Prediksi Semifinal Euro 2020: Italia vs Spanyol

Rully Fauzi

Selasa, 06 Juli 2021 | 17:50 WIB
Prediksi Semifinal Euro 2020: Italia vs Spanyol
Kolase foto penyerang Italia, Ciro Immobile (kiri) dan penyerang Timnas Spanyol, Alvaro Morata. [STUART FRANKLIN, FILIPPO MONTEFORTE / AFP / POOL]

Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique sejenak terkejut saat ditanya adakah tim yang lebih baik dibandingkan dengan skuadnya saat ini. Beberapa detik kemudian dia menjawab singkat; "Tidak ada".

Enrique mungkin terlalu bangga, tapi kenyataannya Spanyol memang hebat karena sejauh ini menjadi tim yang mencetak gol terbanyak di pentas Euro 2020.

Jika ditarik lebih jauh, La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- juga sudah 13 kali berturut-turut tak terkalahkan siapa pun.

Akan tetapi, Timnas Italia yang akan menjadi lawan Spanyol pada laga semifinal Euro 2020 di Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7/2021) dini hari nanti pukul 02.00 WIB, jauh lebih superior karena sudah 32 kali tak terkalahkan lintas ajang, tepatnya sejak September 2018.

Gli Azzurri --julukan Timnas Italia-- juga lebih mengesankan dalam perjalanan mencapai semifinal Euro 2020.

Memasukkan 11 gol dan kebobolan dua gol, Italia adalah satu-satunya dari empat semifinalis yang selalu menang dalam lima pertandingan sebelumnya.

Spanyol memang tak terkalahkan dalam lima pertandingan sebelumnya, tapi dua di antaranya berakhir seri, dan satu lainnya diakhiri adu penalti ketika mengalahkan Swiss pada perempatfinal.

Italia mungkin lebih teruji karena menaklukkan tim peringkat satu dunia FIFA, Belgia yang masuk perempatfinal dengan selalu menang dalam empat laga sebelumnya. Sedangkan Spanyol malah susah payah menaklukkan Swiss via via adu penalti.

Namun, itu tidak menurunkan kelas Spanyol terhadap Italia. Kedua negara malah terlampau sering bertemu dalam pertandingan level atas.

baca juga

Bahkan, siklus dominasi Spanyol dalam sepakbola Eropa naik-turun ketika menghadapi Italia, yang juga berusaha menuntut balas atas apa yang dilakukan Spanyol pada turnamen-turnamen sebelumnya.

Italia vs Spanyol memang selalu menjadi pertarungan berbalut sejarah, termasuk pengalaman Luis Enrique ketika masih aktif bermain, yang tulang hidungnya retak akibat ulah Mauro Tassotti saat Spanyol kalah dalam perempatfinal Piala Dunia 1994.

Tassotti bebas tanpa koreksi wasit dan ini membuat Spanyol diperlakukan tidak adil. Namun, Spanyol juga memiliki kenangan indah saat perempatfinal Euro 2008.

Saat itu Spanyol menang adu penalti setelah bermain 0-0 selama 120 menit melawan Italia. La Furia Roja kemudian memenuhi penantian 44 tahun menjadi juara turnamen besar sepakbola internasional.

Keduanya kembali bertemu dalam laga final Euro 2012, di mana Spanyol menang 4-0, yang saking telaknya membuat kapten Spanyol kala itu, Iker Casillas memohon wasit segera meniup peluitnya agar penderitaan Italia berakhir.

Namun, empat tahun kemudian Italia membalas dalam babak 16 besar Euro 2016. Gli Azzurri yang ditangani Antonio Conte menang 2-0 di Stade de France untuk mengakhiri periode panjang hegemoni Spanyol di Eropa.

Sayang, Italia tak bisa menuntaskan perjalanan ini dengan trofi Eropa karena Portugal yang menjadi juaranya, setelah menaklukkan tuan rumah Prancis.

Kemenangan itu juga tidak mendorong Italia bangkit. Dan Spanyol pula yang membuat Italia menderita ketika menyingkirkan mereka dari kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan kemenangan 3-0.

