Siapa Orkun Kokcu? Pesepak Bola Muslim yang Tolak Pakai Ban Kapten Pelangi, Ogah Dukung LGBT

Arief Apriadi

Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:19 WIB
Siapa Orkun Kokcu? Pesepak Bola Muslim yang Tolak Pakai Ban Kapten Pelangi, Ogah Dukung LGBT
Gelandang Feyenoord asal Turki Orkun Kokcu melakukan pemanasan sebelum pertandingan final Liga Eropa UEFA antara AS Roma vs Feyenoord di Stadion Air Albania di Tirana pada 25 Mei 2022. OZAN KOSE / AFP

Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Orkun Kokcu, kapten Feyenoord Rotterdam yang menolak menggunakan ban kapten pelangi sebagai dukungan ke LGBT.

Sepak bola dunia, terutama Eropa, kerap menampilkan beberapa kampanye di setiap laga yang dimainkan. Salah satunya adalah kampanye LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

Kampanye ini sudah diatur sedemikian rupa sejak 2010 silam. Namun kampanye ini baru mendunia dalam beberapa tahun terakhir.

Alasan adanya kampanye ini untuk mengingatkan masyarakat luas akan adanya perilaku seks yang harus dihargai karena menyangkut hak asasi manusia.

Dalam sepak bola sendiri, kampanye ini terlihat dari banyaknya lambang pelangi, entah itu logo tim, ban kapten, hingga bendera yang ada di dekat sepak pojok.

Belakangan, banyak pesepak bola yang dituntut menggunakan ban kapten bernuansa pelangi saat pertandingan berlangsung.

Meski dituntut, ada pula beberapa pemain yang menolak menggunakan ban kapten bergambar pelangi karena berpegang teguh pada keyakinannya.

Salah satunya adalah Orkun Kokcu. Kapten Feyenoord Rotterdam ini ogah menggunakan ban kapten pelangi saat Feyenoord bertandang ke markas AZ Alkmaar, Minggu (16/10).

Bahkan penolakan ini ditunjukkan pesepak bola muslim ini dengan memberikan ban kapten yang ia emban kepada rekannya, Gernot Trauner, karena dirinya berpegang teguh pada keyakinannya yang melarang LGBT.

baca juga

“Saya percaya semua orang bebas melakukan apa yang mereka mau dan rasakan. Saya memahami pentingnya kampanye ini. Tapi agama dan kepercayaan saya membuat saya merasa saya bukan orang yang tepat untuk hal ini,” ujar Kokcu dilansir dari Sport Haber 7.

Aksinya itu membuat nama Orkun Kokcu pun menjadi perbincangan. Lantas, siapakah sosok Orkun Kokcu tersebut?

Pemain Muslim Keturunan Turki

Orkun Kokcu merupakan gelandang milik Feyenoord yang lahir di Harleem, Belanda, pada 29 Desember 2000 atau 21 tahun silam.

Meski lahir di Belanda, Orkun Kokcu sendiri merupakan pemain yang memiliki darah Turki dan Azerbaijan dari kedua orang tuanya.

Lahir di Belanda, Orkun Kokcu pun mengawali kiprah sepak bolanya di negeri Kincir Angin tersebut, di mana ia memulai karier bersama tim tanah kelahirannya, Olympia Harleem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pemain, PSSI Datangi KNVB, Ajax dan Feyenoord

Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pemain, PSSI Datangi KNVB, Ajax dan Feyenoord

Bola | Senin, 17 Oktober 2022 | 18:34 WIB

Cuitan Twitter Iker Casillas Klaim Dirinya Gay

Cuitan Twitter Iker Casillas Klaim Dirinya Gay

Tangsel | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:45 WIB

Iker Casillas Hebohkan Publik Karena Mengaku sebagai Gay, Charles Puyol: Beri Tahu Kisah Kita

Iker Casillas Hebohkan Publik Karena Mengaku sebagai Gay, Charles Puyol: Beri Tahu Kisah Kita

Depok | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:42 WIB

Kaum LGBT Minta Jaminan Keamanan Nonton Piala Dunia 2022 Qatar, Kenapa?

Kaum LGBT Minta Jaminan Keamanan Nonton Piala Dunia 2022 Qatar, Kenapa?

Bola | Jum'at, 23 September 2022 | 16:25 WIB

Profil Yussa Nugraha, Pemain Jebolan Feyenoord yang Kini Terdampar di Klub Liga 2

Profil Yussa Nugraha, Pemain Jebolan Feyenoord yang Kini Terdampar di Klub Liga 2

Bola | Minggu, 11 September 2022 | 01:00 WIB

Menang 4-2 Lawan Feyenoord tapi Hampir Kena Comeback, Sarri: Lazio Main Api!

Menang 4-2 Lawan Feyenoord tapi Hampir Kena Comeback, Sarri: Lazio Main Api!

Bola | Jum'at, 09 September 2022 | 16:52 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×