Media Qatar Beritakan Sisi Manis Pekerja Proyek Piala Dunia 2022 Nobar di Luar Stadion Hingga Makan Biryani

Pebriansyah Ariefana

Senin, 21 November 2022 | 13:09 WIB
Media Qatar Beritakan Sisi Manis Pekerja Proyek Piala Dunia 2022 Nobar di Luar Stadion Hingga Makan Biryani
Upacara pembukaan Piala Dunia 2022 (Instagram/GoQatar2022)

Suara.com - Qatar dihantui tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap pekerja proyek Piala Dunia 2022. Ribuan orang dikatakan tewas saat bekerja. Namun kini media Qatar, Al Jazeera memberitakan hal positif tentang para pekerja.

Al Jazeera merupakan media dibiayai pemerintah Qatar. Dalam beritanya yang berjudul "Pekerja yang mewujudkan Piala Dunia sekarang menikmati pertandingan".

Mereka diberitakan nonton bareng atau nobar pertandingan Qatar dan Ekuador di Zona Penggemar Area Industri di ibu kota Qatar, Doha.

Mereka yang nonton berasal dari India, Bangladesh, Pakistan dan Nepal. Selain itu beberapa orang dari Afrika.

"Pada Minggu malam, mereka sangat siap untuk menikmati permainan dan menghargai hasil kerja mereka," begitu narasi Al Jazeera.

Tentu pekerja-pekerja yang mereka wawancarai memberikan kesan positif.

“Di sini, saya berada di tengah-tengahnya … dan tentu saja senang,” kata Muhammad Hossein yang berusia 45 tahun dari Bangladesh kepada Al Jazeera di zona penggemar di Stadion Kriket Kota Asia Doha.

Hossein menceritakan bagaimana dia pernah mengerjakan pembangunan stasiun Metro di Doha. Kini dia sekarang bekerja di sana sebagai petugas kebersihan.

Sebelum kick-off, mereka memakan biryani. Tapi begitu peluit wasit dibunyikan, semua perhatian tertuju pada layar video raksasa dan Qatar.

baca juga

Cerita kerasnya jadi pekerja proyek Piala Dunia 2022 Qatar

Seorang kuli bangunan proyek Piala Dunia 2022 Qatar bersaksi betapa beratnya bekerja di sana. Bahkan disebut seperti neraka dunia. Pekerja konstruksi proyek Piala Dunia 2022 bagaikan tenaga kerja sekali pakai.

Hal itu dikisahkan Krishna Timislina, yang sudah setahun lebih bekerja di lokasi konstruksi Piala Dunia.

Dia menyebut kondisinya seperti "neraka di bumi”.

Krishna Timislina diwawancara wartawan Prancis Sébastian Castelier dan Quentin Muller untuk buku mereka "Les Esclaves de l'Homme Pétrole" atau yang berarti "Budak Manusia Minyak".

"Kondisi kehidupan yang genting, kualitas air yang buruk dan perubahan yang tak berkesudahan, kita mengetahui kesehatan kita sedang rusak – tetapi apakah kita punya pilihan?” kata Krishna Timislina, pria berusia 36 tahun itu mengawali kisah.

Dikutip dari france24, Krishna Timislina mengatakan bisa bekerja selama 18 jam sehari dari normalnya manusia bekerja selama 9 jam. Sebab Qatar terus mengejar proyek agar cepat selesai.

Dengan bekerja selama 18 jam, Krishna Timislina dan teman-temannya kadang harus meminum suplemen penambah energi. Ditambah kualitas air minum yang buruk.

Bahkan banyak orang meninggal dunia karena kelelahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Lonely Planet: Kisah Cinta Penulis Novel dan Pekerja Kantoran di Maroko

Lonely Planet: Kisah Cinta Penulis Novel dan Pekerja Kantoran di Maroko

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Indonesia Bidik Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran Indonesia di Portugal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Health | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Dilema Pekerja Hari Ini: Pilih Menganggur atau Tahan Overwork dengan Gaji Kecil?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×