Untuk pertama kali sejak 1958, Italia pun absen dalam putaran final Piala Dunia. Krisis identitas pun hebat menerjang Azzurri, sampai kemudian mereka menunjuk Roberto Mancini.

Nah, Mancini berhasil membuat negaranya mencintai kembali timnasnya, dengan menciptakan sebuah tim yang begitu tinggi kebersamaannya dan memainkan sepakbola menyerang sekaligus solid, sampai 32 kali tak terkalahkan hingga sekarang.

Ini membuat rakyat Italia merasa trofi Euro 2020, dan mungkin Piala Dunia 2022, sudah dalam jangkauan mereka kembali.

Rasa kebersamaan Azzurri bisa dilihat di lapangan manakala mereka bertahan bagaikan para gladiator yang bertaruh nyawa, saat menang 2-1 atas Belgia dalam laga perempatfinal Euro 2020.

Tetapi, aksi heroik mereka membuat salah satu andalan mereka, yakni bek sayap AS Roma, Leonardo Spinazzola cedera otot achilles-nya sehingga tak bisa menuntaskan turnamen ini.

Meski demikian, berbekal catatannya sendiri, Spanyol menolak silau kepada Italia.

Seri melawan Swedia dan Polandia sebelum bersinar ketika menang 5-0 atas Slovakia di laga pamungkas fase grup. serta menang 5-3 atas Kroasia di babak 16 besar Euro 2020, Spanyol dipaksa Swiss melalui adu penalti guna menentukan pemenang perempatfinal di antara mereka.

"Sejak hari pertama kami sudah yakin kami adalah tim yang solid dan bersatu. Dan bahwa kami sudah cukup bagus, kami sudah membuktikan itu," ucap attacker Spanyol yang bermain untuk Real Sociedad, Mikel Oyarzabal seperti dikutip laman resmi Euro 2020.

"Italia adalah tim level atas yang diperkuat pemain-pemain yang terus tampil dalam level tertinggi bersama klub-klub mereka, tapi kami kurang lebih sama dengan mereka," tukasnya.

Skenario Pertandingan

Italia terpaksa menjalani semifinal tanpa andalannya, Leonardo Spinazzola, yang digadang-gadang menjadi pemain terbaik turnamen sampai ia mengalami cedera.

Cedera achilles di laga kontra Belgia membuat bek kiri berusia 28 tahun itu harus absen selama enam bulan ke depan.

Italia sendiri seperti biasa akan memasang formasi 4-3-3 di depan kiper Gianluigi Donnarumma. Duo bek tengah, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini tetap menempati jantung pertahanan.

Giovanni Di Lorenzo pun masih tetap memerankan bek kanan, sedangkan tempat Spinazzola akan diisi Emerson Palmieri.

Trifekta lapangan tengah yang menawan saat menghadapi Belgia juga dipertahankan.

Jorginho akan tetap menyangga pertahanan dan sekaligus mendikte tempo permainan, sedangkan Nicolo Barella serta Marco Verratti lebih ofensif dan merusak gerak maju lawan. Barella juga menjadi tenaga kreatif di tengah lapangan.

Lorenzo Insigne yang tampil mempesona pada perempatfinal akan mengisi sayap kiri serangan Azzurri, sebaliknya Federico Chiesa berada di sayap kanan. Sedangkan untuk penyerang tengah, Italia kembali memasang Ciro Immobile.

Dari pihak Spanyol, winger Pablo Sarabia mungkin tak menjadi pilihan karena cedera saat melawan Swiss. La Furia Roja juga kembali memasang formasi 4-3-3 dengan Unai Simon masih menjaga gawang.

Aymeric Laporte akan berduet dengan Pau Torres di jantung pertahanan, yang sebagaimana biasa diapit bek kanan Cesar Azpilicueta dan bek kiri Jordi Alba.

Poros permainan tetap disetir kapten Sergio Busquets, yang juga tetap didampingi Koke dan Pedri yang lebih bertugas menekan pertahanan lawan dengan membantu serangan.

