tuchel (kanan) memimpin sesi latihan Neymar dan kawan kawan sebelum menghadapi Crvena zvezda di Liga Champions. FRANCK FIFE / AFP

Inovatif Tapi Gemar Berselisih

Dengan merekrut Tuchel, Chelsea akan mendapatkan pelatih yang pernah mengantarkan timnya menjadi runner up Liga Champions, juara liga Prancis dan pemenang trebel domestik, selain memiliki banyak gagasan cemerlang.

Tuchel juga dalam manajemen klub yang dibuktikan dari empat musim menangani Mainz (2009-2014) sampai menangani dua tim besar Dortmund dan PSG.

Tuchel memiliki filosofinya sendiri dan serba bisa tatkala membangun tim yang kerap dibarengi dengan kemampuan menghadirkan beragam cara dalam menghadapi beragam lawan.

Dia inovatif, berani dan tajam, namun kadang-kadang taktiknya kontraproduktif. Sebelum dipecat PSG, Tuchel kehilangan kredibilitasnya di kalangan pemain karena memainkan bek Marquinhos dan gelandang Danilo Pereira di luar posisi biasanya. Namun kesalahan terbesar Tuchel adalah tak bisa membangun identitas tim yang jelas.

Dia hanya beradaptasi dengan lingkungan yang sudah ada di sana dan ingin disukai pemain-pemainnya yang malah dengan cara itu dia mengkhianati prinsipnya sendiri. Selama di PSG, tak ada pola dan struktur bermain yang jelas.

Dia mengingkari prinsipnya sendiri sebagai orang yang menentukan segalanya karena klub dan skuad PSG sudah terlalu politis. Dia hanya ingin menjadi pelatih sepak bola, tetapi klub-klub besar di Eropa menginginkan lebih.

Tuchel berselisih dengan media karena dianggap terlalu kritis. Juga dengan direktur olah raga Leonardo karena berbeda pandangan yang akhirnya membuat dia dipecat. Dia juga bertengkar dengan sejumlah pemain yang tak mau memahami keputusan-keputusannya. Jika mau memetik pelajaran ini, maka Tuchel akan sukses di Chelsea.

Mantan manajer Chelsea, Frank Lampard. [RICHARD HEATHCOTE / POOL / AFP]
Mantan manajer Chelsea, Frank Lampard. [RICHARD HEATHCOTE / POOL / AFP]

PR (pekerjaan rumah) yang Ditinggalkan Frank Lampard

Hal pertama yang mesti dilakukan Tuchel adalah mencari jawaban mengapa Havertz dan Werner tak berhasil menularkan penampilan menawan mereka di Bundesliga ke Chlesea sekalipun dihargai mahal, masing-masing 72 juta pound (Rp1,38 triliun) untuk Havertz dan 47 juta pound (Rp901 miliar untuk Werner).

Di Leverkusen, Havertz terlihat mematikan saat mengisi peran Nomor 10 yang kreatif di belakang striker utama atau di sisi kanan serangan pada posisi Nomor 8. Dia tidak dipasang di kedua posisi itu di Stamford Bridge karena Lampard memposisikannya lebih dalam di gelandang dan ini tak berhasil.

Werner yang baru bisa mencetak empat gol dari 19 pertandingan liga musim ini, juga begitu. Dia lebih sering dipasang sebagai pemain sayap padahal di Leipzig dia menjadi predator karena mengisi sektor kiri serangan.

Bukan kebetulan jika Chelsea akhirnya memilih Tuchel. The Blues berharap Tuchel mendorong kedua pemain Jerman itu mengeluarkan potensi terbaiknya.

Tuchel juga bisa menjawab apa yang selama ini tak dijawab Lampard, yakni starting eleven yang baku. Kuncinya adalah menemukan jawaban untuk masalah mereka saat ini, yakni gelandang bertahan yang menjadi transisi untuk serangan mereka.

Menurut ESPN, Declan Rice dari West Ham lama disebut bakal direkrut Chelsea untuk mengisi peran itu, namun Tuchel kemungkinan besar akan mencarinya dari dalam skuat Chelsea, salah satunya Billy Gilmour yang menawarkan prospek menarik.

Intinya Tuchel harus cepat menemukan formula juara agar Chelsea kembali masuk empat besar. Mengingat ini sudah pertengahan musim, maka Tuchel akan langsung tancap gas di Stamford Bridge. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Chelsea Dipecundangi Arsenal, Xabi Alonso Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Chelsea Dipecundangi Arsenal, Xabi Alonso Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Bola | Senin, 07 September 2026 | 20:00 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

Boyong Enzo Fernandez, Counter Attack Manchester City Bakal Makin Tajam?

Boyong Enzo Fernandez, Counter Attack Manchester City Bakal Makin Tajam?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:25 WIB

Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan

Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:14 WIB

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:00 WIB

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:03 WIB

Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich

Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:41 WIB

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:26 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:20 WIB

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 19:18 WIB

×