Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia U-19, Hokky Caraka mengaku frustasi saat melawan Thailand dalam matchday ketiga Grup A Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/7/2022). Inilah yang menyebabkan penggawa PSS Sleman itu tidak bermain selama 90 menit.
Adapun dalam pertandingan yang berakhir seri 0-0 itu, Hokky ditarik Pelatih Shin Tae-yong pada menit 88. Posisinya digantikan oleh Alfriyanto Nico.
Hokky menjelaskan dalam pertandingan tersebut penampilannya tidak maksimal. Selain itu, ia juga merasa frustasi diduga lantaran sulit mencetak gol.
"Mungkin karena kinerja sudah kurang maksimal, terus diganti. Tapi gapapa karena udah capek banget, kan," kata Hokky di Stadion Patriot, Rabu (6/7/2022).
"Tapi bukan capek di badan, capeknya di pikiran audah frustrasi parah. Fisik oke karena kita bertahan di tengah, bukan di depan kayak biasanya," sambungnya.
Penampilan Hokky saat melawan Thailand memang beda dari sebelumnya seperti kontra Brunei Darussalam, Senin (4/7/2022). Saat laga melawan Brunei, jebolan Garuda Select itu sukses mencetak empat gol.
Ia berkontribusi besar untuk kemenangan Timnas Indonesia U-19 kontra Brunei Darussalam. Dalam laga tersebut skuad Merah Putih menang 7-0.
Bahkan, Hokky punya target bisa mencetak lima gol selama Timnas Indonesia U-19 berada di fase grup. Namun, baginya yang penting saat ini adalah membawa Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
"Semoga bisa mencapai target, tapi ya kita maksimalkan poin penuh dulu untuk lolos dari fase grup," pungkasnya.
Kans Timnas Indonesia U-19 melenggang ke semifinal memang terbuka meski saat ini ada di posisi empat klasemen (5 poin) sementara Grup A Piala AFF U-19 2022.
Posisi puncak diisi Vietnam dengan 7 poin disusul Thailand yang juga serupa. Sementara posisi tiga ada Myanmar dengan 6 poin.
Timnas Indonesia U-19 wajib mengamankan kemenangan di dua laga selanjutnya menghadapi Filipina, Jumat (8/7/2022) dan Myanmar dua hari setelahnya.
Namun, skuad Garuda Nusantara juga bergantung dengan hasil pertandingan tim lain yakni Vietnam dan Thailand dengan harapan ada yang kalah. Jika kedua tim saat berjumpa berakhir seri, maka penentuan tim yang lolos ditentukan dengan selisih gol.