Untuk trisula serangan, Ferran Torres mengisi posisi sayap kanan, sedangkan sayap sebaliknya ditempati Dani Olmo yang kemungkinan masuk menggantikan Sarabia.

Alvaro Morata kemungkinan tetap memerankan nomor 9 yang akan meneror dua rekannya di Juventus, Bonucci dan Chiellini.

Statistik Penting Kedua Tim

Ini semifinal Euro kelima bagi Spanyol setelah Euro 1964 ketika mengalahkan Hungaria, Euro 1984 manakala kalah adu penalti dari Denmark, Euro 2008 saat menyingkirkan Rusia, dan Euro 2012 tatkala menang adu penalti atas Portugal untuk bertemu Italia di final. Hanya 1984 yang tak mereka akhiri dengan predikat juara Eropa.

Sementara bagi Italia, ini adalah semifinal Euro keempatnya setelah Euro 1968 saat mereka juara, Euro 2000 saat menang atas Belanda namun kalah di final lawan Prancis, serta Euro 2012 ketika menaklukkan Jerman guna bertemu Spanyol, namun lagi-lagi kalah di final.

Italia sudah 36 kali bertemu Spanyol dalam sejarah. Italia menang 11 kali, Spanyol menang 12 kali, dan 13 laga sisanya berakhir seri. Dari ke-36 pertemuan lintas ajang ini, Italia mencetak 43 gol, sedangkan Spanyol menciptakan 40 gol.

Pertemuan paling membekas di antara mereka adalah final Euro 2012.

Kedua negara sempat seri 1-1 dalam fase grup edisi ini, namun dalam final, Italia diberondong empat gol ciptaan David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres dan Juan Mata.

Dua pemain Italia, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, turut bermain dalam laga yang berakhir sangat menyakitkan bagi Azzurri ini.

5 Pertemuan Terakhir Italia vs Spanyol:

03-09-2017 Spanyol 3-0 Italia (Kualifikasi Piala Dunia 2018)
07-10-2016 Italia 1-1 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia 2018)
27-06-2016 Italia 2-0 Spanyol (Euro 2016)
25-03-2016 Italia 1-1 Spanyol (Uji Coba / Persahabatan)
06-03-2014 Spanyol 1-0 Italia (Uji Coba / Persahabatan)

5 Pertandingan Terakhir:

Timnas Italia

12-06-21 Turki 0-3 Italia (Euro 2020)
17-06-21 Italia 3-0 Swiss (Euro 2020)
20-06-21 Italia 1-0 Wales (Euro 2020)
27-06-21 Italia 2-1 Austria (Euro 2020)
03-07-21 Belgia 1-2 Italia (Euro 2020)

Timnas Spanyol

15-06-21 Spanyol 0-0 Swedia (Euro 2020)
20-06-21 Spanyol 1-1 Polandia (Euro 2020)
23-06-21 Slovakia 0-5 Spanyol (Euro 2020)
28-06-21 Kroasia 3-5 Spanyol (Euro 2020)
02-07-21 Swiss 1-1 Spanyol (Euro 2020)

Prakiraan Susunan Pemain:

Italia XI: Donnarumma; Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne.

Pelatih: Roberto Mancini (Italia)

Spanyol XI: Simon; Azpilicueta, Laporte, Torres, Alba; Koke, Busquets, Pedri; Torres, Morata, Olmo.

Pelatih: Luis Enrique (Spanyol)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Dari Sasaran Kritik Menjadi Pahlawan, Ini Ucapan Menyentuh Ferran Torres

Dari Sasaran Kritik Menjadi Pahlawan, Ini Ucapan Menyentuh Ferran Torres

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 16:00 WIB

5 Kunci Kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026

5 Kunci Kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 15:00 WIB

Di Mana Tempat Beli Jersey Timnas Spanyol Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya

Di Mana Tempat Beli Jersey Timnas Spanyol Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 08:32 WIB

Spanyol Siapkan Senjata Taktik Fleksibel demi Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Siapkan Senjata Taktik Fleksibel demi Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:16 WIB

Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok

Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:51 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×